Review Blackberry Classic: Smartphone Blackberry Onyx dengan BB OS 10

Reading time:
May 27, 2015

Sistem Operasi: Blackberry 10.3.1

Blackberry Classic - About

Sistem operasi BB10 memang sangat berbeda dengan OS7 dan sebelumnya. Blackberry 10 dibuat berdasarkan sistem operasi QNX. Hasilnya, Blackberry dapat membuat sebuah sistem operasi yang lebih responsif serta lebih canggih dibandingkan sebelumnya. Setelah pada 10.2.1 Blackberry memasukkan kemampuan untuk melakukan instalasi aplikasi Android, dengan sistem operasi terbarunya ini membuat perangkat yang satu ini mendapatkan sebuah toko aplikasi Android. Blackberry bekerja sama dengan Amazon untuk secara default memasukkan Amazon Appstore pada setiap perangkat yang menggunakan OS 10.3.1.

Blackberry Classic - HomescreenBlackberry Classic - App Drawer Blackberry Classic - Task Manager

Sistem yang digunakan oleh Amazon App Store mungkin berbeda dengan yang digunakan pada Google Play Store. Pada Amazon App Store, pengguna diharuskan untuk melakukan download apk terlebih dahulu dan instalasinya tidak dilakukan secara otomatis. Aplikasi yang ada pada Amazon App Store pun juga tidak selengkap yang ada pada Google Play Store. Dan dengan adanya kerjasama antar keduanya, bisa jadi bahwa semua aplikasi Android yang ada di Amazon App Store dapat berjalan pada platform Blackberry 10.3.1.

Blackberry Classic - Amazon App Store

Home screen Blackberry tidak berbeda dengan app drawer yang ada pada Android. Saat ada aplikasi yang terinstal, sebuah icon akan bertambah di home screen ini. Di sebelah kiri home screen pertama ini, saat ada aplikasi yang sedang dibuka, akan ada Running Apps Screen. Jika tidak ada, pengguna akan langsung masuk ke Blackberry Hub.

Blackberry Classic - BB Hub

Blackberry Hub berfungsi layaknya Messages pada sistem operasi Blackberry sebelumnya. Tidak hanya itu, beberapa aplikasi bawaan Blackberry seperti BBM, Facebook, Twitter, dan lain sebagainya bisa langsung Anda akses pada Hub ini. Jadi, saat ada pesan masuk ke perangkat ini, semuanya dapat dilihat pada Blackberry Hub.

Blackberry Messenger

Tidak mungkin sebuah perangkat Blackberry ada tanpa Blackberry Messenger. Tentunya, BBM pada platform Blackberry 10 jauh lebih baik dibandingkan pada platform lainnya seperti Android, iPhone, dan bahkan yang baru-baru ini diluncurkan, Windows Phone. BBM pada BB10 dapat melakukan voice call via WiFi dan 3G serta video call sehingga saat kedua belah pihak terhubung dengan WiFi, percakapan dapat dilakukan tanpa mengeluarkan dana sepeser pun.

Blackberry Classic - BBM Contact Blackberry Classic - BBM

Blackberry Keyboard Fisik

Blackberry dari jaman dulu memang terkenal dengan keyboard fisik mereka. Dan karena banyaknya pengguna perangkat Blackberry pada jaman dahulu, tentunya para calon pengguna Blackberry Classic sudah akan terbiasa dalam menggunakan keyboard-nya. Pada Blackberry Classic ini pun keyboard fisiknya juga sangat “empuk” ditekan serta presisi. Selain itu, dengan desain Blackberry Bold membuat tombol dan trackpad yang ada membantu pengoperasian BB yang kadang lebih cepat dibandingkan dengan menekan tombol pada layar.

Blackberry Classic - Keyboard

Layar: 5 Inci Dengan Resolusi Bujur Sangkar

Layar sentuh yang responsif memegang penting peranan sebuah smartphone. Layar smartphone yang satu ini memang dapat dikatakan responsif. Oleh karena memiliki keyboard fisik, dimensi yang dimilikinya menjadi lebih kecil, yaitu 3,5 inci. Sayang memang, dengan resolusi yang tidak terlalu umum, yaitu 720 x 720 piksel, membuat beberapa aplikasi Android tidak berjalan dengan baik pada Blackberry Classic ini.

Blackberry Classic - Layar

Walaupun begitu, layar smartphone yang satu ini memang masih nyaman untuk digunakan. Di luar resolusi yang dimiliki, kami masih dapat bermain game yang diunduh dari Blackberry World dengan cukup baik. Beberapa game Android pun juga dapat dimainkan dengan sempurna, walaupun masih ada game-game standar yang lag saat dimainkan. Bisa jadi, penggunaan prosesor dual core yang membuat ada game yang menjadi lag.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…