GTA V Patch 1.01 Test: Bisa berjalan di CPU Dual-Core!

Setting GTA V

Seperti pengujian kami yang sebelumnya, kami akan menggunakan setting ‘rata kiri’. Setting lengkap kami bisa dilihat di bawah ini:

GTAV_Setting1s GTAV_Setting2s GTAV_Setting3s

Contoh Screenshot GTA V

Menggunakan setting terendah, seperti ini kualitas gambar yang bisa dihasilkan:

*klik untuk memperbesar*

GTAV_SS_1 GTAV_SS_2 GTAV_SS_6 GTAV_SS_5 GTAV_SS_4 GTAV_SS_3

 

CPU Usage

GTAV_CPUUsage
CPU Usage setelah patch *klik untuk memperbesar*

Bisa dilihat di atas, meski hanya menggunakan prosesor dual-core, sekarang Total CPU Usage dari Pentium G3258 yang tadinya selalu ada di 100% pada versi sebelumnya, sekarang ada di 86%, dan GTA V Launcher yang tadinya menggunakan resource 10-20%, sekarang ada di 1.2% saja. Beberapa gamer tadinya mencoba mematikan process GTA V launcher secara manual, namun dengan patch baru ini anda tidak perlu melakukannya.

Bagaimana dengan performa in-gamenya? Berikut ini hasilnya:

Skenario Pengujian

GTAV_SS_1

Kami menggunakan misi pertama: ‘Franklin & Lamar‘, dan merekam gameplay selama kurang lebih 2 menit menggunakan tool FRAPS. Kami mendapati bahwa skenario ini cukup membebani sistem, terutama bagian prosesor.

 

Hasil Pengujian GTA V dengan Pentium G3258

G3258_Tests
*klik kuntuk memperbesar*

 

Dengan patch baru, sekarang ‘stutter’ yang sangat mengganggu sudah hilang. Bermodal sebuah VGA murah 700Ribu-an, anda sudah bisa menikmati game GTA V pada minimum detail resolusi 720p pada rata-rata 50 FPS. Memang, sesekali FPS akan agak turun pada scene yang cukup intensif pada CPU dan Grafis (saat kejar-kejaran dengan polisi di tengah kota misalnya), sehingga nilai 1% Minimum FPS-nya turun ke angka 34 FPS-an. Namun, hasil ini jauh lebih masuk akal ketimbang versi terdahulu yang membuat nilai 1% minimum FPS menjadi luar biasa rendah.

G3258_TestsStutter

Sebagai catatan, stutter ini tidak selamanya hilang pada prosesor dual-core, karena anda sesekali mungkin akan mengalami ‘pause’ sepersekian detik lamanya seperti yang terlihat pada graph yang kami lingkari di atas. Namun, ini tidak terlalu mengganggu.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

May 6, 2026 - 0

Xbox Hentikan Integrasi Asisten AI Copilot di Console Mereka

Pimpinan Xbox secara resmi menghentikan pengembangan asisten berbasis AI Copilot…
May 6, 2026 - 0

Unity Resmi Luncurkan Unity AI Beta Untuk Buat Game via Prompt

Unity resmi memperkenalkan Unity AI Beta, tools berbasis AI yang…
May 6, 2026 - 0

Battlefield 6 Season 3 Bawa Kembali Map Ikonik Golmud Railway

Battlefield 6 resmi rilis trailer baru untuk Season 3 dengan…
May 6, 2026 - 0

ARC Raiders Mulai Terapkan Regional Pricing

Embark Studios resmi menerapkan regional pricing untuk ARC Raiders mulai…