Review Film The Imitation Game: Kisah Nyata Sang Pencetus Teknologi Mesin Komputer

Author
Irham
Reading time:
January 19, 2015
poster

Jika anda saat ini menggunakan komputer canggih dalam bentuk PC maupun gadget, sedikit informasi tambahan untuk anda bahwa semua kecanggihan ini sebenarnya bermuara dari sebuah mesin rahasia milik pemerintah Inggris yang digunakan di perang dunia kedua. Dikenal sebagai mesin Turing, mesin ini menjadi cikal-bakal teknologi komputer yang penuh dengan kode-kode. Siapa sangka algortima matematika yang rumit dalam pengembangan komputer justru berawal dari kisah penuh konflik di masa peperangan. Kisah tersebut diangkat kedalam film berjudul The Imitation Game yang diangkat dari buku berjudul Alan Turing: The Enigma, karya Andrew Hodges yang membongkar rahasia selama hampir dari 50 tahun.

Kisah Nyata Perang Dunia II Puluhan Tahun Baru Terbongkar

3

Ini adalah kisah nyata dari seorang ahli kode bernama Alan Turing (Benedict Cumberbatch). Di sekitar tahun 1941 ketika terjadi perang dunia kedua, Alan Turing ikut bergabung kedalam misi rahasia yang diemban oleh kerajaan Inggris. Alan Turing yang juga seorang lulusan Universitas Cambridge, sangat gemar dalam hal memecahkan kode-kode rahasia yang telah ditekuninya sejak remaja.

Tugas rahasia ini yaitu memecahkan kode dari mesin pesan Enigma milik Jerman. Mesin pesan ini memiliki kode yang sangat rumit untuk dipecahkan, digunakan untuk mengirim pesan perintah tentara Nazi Jerman yang menjadi musuh utama Britania Raya. Alan Turing dan tim ahli enksripsi harus memecahkan kode pesan yang memiliki kemungkinan sebesar 159 triliun kode setiap harinya. Ini tentu hal diluar batas kemampuan manusia.

2014, THE IMITATION GAME

Untuk menyelesaikan tugas tersebut, akhirnya Alan Turing membuat mesin yang mampu memecah kode Enigma. Selain rancangan mesin tersebut sangat rumit, Alan Turing juga membutuhkan dana yang sangat besar yaitu 100 ribu poundsterling. Hal ini mendapat penentangan dari komandannya Alastair Denniston (Charles Dance), yang dan meragukan Alan Turing untuk benar-benar mewujudkan mesin tersebut.

Alan Turing semakin diragukan dan bahkan dicurigai sebagai mata-mata Uni Soviet karena sikapnya yang berbeda dari teman-teman setimnya. Alan cenderung ingin bekerja sendiri, enggan bergaul dan selalu merasa paling benar. Tapi Alan justru mendapat dukungan kuat dari panglima jenderal Stewart Menzies (Mark Strong)  dan perdana menteri Inggris Sir Winston Churchill yang melihat ide-ide Alan memang sangat brilian. Bahkan Alan ditunjuk sebagai ketua dalam tim pemecah kode di Bletchley dan memiliki kewenangan untuk menentukan rencana kerja dalam timnya tersebut.

Kesulitan Alan bergaul membuatnya dikucilkan. Rekan-rekan setimnya mencurigai ada sesuatu hal yang sangat dirahasiakan dalam diri Alan Turing. Begitu pula dengan komandan Denniston yang sejak awal meragukan Alan Turing. Tapi hal tersebut akhirnya mulai cair setelah hadirnya anggota baru, seorang wanita cantik ahli matematika bernama Joan Clarke (Keira Knightley). Clarke seolah menjadi kunci sukses Alan meraih kepercayaan dari rekan-rekan dan atasannya itu. Meski rekannya tak lagi mencurigai Alan sebagai mata-mata, namun Alan memang masih menyembunyikan rahasia besar tentang jati dirinya. Apakah rahasia besar yang disembunyikan Alan Turing tersebut ?

Penuh Intrik, Drama Sejarah Bertaut Pesan-pesan Moral

1

Apa yang kita inginkan dari sebuah film bergenre drama sepertinya sudah sangat lengkap dihadirkan dalam film The Imitation Game. Apalagi film ini diangkat dari kisah nyata yang alurnya tak memiliki perbedaan dari kisah aslinya, untuk plot cerita tentu tak ada yang berlebihan. Imitation Game mengangkat kisah nyata pencetus mesin Turing dengan menyorot banyak angle konflik. Selain sejarah perang, konspirasi rahasia, juga mencakup kehidupan pribadi dan sosial dari seorang Alan Turing.

Morten Tyldum memilih aktor yang tepat untuk memerankan tokoh utama di film ini. Seorang aktor Inggris dengan aksen British yang kental dan perangai misterius dari Benedict Cumberbatch sukses menggambarkan pribadi seorang Alan Turing. Untuk film kali ini, Benedict Cumberbatch sepertinya punya kejutan yang belum pernah disaksikan oleh penggemarnya, bagaimana ia memerankan karakter unik dengan penuh penjiwaan dengan luapan-luapan emosi yang membuat penonton ikut dalam suasana. Bahkan kita akan tak pernah menyangka sebelumnya, saat sang aktor bisa menangis tersedu atau ketika anda merasa gemas dengan karakter sombong Alan Turing yang ia mainkan.

4

Banyak pesan moral yang disampaikan dalam film, bisa dikutip dari beberapa quotes yang diucapkan para aktor. Seperti ketika Joan Clarke mengatakan “Now, if you wish you could have been normal… I can promise you I do not. The world is an infinitely better place precisely because you weren’t.,” yang tentunya mengartikan bahwa menjadi unik dan berbeda justru terkadang adalah hal yang terbaik. Atau quotes lain dari Alan Turing saat berkata “Do you know why people like violence? It is because it feels good. Humans find violence deeply satisfying. But remove the satisfaction, and the act becomes… hollow,” yang menunjukan sebagian orang memang senang membuat kekacauan demi kepuasan dari reaksi kekacauan yang dibuatnya.

Tak heran jika film ini menyabet 39 penghargaan di berbagai festival film Internasional.The Imitation Game juga telah dinominasikan dalam delapan kategori untuk piala Oscaar di Academy Awards 2015. The Imitation Game pastinya jadi salah satu film yang wajib anda nonton terutama bagi penggemar film drama juga film based-true-story. Tunggu tanggal main The Imitation Game di bioskop-bioskop kesayangan anda bulan Januari ini.

5

Tanggal Rilis: 17 Januari 2015 (Indonesia, midnight)
Genre: Historical Thriller
Durasi: 114 menit
Sutradara: Morten Tyldum
Pemain: Benedict Cumberbatch, Keira Knightley, Matthew Goode, Mark Strong, Charles Dance, Allen Leech, Matthew Beard, Rory Kinnear
Studio: Black Bear Pictures, Bristol Automotive

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…
October 29, 2026 - 0

Sony Hadiahkan US$50 Ribu Untuk Hacker Penemu Komponen Jailbreak

Sony membayar hadiah US$50.000 untuk hacker yang melaporkan celah keamanan…
October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…