Sikap Google Play Dikecam Pengembang Kecil di Korea

Author
Ozal
Reading time:
January 28, 2015

Raksasa internet, Google, dituduh oleh sejumlah pengembang Android lokal telah bersikap tidak adil dan memonopoli pasar aplikasi mobile di Korea Selatan, melalui platform Google Play Store-nya.

play store

Masalah ini bermula, saat sejumlah aplikasi dari beberapa pengembang Android di Korea Selatan dikeluarkan secara diam-diam dari toko aplikasi Google Play. Mereka kecewa, Google tidak menginformasikan hal itu dan diminta melakukan pendaftaran ulang yang memakan waktu terlalu banyak.

Situasi ini makin parah lantaran kebanyakan pengembang yang menjadi ‘sasaran’ Google tersebut ialah berasal dari pengembangan kecil dan rintisan (startup) serta pihak individu. Di sini, Google dipandang telah bersikap tidak adil karena lebih memprioritaskan pengembang besar dan kurang komunikatif dengan pengembang kecil.

Hal ini justru tidak mereka temui di toko aplikasi Android yang dijalankan oleh perusahaan lokal, seperti SK Planet T Store dan Naver App Store. Mereka juga mengkritik cara Google dalam mempersulit pengguna Android mengakses toko aplikasi lain, selain Google Play.

Sikap yang dilakukan Google ini cukup ironis bila dibandingkan dengan keuntungan yang didapatnya dari pengguna perangkat Android di Korea Selatan. Menurut laporan yang dibuat oleh salah seorang anggota parlemen Korea Selatan, negaranya berada di peringkat kelima yang paling banyak mendaftarkan aplikasi di Google Play. Sementara untuk penjualan aplikasi, Negeri Gingseng itu menyumbang 1,3 triliun won atau sekitar Rp 13 triliun pada 2013 silam.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…