Temu Eksklusif Qualcomm: Teknologi & Strategi Bisnis 2015 Untuk Pasar Indonesia

Reading time:
February 4, 2015

BAGAIMANA QUALCOMM BEKERJA?

Satu keunggulan Qualcomm adalah R&D. Di Qualcomm, setiap tahunnya sekitar 20-25% pendapatan dialokasikan untuk R&D – sebuah investasi besar.  Kami terus mengembangkan teknologi secara berkelanjutan dan mendorong ekosistem secara global.

Dua bagian yang paling berbeda dan paling solid dari Qualcomm adalah QCT, divisi chipset tempat berlangsungnya seluruh proses desain dan produksi, dan QTL, yang merupakan grup lisensi untuk Qualcomm Technologies. Selain perihal lisensi, QTL juga akan memberdayakan partner ekosistem di seluruh dunia.

Sebagai contoh, apabila Anda melihat para produsen perangkat di Cina saat ini, Anda dapat melihat perusahaan-perusahaan kecil yang memproduksi perangkat berkualitas tinggi dengan harga terjangkau. QTL memungkinkan para produsen melakukan ini. Satu contoh yang sering saya berikan adalah program Qualcomm Reference Design (QRD). Pada dasarnya, program ini membantu melakukan sebagian besar tugas utama para produsen. Kami yang merancang telepon dan menyediakannya untuk para produsen di Cina sehingga mereka tidak banyak membuang biaya untuk R&D dan desain. Desain yang disediakan cukup fleksibel bagi mereka untuk dapat memproduksi handset, dan cukup fleksibel untuk membuat mereka membuat penyesuaian pada desain inti dasar. Jadi, kami memberikan pondasinya dan mereka membuat produknya. Hasilnya, kami melihat perusahaan-perusahaan yang terdiri dari hanya 25 orang, tapi mampu membuat perangkat berkualitas tinggi. Itulah peran QTL. Ini tidak dapat dilihat secara sendiri-sendiri. Qualcomm melihat bahwa semua unsur harus bekerjasama untuk mencapai sukses.

MASA DEPAN TEKNOLOGI MOBILE

Berikutnya adalah arahan global dalam hal seluler. Tahun 2014 saja, angkanya luar biasa: 1,6 miliar basis yang terinstalasi untuk smartphone. Tapi menurut saya, ini hanyalah awal. Di 2018, proyeksinya adalah 3,4 miliar – meningkat dua kali lipat dalam lima tahun. Angka yang cukup impresif. Tingkat penetrasi diperkirakan sekitar 50%. Namun menurut saya, angka yang luar biasa besar ini pun belum merupakan titik jenuh. Masih ada ruang untuk pengembangan setelah ini. Namun tentunya, kami hanya bisa memproyeksikan untuk 5 tahun ke depan.

Saya juga yakin bahwa perusahaan akan terus meraih sukses setelah mencapai 3,4 miliar di tahun 2018. Jika Anda melihat kembali momentumnya, 8 miliar smartphone per tahun antara 2014 hungga 2018. Dan basis instalasi smartphone akan menjadi dua kali lipat dalam satu periode. Jadi, sangat impresif. Saya berharap kami dapat mereplikasi sebagian hal ini di Indonesia dan melihat perkembangan yang sama. Secara regional maupun global, kami memandang Indonesia sebagai pasar yang sangat penting. Jadi, kami memiliiki harapan yang tinggi di Indonesia. Kehadiran Qualcomm di sini adalah juga untuk memastikan bahwa industri bergerak maju ke arah yang tepat.

Jika Anda melihat kemana dunia bergerak, tentunya fenomena ini berawal dari industri mobile. Namun jika Anda mengamati saat sekarang, mobile telah menjadi pusat dari segala partikel di sekitarnya. Contohnya: otomotif, komputasi, Internet of Things atau mesin, juga network. Dan jika Anda melihat pada angka masing-masing, otomotif adalah sekitar 250 juta TAM, computer 6 juta, Internet of Things 3,5 juta. Menurut saya, ada kemungkinan sangat besar bahwa banyak mesin – atau mungkin seluruhnya – akan ‘berbicara’ satu sama lain. Ini adalah sesuatu yang sangat kami sadari, dan Qulacomm memusatkan banyak upaya untuk ini. Dan tentunya network, yang mencapai sekitar 700 juta TAM. Ini adalah beberapa hal yang menunjukkan, revolusi global telah berevolusi menjadi berbagai partikel dan segmen.

Qualcomm saat ini banyak memfokuskan diri pada berbagai tool. Kami tidak membatasi diri hanya pada kemajuan teknologi mobile phone dan smartphone. Tentunya keduanya akan terus bertumbuh. Tetapi kami juga mempertimbangkan berbagai alternatif. Ini semua nyata, sudah di depan mata. Apabila kita membicarakan ini lima tahun lalu, mungkin sebagian besar hanya merupakan wacana. Tapi saat ini, ini merupakan hal yang nyata. Sejumlah perusahaan dengan investasi jutaan dolar, tak hanya dari Qualcomm tetapi juga dari berbagai industri, sudah memasuki segmen ini.

EVOLUSI INTERNET

Jadi, kami berbicara tentang estimasi revenue miliaran dolar. Jika Anda melihat evolusi internet, sebenarnya sangat menarik. Kita telah mengklasifikasikan (internet) menjadi kemarin, hari ini dan esok. Kemarin, jika bicara akses internet dan desktop, kita pasti ingat mesin yang besar di meja kerja ata meja rumah. Kini, jarang sekali saya melihat orang menggunakan dan bahkan membelinya, kecuali untuk kebutuhan yang sangat spesifik.  Jadi, itu adalah kemarin. Kini, kita menyaksikan bagaimana semua dilakukan melalui mobile phones, tablets dan laptops. Bahkan penggunaan laptop pun semakin berkurang, mengingat banyaknya data yang tersimpan di perangkat. Internet sebagian besar dilakukan melalui mobile phone dan tablet. Saya berulangkali mengatakan bahwa semakin banyak orang yang akan mengakses internet pertama kalinya dalam hidup melalui mobile phone. Bukan laptop, bukan desktop, tetapi mobile phone dan perangkat mobile lainnya yang sejenis. Dan seringkali, mereka bahkan tidak lagi menyaari bahwa mereka tengah mengakses internet.

Sebagai contoh, setelah tsunami besar yang terjadi beberapa tahun lalu, Qualcomm dan beberapa pemain lainnya di industri merancang aplikasi untuk para nelayan di India. Idenya sangat sederhana. Nelayan tidak peduli internet ataupun kecepatan data. Yang penting bagi mereka adalah apakah hari ini aman untuk melaut dan mencari ikan. Juga, dimana titik-titik yang tepat untuk mecari ikan sehingga mereka mendapatkan hasil tangkapan yang lebih banyak. Ini adalah aplikasi yang sangat sederhana di smartphone dan tiap pagi, nelayan akan mengecek laporan cuaca dan memutuskan apakah aman bagi mereka untuk melaut, menangkap ikan dan menjualnya di pasar. Mereka bahkan tidak menyadari bahwa mereka mengakses internet. Ini adalah contoh perubahan kecil yang berdampak sangat besar bagi masyarakat pada umumnya.   Mobile phone memiliki dampak sosial dan ekonomi yang sangat besar di seluruh dunia. Ini adalah benda seperti rumah terhubung, mobil terkoneksi, keamanan mesin ke mesin, sistem entertainment di dalam dan di luar rumah.

Jika kita berbicara mengenai perangkat non-handset 3G/4G, perangkat non-handset diperkirakan sekitar 19% dari keseluruhan sepanjang 2014 ke 2018. Saya melihat angka ini sebagai persentasi pertumbuhan. Bahkan jika kami bisa mencapai ini, ini merupakan angka yang impresif dalam periode lima tahun. Dan, sekitar 440 juta perangkat akan didistribusikan pada 2018.

 

MASA DEPAN TRANSPORTASI

Mengambil satu segmen sebagai contoh, mobile telah berevolusi dari sekadar memenuhi kebutuhan standar mengirimkan pesan singkat tanpa didukung oleh internet. Jadi dari sekadar handset, mobile telah ditransportasikan menjadi partikel lainnya. Salah satunya pastinya adalah otomotif. Kita telah melihat banyak ketertarikan dari para produsen mobil. Beberapa telah menghadirkan internet di dalam mobil, namun murni hanya untuk konektivitas, duduk di dalam mobil dan terkoneksi ke wi-fi. Konsumsi tetap di mobile phone. Saya merasa, ini akan berubah secara radikal ke tahap dimana kita tidak hanya mencari konektivitas di dalam mobil.

 

Tentunya konektivitas tetap menjadi hal mendasar, tetapi pertanyaannya adalah, mampukah kita melakukan ini. Tentunya, hal pertama yang saya sampaikan adalah, wi-fi tetap terus dibutuhkan. Anda tidak dapat hidup tanpa wi-fi atau konektivitas. Tapi hal-hal lainnya, seperti entertainment di tempat duduk Anda (di dalam mobil). Sebagai cojntoh, sistem entertainment di bangku belakang. Anak-anak bosan di bangku belakang dan Anda bisa memilih film kartun apa yang bisa mereka tonton di dalam mobil. Itu satu contoh. Dan kami juga memiliki pengisian daya nirkabel (wireless charging). Kami baru saja mensponsori Formula-E, sebuah ajang balap mobil yang berlangsung di berbagai tempat di dunia. Qualcomm menggunakan platform ini untuk menunjukkan pengisian daya nirkabel untuk mobil keselamatan (safety car). Saya menghadiri salah satu ajang ini di Malaysia. Di beberapa situasi kritis, mobil keselamatan ini harus diturunkan, dan sangat menarik mengamati seberapa cepat mobil ini bisa melaju dengan tenaga listrik.

 

Jejaring sosial. Menurut saya, unit onboard di dalam mobil akan menjadi sangat penting untuk penggunaan langsung, seperti yang saya jelaskan, lebih dari handset yang Anda miliki. Bahkan, saat mengemudi, Anda pasti menggunakan handset. Begitu pula penumpang, untuk onboard unit, akan ada entertainment. Contohnya, jejaring sosial. Saya banyak menggunakan contoh film dan aplikasi lainnya. Jika kita melihat di pasar lain yang memiliki lebih banyak kemudahan, seperti Singapura. Mereka telah  memliki sistem untuk alat ini. Jadi, tahap berikutnya tentu lebih dari sekadar alat. Mobil-mobil ini akan memilki onboard unit dimana akan ada lebih banyak informasi dari sekadar memotong saldo dari akun Anda. Misalnya, apakah terjadi kecelakaan, laporan cuaca – pada dasarnya, seputar keamanan Anda dan mobil Anda.

 

Itu semua adalah beberapa aplikasi yang mulai sering kita dengar, jika tidak kita saksikan sendiri di titik ini. Kami berharap, mobil-mobil baru akan terkoneksi di tahun 2018 dan kami telah banyak berdiskusi dengan para produsen mobil. Kami juga memiliki 40 program mobil terkoneksi dengan 15 produsen mobil berbeda. Prospeknya tampaknya cerah. Sebuah contoh, pada satu titik, mobil-mobil ini akan dapat ‘berbicara’ dengan satu sama lain di jalan. Jika saya mengemudi dalam kecepatan tinggi dan tidak dapat memperkirakan mobil di depan saya, akan ada alarm yang memberitahu saya, apakah saya terlalu dekat dengan mobil di depan saya atau mobil lain terlalu dekat dengan mobil saya. Atau misalnya, jika terjadi kecelakaan. Ini adalah hal-hal yang membuat kita aman, juga bagi (pengguna) jalan secara keseluruhan.

 

INTERNET OF THINGS

Kategori berikutnya yang lebih luas adalah Internet of Things, yang memungkinkan smart home, smart cities dan wearables. Belakangan ini, kita telah banyak membicarakan tentang smart home. Saya tidak tahu apakah Anda hadir di Mobile World Congress di Barcelona tahun lalu. Di ajang itu, Qualcomm menyediakan sebuah rumah dengan tiga kamar di booth kami dan mendemonstrasikan teknologi yang menurut kami akan hadir di dalam rumah terkoneksi.

 

SMART HOME

Dimulai dengan Anda memasuki rumah dan mendekatkan ponsel Anda ke lubang kunci, karena ponsel Anda akan teridentifikasi sebagai kunci. Saat Anda masuk, lampu akan menyala dan televisi akan menyala. Jika Anda mendapatkan pesan atau voicemail, itu akan ditampilkan di layar. Dan Anda dapat pula bermain-main dengan jejaring sosial yang ditampilkan di sana. Jika Anda lupa menutup pintu lemari es, akan ada alarm yang terkirim ke ponsel Anda, jadi wine mahal yang baru Anda beli tidak akan rusak. Anda dapat menyalakan musik dari ponsel Anda dan musik akan menyala dari ruang tertentu, kemudian saat Anda berjalan ke ruang berikutnya, musik akan menyala di ruang tersebut. Kami juga menyediakan taman belakang, jadi ketika Anda keluar dari rumah, musik akan mulai mengalun di luar rumah. Itu hanyalah contoh bagi Anda, supaya Anda dapat membayangkan. Display tersebut sangat menarik. Secara pribadi, saya merasa bahwa hal-hal ini akan segera menjadi kenyataan, dan kita telah mulai menyaksikan ini. Ini bukan merupakan hal mewah. Ini akan menjadi kebutuhan dan Anda akan segera terbiasa dengan hal ini.

 

SMART CITY

Mengenai smart cities, saya merasa kita telah memiliki aplikasi dalam taraf terntentu yang mengklasifikasikan ini di bawah payung smart cities. Tapi pada titik tertentu, kita akan mencapai tahap dimana beragam teknologi dan aplikasi serta layanan menjadi sedikit kohesif. Dan kita bisa lebih yakin menyatakan bahwa kota ini adalah smart city. Contohnya, kini kita memiliki kamera, namun tidak banyak pemerintahan yang meletakan kamera di seputaran kota. Mereka masih menangani teknologi nirkabel, konektivitas internet.

 

Mengenai smart cities, saya merasa kita telah memiliki aplikasi dalam taraf tertentu yang mengklasifikasikan ini di bawah payung smart cities. Tapi pada titik tertentu, kita akan mencapai tahap dimana beragam teknologi dan aplikasi serta layanan menjadi sedikit kohesif. Dan kita bisa lebih yakin menyatakan bahwa kota ini adalah smart cities. Contohnya, kini kita memiliki kamera, namun tidak banyak pemerintahan yang meletakan kamera di seputaran kota. Mereka masih menangani teknologi nirkabel, konektivitas internet.

 

WEARABLES

Kemudian produk wearable. Smart watches merupakan salah satu produk wearable yang ditunggutunggu. Salah satu fungsi smart watch adalah menjadi penunjuk waktu. Tetapi itu tidak akan menjadi tujuan utama dari perangkat ini. Sama seperti ponsel. Yang kita ketahui, salah satu fungsi ponsel adalah untuk menelepon. Namun, apabila kita pikirkan kembali, ada berapa banyak dari kita yang menelepon lebih dari 20 kali dalam sehari? Saya tidak yakin saat ini orang banyak membuat panggilan telepon dalam sehari. Kini, menelepon bukanlah tujuan utama dari telepon. Konsepnya sangat mirip dengan perangkat wearable. Di MWC tahun lalu, kami membawa dua ponsel yang diatur untuk tidak membuat panggilan telepon keluar, dan kami mengirimkannya kembali setelah demo berakhir. Kami pun mengirimkan pesan singkat, “Apakah ponsel Anda bisa membuat panggilan telepon keluar?”  Ia pun menjawab, “Saya belum mencoba. Coba saya lihat dulu.” Jadi, tanpa disadari, dia pun belum membuat panggilan telepon dalam 48 jam.

 

Sekali lagi, membahas lebih lanjut mengenai smart homes. Pada tahun 2018, sebanyak 200 miliar sistem cerdas diperkirakan akan berada di dalam rumah-rumah penduduk. Tentunya, sistem ini akan lebih banyak ditemukan di pasar yang lebih matang – sebuah fungsi yang terjangkau di setiap negara dan kota, dan sesuai dengan kebutuhan. Jadi kita lihat hal ini dimulai dengan kota berkembang dan kota maju, tetapi tentunya tidak terbatas pada kota-kota tersebut. Dan di segmen yang berbeda, terdapat pula manajemen rumah yang terdiri dari sistem monitoring dan pengendalian – pada dasarnya, manajemen kehidupan sehari-hari.

 

Saya pikir perawatan kesehatan yang saat ini hanya terbatas pada rumah sakit, akan menjadi bagian penting dari sebuah rumah. Jadi, pasien pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan dengan cara yang sangat sederhana. Keadaan pasien dapat dipantau dari rumah, dan mengirimkan berbagi informasi keadaan pasien pada pihak rumah sakit. Saya pribadi lebih memilih dirawat di rumah namun rumah sakit masih dapat merawat dan memonitor. Selain itu, ranjang rumah sakit terbatas jumlahnya, sehingga tentunya rumah sakit perlu memprioritaskan pasien yang dapat dirawat di rumah. Menurut saya, kita akan menyaksikan munculnya lebih banyak aplikasi kebugaran dan perawatan kesehatan di rumah Anda. Jika berbicara tentang wearables, Anda akan menyaksikan perangkat wearable Anda berbicara dengan smart house Anda, dan ini akan membentuk konsep smart city. Itulah yang kami amati akan terjadi.

 

Kembali lagi ke smart cities, saat ini ada sekitar 50% orang tinggal di lingkungan perkotaan. Ini merupakan jumlah yang cukup tinggi. Ini diharapkan akan meningkat sebanyak 70% pada tahun 2050. Tentu saja teknologi akan berubah di tahun 2050. Semua teknologi yang kita ketahui sekarang ini akan berkembang menjadi bagian dari smart cities.

 

Tadi kita sudah bicara mengenai wearable, 1/3 dari pengiriman perangkat wearable tahun 2018 diharapkan adalah produk smart watches. Ini akan menjadi awal dari segmen wearable, yang berkisar seputar kebugaran, infotainment dan kesehatan. Untuk kesehatan, kita akan berbicara mengenai denyut jantung, tekanan darah, kadar gula darah yang dipantau melalui perangkat dan dilaporkan kepada staf medis, dokter dan klinik. Berbagai jenis produk wearable, yang mungkin bukan benda yang mewah dan gaya, tetapi pasti bermanfaat. Kita telah menyaksikan pengumuman LG G Watch dengan Snapdragon 400 baru-baru ini. Dari sisi perusahaan, kami mendapatkan traksi yang baik untuk segmen ini dan kami berharap bahwa bisnis akan tumbuh dengan cepat.

 

EVOLUSI TEKNOLOGI

Di dalam slide ini, Anda dapat melihat berbagai perkembangan teknologi yang terjadi, dan tentunya tidak ada solusi tunggal untuk segalanya. Kami berbicara mengenai 3G/ 4G sebagai payung penting dalam teknologi ini tapi ada banyak lagi yang terjadi di belakang kesuksesan teknologi ini. Yang pasti, Qualcomm melakukan perannya untuk mendorong ekosistem dan berbagai teknologi berbeda berpadu untuk memberikan konsumen pengalaman sesuai harapan dan yang terus-menerus meniingkat.  Satu hal yang membuat kami bangga di Qualcomm adalah kenyataan bahwa kami berada dalam posisi untuk mendorong ekosistem dengan semua teknologi yang dimiliki oleh Qualcomm.  Kedengarannya sangat kompleks, kelihatannya pun sangat kompleks, tapi percayalah ini benar-benar kompleks. Tapi itu adalah keuntungan kami: posisi kami tepat – dan ini menjadi keunggulan kami. Kami adalah perusahaan yang memungkinkan egala solusi ini hadir untuk bersama memberikan konsumen pengalaman yang lebih baik ke depannya.

 

LTE ADVANCED

Saya yakin Anda pasti akan menanyakan saya soal 4G LTE. LTE Advanced terus berkembang dan ada berbagai alasan mengapa hal itu terjadi atau diperlukan. Permintaan data adalah salah satunya. Misalnya jika Anda melihat beberapa negara maju seperti Korea, kota-kota seperti Hong Kong atau

Singapura. Jumlah data yang dikonsumsi luar biasa banyak. Dan banyak data yang diakses dari ponsel, begitupun dengan industri dan pelaku kunci dalam industri mobile. Tujuan dan tanggung jawab Qualcomm adalah untuk memastikan agar kami dapat terus meningkatkan diri dan berinovasi sehingga konsumen mendapatkan nilai lebih baik dari teknologi yang mereka gunakan maupun dana yang mereka pergunakan untuk sebuah teknologi.

 

Berbicara jujur, bagi banyak perusahaan termasuk Qualcomm, inilah aliran pendapatan. Dan kami menanggapinya dengan sangat serius. Jika Anda melihat teknologi yang sedang kami kembangkan, misalnya carrier aggregation, MiMo, LTE Broadcast, ini adalah hal-hal yang kami “sajikan” guna memuaskan rasa haus konsumen untuk mengonsumsi data. LTE Broadcast adalah bagaimana kita memastikan bahwa 200 orang di dalam stadium tidak menemukan kendala ketika mencoba mengunduh klip yang sama pada waktu bersamaan: Bagaimana kita membuatnya lebih multicast, teknologi penyiaran di mana salah satu segmen khusus dari spektrum pada dasarnya memancarkan ntransmisi seperti yang terjadi pada siaran TV hari ini. Dan ini juga tersedia untuk pengguna lainnya. Sel kecil saya pikir akan menjadi bagian integral dari arsitektur jaringan selular ke depannya. Pada dasarnya ini adalah stasiun basis kecil. Jadi jika ada cakupan wilayah 4G terbatas, saya bisa pasang sel kecil saya, dan kemudian saya bisa membuat area 4G saya sendiri dalam cakupan kecil. Jadi, pada dasarnya mengisi celah yang ada dan masalah pada kapasitas. Sel kecil biasanya cukup kuat. Dan untuk layanan baru kami, kami memiliki VoLTE atau video telephony, LTE MTC, dan LTE Direct.

 

Carrier Aggregation memberikan peningkatan kapasitas untuk pengalaman pengguna yang lebih baik. Saat ini terdapat 79 operator yang tersebar di 40 negara dan melakukan 21 peluncuran komersial. Jika Anda melihat timeline yang terletak di bawah slide, terlihat bagaimana evolusi LTE komersial. Dimulai dari tahun 2011-2012 dimana kecepatan unduh LTE Cat.3 mencapai 100Mbps, diikuti dengan LTE Cat.4 pada tahun berikutnya dengan kecepatan 150Mbps. Tahun 2014 menjadi salah satu tonggak waktu yang cukup penting dimana Qualcomm berhasil mencapai kecepatan unduh 300 Mbps dengan LTE Cat.6. Di masa depan kami akan mengembangkan LTE Cat. 10 dengan kecepatan 450Mbps. Jika Anda bertanya mengapa kami terus melakukan inovasi ini, jawabannya adalah karena Anda. Permintaan pasar dan ekspektasi konsumen mendorong dan menantang kami untuk terus memberikan yang terbaik.

 

POSISI QUALCOMM

Qualcomm telah mengirimkan lebih dari 1 miliar chipset untuk ponsel pintar. Sementara untuk tahun 2014, Qualcomm telah mengirimkan 861 juta chipset MSM (Mobile Station Modem). Saat ini, kami juga tengah mengirimkan Gobi modem multimoda 3G/4G generasi keempat yang merupakan bagian dari ponsel. Dengan inovasi ini, Qualcomm telah menjadi pemim pin di bidang konektivitas modem. Satu hal lain yang dapat disimpulkan dari slide ini adalah bagaimana Qualcomm menjadi pemimpin dalam hal jumlah pengiriman chipset. Di kuartal kedua tahun 2014, Qualcomm juga menduduki peringkat pertama untuk prosesor Wi-Fi.

SNAPDRAGON

Slide selanjutnya pada dasarnya hanya mengklasifikasikan produk chispet Qualcomm menjadi empat kategori; Snapdragon 800, 600, 400, dan 200. Setiap kelas merepresentasi dan memiliki fitur yang berbeda. Namun ide sesungguhnya dari slide ini adalah bagaimana Qualcomm tidak hanya terbatas pada perangkat high-end namun juga perangkat low-end. Apa yang kami coba lakukan adalah memberikan teknologi terbaik bagi pengguna seluler di berbagai segmen. Selain itu, inovasi yang kami ciptakan di kelas high end juga dapat dinikmati di segmen low end sehingga penguna di segmen tersebut juga dapat merasakan pengalaman menggunakan teknologi terbaik.

Sebelumnya pasti rekan-rekan telah mengetahui tentang Snapdragon 810. Ide dasar dari Snapdragon 810 adalah konektivitas LTE yang luar biasa. Saya rasa ini merupakan satu-satunya chipset dengan carrier aggregation 3×20 yang ada di pasaran saat ini. Kami telah memastikan bahwa daya dan throughput di chipset ini mampu menopang pengalaman Ultra HD dan game console bagi pengguna. Sementara untuk kemampuan kamera, Snapdragon 810 juga masih menjadi pemimpin. Satu hal lain yang juga penting untuk diingat bahwa saat ini ponsel bukan hanya sekedar alat untuk menelepon, tapi juga alat bermain, konsumsi media, dan kamera.

MASA DEPAN 4G DI INDONESIA

Indonesia merupakan bagian tak terpisahkan bagi bisnis Qualcomm. Baik konsumen di Indonesia, India, bahkan Amerika, semua punya satu kesamaan. Semua konsumen menginginkan hal terbaik. Tantangan yang ada setelahnya adalah keterjangkauan. Semua ini kembali lagi pada mengelola harapan konsumen. Untuk Indonesia sendiri, pengguna kini semakin pintar dan sadar akan kebutuhan teknologi. Mereka banyak mengorbankan waktu untuk mencari informasi, dan mereka mengininkan lebih. Ini berlaku untuk semua kalangan; kaya, miskin, anak sekolah. Kita telah sukses dengan jaringan 3G. Sekarang saatnya Indonesia melangkah menuju teknologi 4G. Operator-operator sudah mulai memberikan layanan jaringan 4G dan kami melihat banyak investasi serius di bidang ini. Dari perspektif Qualcomm, kami sangat siap membantu seluruh stakeholder, pembuat keputusan, dan pembuat konten. Tugas kami adalah memastikan setiap bagian dari stakeholder bekerjasama menyukseskan adopsi teknologi 3G dan 4G LTE.

 

Indonesia dan sekitarnya adalah salah satu kawasan yang paling proaktif dalam hal content development. Ini bisa menjadi fungsi bahasa misalnya Filipina, mereka tertarik pada bahasa Inggris dan aplikasi USA. Hal ini memberikan kesempatan baru bagi wirausahawan muda dan content developer semakin terbuka lebar untuk mendapatkan keuntungan. Dan Anda melihat adanya sedikit bisnis ekspor juga, sehingga pengembangan akan terjadi di Indonesia, hal ini baik untuk perusahaan asing atau aplikasi untuk ekspor ke luar negeri.

 

Catatan tambahan dari Adrian Fu, Senior Manager PR, Southeast Asia & Pacific, Qualcomm Technologies, Inc.:

Dengan 4G dan penerapan teknologi, pengguna untungkan dengan perangkat yang lebih baik dan koneksi yang lebih cepat. Menurut saya, bagian terpenting dari penerapan teknologi ini adalah bagaimana hal ini kemudian dapat mendukung pertumbuhan sosial ekonomi sebuah negara. Contohnya saja dengan adopsi 3G, developers dalam negeri mampu menghasilkan dan mengimplementasikan inovasi mereka. Layanan 3G menungkinkan mereka berkarya tidak hanya untuk pasar lokal, namun juga internasional. Pada akhirnya, kebutuhan akan teknologi yang baik bukan lagi hanya terletak pada kecepatan, tapi juga kesempatan baru yang terbuka sebagai bagian dari penerapan teknologi tersebut.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 11, 2026 - 0

SEGA dan Animate Gelar Kolaborasi Global Selama Setahun Penuh

Beragam game populer SEGA akan dapatkan aktivitas spesial selama setahun…
May 11, 2026 - 0

HeroPlay & OlahBola Gelar Kompetisi Antar Kota Football City Battle

HeroPlay bersama OlahBola resmi meluncurkan Football City Battle, kompetisi sepak…
May 11, 2026 - 0

Genshin Impact Version “Luna VII” Tampilkan Krisis Baru di Sumeru

Genshin Impact perlihatkan Version "Luna VII" yang akan ketengahkan krisis…
May 8, 2026 - 0

Bungie Sebabkan Kerugian Besar Untuk Sony Akibat Kegagalan Marathon

Efek kegagalan Marathon akhirnya terungkap berkat laporan finansial terbaru Sony,…