Tablet Berdampak Buruk Pada Perkembangan Sosial Balita

Author
Ozal
Reading time:
February 9, 2015

Menggunakan perangkat tablet, untuk menenangkan, memberi hiburan, atau media belajar bagi anak usia balita bukan lah metode yang tepat. Hal tersebut justru berdampak buruk pada kemampuan anak dalam memecahkan masalah dan menghambat perkembangan sosialnya.

balita tablet

Demikian menurut sebuah penelitian terbaru dari Universitas Boston, Amerika Serikat. Mereka menemukan, penggunaan perangkat tablet secara berlebihan pada anak balita berdampak negatif terhadap kemampuan sosial anak. Jadi, belum saatnya anak usia di bawah lima tahun diberi ‘mainan’ tablet.

Tablet di samping memiliki sisi positif, namun juga berdampak negatif. Menurut tim peneliti, tablet memang bisa dimanfaatkan untuk membantu proses belajar anak balita. Namun sisi lainnya, perangkat tersebut malah bisa berdampak buruk pada perkembangan sosial dan emosional dalam memecahkan masalah pribadinya.

“Jika perangkat ini menjadi metode utama untuk menenangkan dan mengalihkan perhatian anak, apakah mereka nantinya bakal bisa belajar atau punya mekanisme mengatur emosinya,” kata Radesky, dikutip dari Telegraph.

Ia menyarankan, interaksi langsung keluarga, dalam hal ini orang tua, pada anaknya masih jauh lebih baik. Misalnya saja, bermain menyusun blok bangunan dan lego di ruang keluarga, tanpa harus membawa tablet atau menyalakan televisi.

“Telah dipelajari dengan baik bahwa peningkatan waktu menonton televisi membuat perkembangan bahasa dan keterampilan sosial pada anak menurun. Media perangkat mobile pun juga sama, mengganti jumlah waktu yang dihabiskan untuk terlibat dalam interaksi langsung banyak orang.” ujarnya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 12, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Janjikan Karakter Protagonis Yang Lebih Kuat

Evie, protagonis baru untuk Stellar Blade: Blood Rain, dipastikan Shift…
June 12, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Siapkan Campaign Dengan Durasi Terpanjang

The Coalition memastikan campaign di Gears of War: E-Day akan…
June 12, 2026 - 0

Roblox Diklaim Ingin “Jalan Damai” Untuk Ratusan Gugatan Keamanan Anak

Roblox diklaim ingin selesaikan lebih dari 150 gugatan terkait dugaan…
June 12, 2026 - 0

Xbox Kaji Ulang Strategi Console Next-Gen Mereka

Xbox sedang mengevaluasi kembali pendekatan untuk Project Helix, dengan faktor…