Hands-On Review Buffalo WZR-1750DHP2: Router Wireless AC Tangguh nan Menarik

Reading time:
April 6, 2015

Satu lagi router Wireless AC hadir di lab. pengujian JagatReview. Perangkat tersebut adalah WZR-1750DHP2 dari produsen asal Jepang, Buffalo. Merek ini memang sempat lama tidak merilis perangkat jaringan baru untuk wilayah Indonesia. Memang, mereka sempat menarik diri untuk mencoba mengkreasikan perangkat baru yang menarik dan lebih sesuai untuk pasar Indonesia. Produk WZR-1750DHP2 yang kami terima ini merupakan salah satu produk contoh untuk menandakan Buffalo siap mencoba bersaing kembali di Indonesia.

Buffalo WZR-1750DHP2 - 01

Seperti yang telah disebut di atas, Buffalo mengadopsi standar 802.11ac/WiFi AC/Wireless AC untuk perangkat ini. Walaupun belum dirilis secara penuh, standar Wireless AC yang semakin berkembang memang seakan menjadi suatu daya tarik tersendiri bagi produsen perangkat jaringan untuk mengadopsinya ke perangkat besutan mereka. Bagaimana dengan kreasi Wireless AC dari Buffalo yang satu ini? Kami akan coba membahasnya dalam artikel berikut ini!

Paket Penjualan

Buffalo WZR-1750DHP2 - 02

Router WZR-1750DHP2 yang hadir ke lab. pengujian kami ini adalah perangkat contoh yang belum siap untuk dipasarkan di Indonesia, setidaknya dari segi kemasan dan paket penjualan. Kemasan yang digunakan masih menggunakan bahasa asal produsen tersebut, Jepang. Secara keseluruhan, ukuran dari kemasan paket penjualan perangkat ini tidak terlalu besar, tetapi terlihat lebih tebal dari sebuah router pada umumnya.

Selain kemasan, isi dari paket penjualannya pun masih menggunakan standar yang sama, yaitu diperuntukkan untuk pasar Jepang. Berikut ini beberapa perlengkapan yang disertakan Buffalo dalam paket penjualan router yang satu ini:

  • 2 buah Stand
  • 1 buah kabel Ethernet

    Buffalo WZR-1750DHP2 - 11
    Kabel Ethernet pipih seperti ini seakan menjadi ciri khas dari paket penjualan produk terkait jaringan dari Buffalo
  • 1 Adapter Daya
    Buffalo WZR-1750DHP2 - 13
  • 2 Baut Mounting
    Buffalo WZR-1750DHP2 - 12
  • 1 Quick Setup Card

    Buffalo WZR-1750DHP2 - 09
    Buffalo menyertakan sebuah kartu unik yang berisi beberapa informasi dasar untuk koneksi wireless.
  • 1 lembar Garansi
  • 1 lembar Manual

Beberapa perlengkapan pendukung yang disertakan oleh Buffalo di paket penjualan router ini benar-benar masih mengusung standar untuk negri asal merek tersebut. Manual dan kartu garansi yang kami terima semuanya masih tertulis dalam bahasa Jepang. Namun, bila router ini jadi dipasarkan di Indonesia, pihak Buffalo memastikan bahwa mereka akan mengganti perlengkapan tersebut sesuai standar di Indonesia.

Buffalo WZR-1750DHP2

Kesan pertama yang ditampilkan oleh router WZR-1750DHP2 cukup berbeda dengan saudara-saudaranya yang sempat meramaikan pasar perangkat jaringan di Indonesia beberapa waktu lalu. Buffalo tampaknya mencoba menggunakan desain baru untuk router yang satu ini. Secara umum, desain baru ini membuat router WZR-1750DHP2 terlihat lebih gagah dan elegan.

Buffalo WZR-1750DHP2 - 03
WZR-1750DHP2 diposisikan berdiri

 

Standar Wireless AC 1750 yang digunakan menandakan bahwa router ini memiliki bandwidth maksimal 1300 Mbps di 5 GHz dan 450 Mbps di 2.4 GHz. Seperti router modern dengan dukungan dual-band lain, kedua frekuensi tersebut bisa dijalankan secara bersamaan, sehingga memungkinkan pengguna menghubungkan perangkat yang hanya mendukung 2.4 GHz atau 5 GHz secara bersamaan ke jaringan. Bisa dikatakan, standar tersebut akan sangat mencukupi untuk berbagai kebutuhan, mulai dari penggunaan di rumah hingga di kantor skala kecil dan menengah.

Buffalo WZR-1750DHP2 - 04
WZR-1750DHP2 diposisikan tidur

 

Buffalo mendesain router WZR-1750DHP2 ini untuk digunakan dalam posisi tidur maupun berdiri. Mereka menyertakan stand khusus yang dapat membantu perangkat diposisikan dalam posisi berdiri maupun tidur dengan bentuk yang menarik. Stand ini bisa dipasang dengan mudah ke bodi perangkat sesuai dengan bagaimana pengguna ingin memposisikan router ini.

Buffalo WZR-1750DHP2 - 07

Terdapat beberapa port koneksi yang seluruhnya diletakkan Buffalo di bagian belakang perangkat. Port-port yang tersedia adalah:

  • 1 port Gigabit Ethernet untuk WAN
  • 4 port Gigabit Ethernet untuk LAN
  • 1 port USB 2.0
  • 1 port USB 3.0
  • 1 port daya

Selain beberapa port itu, terdapat juga beberapa tombol dan switch yang terdapat di bagian belakang router ini, yaitu:

  • tombol On/Off
  • tombol Eject untuk USB
  • switch mode operasi Access Point/Wireless Bridge
  • tombol Mode

Hal menarik yang disertakan Buffalo dalam router ini adalah tombol pengaturan mode operasi di bagian belakang perangkat. Tombol ini berguna untuk mengubah mode secara cepat, dari router ke mode operasi yang ditentukan oleh switch yang terletak di dekatnya. Hanya dengan menekan tombol ini, router akan secara otomatis melakukan reboot dan mengganti mode operasi dari router ke Access Point/Wireless Bridge dan sebaliknya.

Buffalo WZR-1750DHP2 - 06
Lubang untuk tombol reset masih bisa diakses ketika stand terpasang

 

Dua buah tombol lain, yaitu tombol untuk AOSS dan reset, juga terdapat di router ini. Tombol AOSS terletak di bagian depan perangkat dan didesain dalam bentuk strip merah. Sedangkan tombol reset terletak di bagian bawah perangkat (ketika perangkat diletakkan dalam posisi berdiri).

Buffalo WZR-1750DHP2 - 08

Beberapa lampu indikator juga disertakan Buffalo di bagian depan perangkat sehingga pengguna dapat dengan mudah melihat status dari berbagai layanan yang ada. Lampu indikator yang ada menunjukkan status untuk Wireless Network, Internet, dan LAN. Logo Buffalo di bagian depan juga berfungsi sebagai lampu indikator yang menunjukkan mode operasi perangkat.

Perangkat dari Buffalo ini sepintas terlihat tidak memiliki lubang ventilasi di sekujur bodinya. Namun, ternyata Buffalo menyembunyikan lubang-lubang tersebut di balik pelindung sisi atas dan bawah (ketika perangkat diletakkan dalam posisi berdiri) perangkat ini. Secara umum, sepanjang pengujian kami, router Buffalo ini tidak menghasilkan panas berlebih ketika digunakan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…
December 31, 2025 - 0

Saran Belanja Laptop Gaming ASUS Keluaran 2025: Ada ROG, TUF dan ASUS Gaming!

Kali ini Kita akan bahas bareng-bareng tentang lini produk Laptop…

Gaming

January 30, 2026 - 0

Divisi Meta VR Alami Kerugian Miliaran Dolar di 2025

Kerugian yang luar biasa besar kembali dialami oleh divisi Meta…
January 30, 2026 - 0

Xbox Kembali Alami Kerugian di Awal 2026

Memasuki tahun 2026, Xbox dilaporkan kembali alami penurunan keuntungan baik…
January 30, 2026 - 0

Wakil Presiden Amazon Games Tinggalkan Perusahaan Setelah 8 Tahun Berkarya

Kondisi Amazon Games tampak semakin memburuk, dengan perginya wakil presiden…
January 30, 2026 - 0

Dispatch Versi Nintendo Switch 2 Akan Disensor

Demi menjaga integritas console, Nintendo dan AdHoc Studio sepakat untuk…