[PR] Symantec Rekomendasikan Beberapa Tips Untuk Menghindari Valentine’s day/Online Dating Phishing

Reading time:
February 13, 2015

Bulan ini, mereka yang tidak memiliki pasangan akan berduyun-duyun mengunjungi layanan kencan online. Dengan stigma negatif kencan online yang hampir hilang ini, popularitas layanan ini tengah menanjak, dan ini menarik perhatian para scammer.

Online_Dating_IG_Privacy

Apa saja resikonya?

Mengingat Anda mengunggah apapun secara online, siapa pun dapat melihatnya. Sebaiknya Anda berhati-hati mengenai informasi identitas dari profil kencan Anda. Sementara dengan banyaknya dater resmi yang ada di situs tersebut, Anda tetap tidak mengetahui sosok seperti apa yang akan Anda temui. Anda bisa memiliki risiko menjadi korban penguntit, pelecehan, catfishing, pencurian identitas, pemerasan webcam, dan bahkan phishing scams. Untuk membantu menghindari risiko-risiko ini, berhati-hatilah dengan informasi apa yang Anda berikan pada profil Anda.

Do’s dan Don’ts pada Profil:

  • Buatlah username yang tidak Anda gunakan untuk akun lain. Username Anda dapat ditelusuri, dan hal apapun terkait username tersebut akan muncul dengan mudah.
  • Hal yang sama berlaku untuk foto yang Anda unggah untuk profil Anda. Pengguna lain dapat melakukan penelusuran foto reverse dan dengan mudah menemukan situs lain di mana foto tersebut dipasang. Jadi, dalam kasus ini, tidak masalah jika ingin gemar ber-selfie!
  • Buat akun email gratis dengan nama unik untuk akun kencan Anda. Kebanyakan situs menawarkan layanan pesan di situs mereka yang melindungi anonimitas member mereka; namun, seringkali orang akan melanjutkan percakapan mereka ke telepon atau email saat mereka jadi lebih dekat.
  • Untuk berkomunikasi melalui telepon, gunakan akun gratis Google Voice, yang akan memberikan nomor telepon terpisah dan meneruskannya ke ponsel Anda. Dengan cara demikian Anda dapat melindungi nomor ponsel Anda hingga Anda merasa cukup nyaman untuk memberikannya kepada teman kencan yang cocok.
  • Dalam memilih sebuah situs kencan online, pastikan untuk memilih yang terpercaya, dan terkenal. Ketahui lebih lanjut situs yang Anda sukai. Beberapa situs memungkinkan Anda untuk menghapus atau menonaktifkan akun Anda. Karena terkadang pengguna akan kembali ke situs kencan online, situs tersebut menyimpan informasi Anda. Pastikan Anda memeriksa kebijakan privasi situs tersebut dan verifikasi bagaimana data ditangani pada akun ini. Beberapa situs kencan membuat profil publik secara default, yang berarti bahwa data tersebut dapat diindeks oleh mesin pencari.
  • Periksa kebijakan privasi untuk mengetahui bagaimana layanan ini mengelola data Anda. Sebuah situs online populer baru-baru saja sedang bermasalah karena secara rahasia bereksperimen dengan dan diam-diam memanipulasi data anggota.
  • Bergabung dengan situs berbayar. Karena anggota harus membayar untuk berkomunikasi satu sama lain, ini berarti bahwa akan lebih banyak dater resmi dan sedikit penipu. Beberapa situs berbayar juga akan melakukan pengecekan latar belakang kriminal.
Online_Dating-Privacy

Bagaimana mengidentifikasi penipuan kencan online:

  • Seseorang dapat menghubungi Anda dengan cerita yang menyedihkan, sedang terdampar di negara asing, atau memiliki keluarga yang sedang berada di kondisi darurat. Jika mereka meminta uang kepada Anda, Anda harus melaporkannya ke layanan yang Anda gunakan dan kemudian memblokir mereka.
  • Untuk membantu memverifikasi identitas dari orang yang sedang Anda ajak bicara, mintalah foto terbaru. Jika mereka protes atau membuat banyak alasan bahwa mereka tidak dapat memberikan foto, Hal ini merupakan pertanda untuk Anda perlu berhati-hati.
  • Jika Anda sudah berkomunikasi dengan seseorang yang potensial cukup lama dan mereka terus menunda-nunda untuk bertemu secara langsung, hal ini perlu menjadi peringatan yang serius bagi Anda untuk berhati-hati.
  • Jangan mengunjungi tautan yang dikirimkan kepada Anda dari orang-orang yang belum berkomunikasi lama dengan Anda. Penipu menyamar menjadi anggota dan mencoba untuk mengarahkan target mereka untuk mengklik pada tautan tersebut, biasanya mengarah ke situs porno atau webcam, dan kadang-kadang bahkan dapat mengarah ke situs berbahaya yang mengunduh malware ke komputer Anda.
  • Jika seseorang meminta kepada Anda untuk mengobrol via webcam, maka Anda perlu berhati-hati dengan perilaku Anda. Penjahat cyber akan dapat merekam sesi webcam dan mereka dapat menggunakannya untuk memeras Anda. Jika percakapan Anda mulai terasa tidak nyaman, maka tidak ada masalah jika Anda menghentikan obrolan tersebut.
  • Para penipu membuat profil palsu yang dijalankan oleh program yang disebut bots. Tujuan mereka adalah untuk mengarahkan Anda untuk mengklik tautan yang akan mengarah ke situs porno, malware atau penipuan yang akan menggali informasi tentang kartu kredit Anda. Sebenarnya cukup mudah untuk menemukan bot, karena mereka memiliki satu rangkaian tanggapan yang telah “diatur”. Jika Anda merasakan bahwa percakapan Anda agak aneh, atau orang tersebut tidak menjawab pertanyaan Anda secara langsung, kemungkinan itu bot.

Catfishing

Catfishing sendiri adalah jenis penipuan yang berbeda. Catfishing terjadi ketika pengguna mengasumsikan identitas orang lain. Taktik ini digunakan oleh predator online untuk mengelabui orang dalam hubungan romantis secara online. Catfishers akan selalu membuat alasan mengapa mereka tidak bisa bertemu dengan Anda, berbicara di telepon atau bertemu via webcam. Jika profil pengguna tampak terlalu bagus untuk menjadi nyata, kemungkinan besar profilnya memang palsu. Lakukan pencarian reverse image online, dan jika foto mereka berada di situs lain, dengan nama lain, kemungkinan Anda akan menjadi korban catfish.

Kita sekarang ada di era Internet di mana kita bisa memesan apapun secara online, mulai dari pasta gigi hingga pasangan hidup. Walaupun semua wilayah lanskap cyber ada scammer dan hackers, namun jika Anda menjaga akal sehat Anda dan mengikuti saran di artikel ini, Anda bisa menambahkan ‘cinta’ ke keranjang belanja Anda.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 12, 2026 - 0

Kantor Electronic Arts Akan “Diserang” Gamer Guna Tolak Proses Akuisisi

Gamer menyiapkan aksi protes di kantor Electronic Arts guna menolak…
May 12, 2026 - 0

Saham Nintendo Anjlok 10% Pasca Laporan Keuangan Terbarunya

Saham Nintendo alami penurunan hingga 10% setelah proyeksi penjualan Switch…
May 12, 2026 - 0

Forza Horizon 6 Diduga Bocor Full Game di Steam Sampai Bisa Dimainkan

Forza Horizon 6 dikabarkan alami kebocoran besar setelah full game…
May 11, 2026 - 0

SEGA dan Animate Gelar Kolaborasi Global Selama Setahun Penuh

Beragam game populer SEGA akan dapatkan aktivitas spesial selama setahun…