[PR] MoboMarket Undang Para Pemain Industri untuk Bekerja Sama Mengembangkan Ekosistem Mobile Internet di Indonesia

Reading time:
February 18, 2015
Baidu Logo

Jakarta, 17 Februari 2015 – Pasar mobile internet terus berkembang seiring dengan pertumbuhan teknologi dan internet. Hal ini terjadi dalam skala global, termasuk di Indonesia. Tambah lagi, operator-operator telekomunikasi di Indonesia sudah mulai menggelar layanan 4G mereka untuk menyediakan akses internet yang lebih kencang bagi para pelanggannya.

Hal ini membuat banyak perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa telekomunikasi, internet, dan aplikasi membidik potensi pasar mobile di Indonesia. Salah satunya adalah Baidu, perusahaan teknologi asal Tiongkok yang sudah memulai operasinya di Indonesia sejak tahun 2013.

Di Indonesia, Baidu memperkenalkan beberapa produk mobile dan PC unggulannya. Produk-produk mobile tersebut adalah, Baidu Browser (peramban khusus perangkat Android), DU Apps Series (yang terdiri dari DU Battery Saver dan DU Speed Booster), serta MoboMarket (www.mobomarket.co.id). Sementara, produk-produk untuk PC, antara lain Baidu Antivirus, Baidu PC Faster, dan portal Hao123.com. Hal tersebut dipaparkan oleh Li Junfeng, Head of MoboMarket Product Team, dalam acara Indonesia Huawei inTouch Cooperation Summit 2015 pada tanggal 11 Februari lalu di Hotel JW Marriott, Jakarta.

MoboMarket merupakan toko aplikasi Android yang dikembangkan oleh Baidu. MoboMarket mulai diperkenalkan pada Februari 2014 dan diluncurkan secara resmi di Indonesia pada September 2014. Hingga Desember 2014, MoboMarket telah memiliki 2,88 juta pengguna aktif bulanan di Indonesia.

“Kami ingin turut mengembangkan ekosistem industri mobile di Indonesia dan membantu para pengembang aplikasi lokal untuk mendistribusikan aplikasi mereka melalui MoboMarket,” ujar Junfeng.

Hadir sebagai toko aplikasi alternatif bagi para pengguna Android di Indonesia, MoboMarket mendistribusikan beragam aplikasi, termasuk games, wallpaper, serta ringback tone. Hingga kini, MoboMarket telah memiliki 517.000 aplikasi, di mana lebih dari 1.000 di antaranya merupakan aplikasi asal Indonesia.

Indonesia merupakan pasar mobile yang berkembang. Meskipun begitu, masih ada kendala-kendala yang dihadapi oleh para pemain industri mobile untuk melebarkan sayapnya di negeri ini. “Kendala-kendala tersebut antara lain, mobile internet masih dalam proses berkembang di Indonesia dan belum semua daerah di Indonesia terjangkau oleh infrastruktur jaringan yang stabil. Selain itu, jumlah pengembang aplikasi di Indonesia belum terlalu banyak dan kebanyakan pengguna mobile di Indonesia lebih menyukai game dan aplikasi gratis,” papar Junfeng.

Saat ini baru ada sebanyak 283 pengembang aplikasi lokal yang bekerja sama dengan MoboMarket, dan Junfeng percaya ke depannya, dengan ekosistem yang semakin berkembang, akan ada lebih banyak lagi pengembang aplikasi yang bergabung di MoboMarket.

Baidu meyakini jumlah pengguna smartphone Android di dunia akan terus meningkat, dan hal ini akan membuka peluang yang lebih besar lagi bagi para pelaku industri mobile internet. Untuk mengembangkan ekosistem mobile internet di Indonesia, Baidu melalui MoboMarket membuka peluang kerja sama dengan para manufaktur smartphone, operator, pengembang aplikasi lokal, payment channel, serta media.

Untuk tahun ini, Junfeng menambahkan, MoboMarket berencana untuk mengembangkan bisnisnya dengan membangun traffic platform, memperluas channel distribusi yang efektif, serta fokus dalam membantu partner dan para pengembang aplikasi dalam melakukan monetisasi.

“Oleh karena itu, kami mengundang para pemain industri terkait untuk bekerja sama dengan MoboMarket untuk mengembangkan ekosistem mobile internet di Indonesia,” Junfeng menambahkan.

MoboMarket terbuka untuk kerja sama dan dapat dihubungi melalui e-mail: mobomarket_id@baidu.com.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 13, 2026 - 0

Dead Space 4 Diklaim Mustahil Terwujud Pada Iklim Pasar Saat Ini

Mantan producer seri Dead Space sebutkan pembuatan Dead Space 4…
May 13, 2026 - 0

Kreator Lies of P Buka Lowongan Untuk Generative AI Creator

Kreator Lies of P membuka posisi baru untuk Generative AI…
May 13, 2026 - 0

Shift Up Janji Ungkap Stellar Blade 2 dan Project Spirits Pada 2026

Demi menjawab antusiasme fans mengenai game barunya, Shift Up janji…
May 12, 2026 - 0

Sega Resmi Batalkan Proyek Ambisius “Super Game”

Sega resmi membatalkan proyek ambisius Super Game yang telah berjalan…