Gigabyte Luncurkan Motherboard Server dengan SoC ARM

Reading time:
March 30, 2015

Penggunaan System on Chip(Soc) yang diperuntukkan untuk server bukanlah sesuatu yang baru. SoC menawarkan alternatif kemampuan komputasi yang mumpuni dalam sebuah paket yang ringkas dan hemat daya. Gigabyte menjadi salah satu produsen yang mencoba memanfaatkan potensi dari SoC berbasis ARM dengan mengeluarkan produk motherboard yang mempergunakan prosesor tersebut.

Gigabyte_ MP30-AR0_01

Motherboard yang menyandang nama MP30-AR0, mengusung SoC buatan AppliedMicro X-Gene dengan arsitektur ARMv8-A. System on Chip ini diklaim sebagai chip berbasis ARMv8 64-bit untuk server. Menggunakan proses fabrikasi 40nm, kedelapan core dari SoC ini berjalan dengan kecepatan 2.4 GHz. Ini membuatnya cukup mumpuni dalam menjalankan tugas-tugas yang diberikan kepadanya.

Gigabyte_ MP30-AR0_02

 

Motherboard ini menyediakan delapan buah slot memory UDIMM ECC DDR3 dengan kapasitas maksimal 128 GB. Konektivitas jaringan yang ditawarkan oleh produk Gigabyte ini disediakan melalui dua buah 10GbE SFP+ LAN port dan dua buah GbE LAN  lainnya yang dikendalikan oleh chipset Marvel 88E1512. Board ini juga menyediakan empat buah port SATA III 6Gbps untuk menghubungkan media penyimpanan. Selain itu MP30-AR0 juga menyediakan dua buah slot PCIe x8 untuk menambahkan kartu ekspansi lainnya. Oleh karena SoC yang digunakan belum mendukung USB 3.0, maka motherboard ini hanya menyediakan satu buah slot USB 2.0.

Gigabyte bukanlah yang produsen pertama yang menggunakan SoC untuk server, sebelumnya Intel pun telah menggunakan SoC berbasis Atom untuk keperluan yang sama. Tetapi sepertinya Gigabyte adalah produsen motherboard pertama yang menggunakan SoC berbasis ARM. Penggunaan prosesor berbasis ARM menawarkan alternatif menarik dalam aplikasi server, baik dalam segi biaya atau kompleksitas. Mari kita lihat apakah “trend” ini akan berkembang dan membuat banyak produsen motherboard yang mengikuti langkah Gigabyte.

Spesifikasi lengkap dapat dilihat disini

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…
April 29, 2026 - 0

Lineage W Asia Tenggara Resmi Diumumkan Dengan Konten Serba Baru

NCV Games resmi luncurkan Lineage W Asia Tenggara, hadir dengan…