Review Film: Mad Max; Fury Road, Kegilaan & Ketegangan Lebih dari Trailer

Author
Irham
Reading time:
May 14, 2015

Remake dari film yang dulu dibintangi oleh Mel Gibson ini sepertinya benar-benar melahirkan sesuatu yang baru dari film pertamanya. Mad Max: Fury Road kali ini menawarkan kegilaan yang jauh lebih menegangkan. Mengangkat cerita dan timeline yang berbeda, petualangan baru Max yang diperankan oleh Tom Hardy ini menjadi salah satu remake film yang paling ditunggu tahun ini.

poster

Kejar Mengejar Sepanjang Jalan

Bumi di masa mendatang berubah menjadi neraka setelah terjadinya perang nuklir. Peradaban manusia pun berubah menjadi kekacauan, terutama karena air dan bahan pangan sangatlah terbatas. Hukum alam kembali berlaku, dimana yang kuat dialah yang berkuasa.

Max (Tom Hardy) adalah seorang pengembara tanpa identitas, dimana dalam perjalanannya ia tiba-tiba ditangkap oleh sekelompok War Boy, yang memiliki pemimpin bernama Immortan Joe. Di bawah kepemimpinan Immortan Joe (Hugh Keays-Byrne), masyarakat hidup serba kekurangan terutama krisis pangan dan air. Immortan Joe mengendalikan orang-orang sesuai keinginan hatinya jika ingin mendapatkan air dan makanan darinya.

2

Seorang panglima perang War Boy, yaitu wanita perkasa bernama Furiosa (Charlize Theron) hendak menghianati Immortan Joe. Ia merencanakan pelarian dengan membawa mobil rig besar serta membawa para selir kerajaan karena tidak tahan dengan kepemimpinan Immortan Joe. Para pasukan War Boy pun memburunya, dimana salah seorang War Boy bernama Nux (Nicholas Hoult) juga membawa Max sebagai ‘kantung darah’ karena kekurangan darah.

3

Tidak ada kesempatan melarikan diri bagi Max, sedangkan Furiosa pun terus melajukan Rig bersama para selir kerajaan. Sementara Immortan Joe persama pasukan War Boy terus mengejar mereka.

 

Ketegangan dan Aksi Tanpa Henti

Cerita dalam film terbaru Mad Max ini memiliki konflik yang jauh lebih luas.Tidak hanya sekedar perang antar geng dan pembalasan dendam, Mad Max: Fury Road menggambarkan kekacauan dunia setelah perang nuklir. Dimana terjadi berbagai macam konflik mulai dari sosial, krisis SDA, perang antar kelompok dan para penguasa-penguasa jahat. Dari suguhan trailer, awalnya saya mengira jika film ini akan lebih banyak mengandung unsur fiksi, namun kenyataannya tidak demikian. Karena Mad Max: Fury Road justru menjadi sebuah film post-apocalyptic yang cukup masuk diakal. Beruntung karena rupanya hal yang ditampilkan dalam film justru jauh lebih gila dibandingkan cuplikan yang ada dalam trailer.

6

Penonton akan dibuat tegang sejak awal film dan tak berhenti hingga film berakhir. Max yang melarikan diri bersama Furiosa, kemudian diburu oleh Immortan Joe, membuat kita seolah ikut dikejar-kejar sepanjang film. Pertarungan yang keras tentunya terus terjadi di perjalanan, seolah tak memberikan waktu untuk kita menghela nafas. Sedikit dialog, banyak aksi, dan terutama aksi kejar-mengejar yang melelahkan.

Pengembangan karakter-karakter dalam film juga cukup menggambarkan kehidupan yang sangat keras. Kontaminasi radiasi nuklir, tanah gersang, kurangnya pangan dan persediaan air membuat semua orang kembali menjalani kehidupan yang bar-bar. Tapi justru karakter Max di film kali ini terlihat tidak begitu sentral. Entah mengapa saya sendiri merasa kalau kisah dari Furiosa justru lebih dominan dibandingkan Max. Kemungkinan pembuat film ingin melanjutkan Mad Max terbaru ini dengan beberapa sekuel lanjutan. Karena masih banyak pertanyaan seputar jati diri ‘New’ Max yang masih belum terungkap.

4

Mad Max kali ini juga mengurangi adegan-adegan yang banyak bersimbah darah. Meskipun sebenarnya lebih banyak adegan sadis, tapi tidak tampilkan dengan seksama, yang kemudian langsung dialihkan ke adegan lain. Jelas produser Doug Mitchell dan sutradara George Miller ingin menjual film dengan faktor lain yang lebih layak dinikmati oleh mayoritas penonton.

Ada satu bagian film yang cukup mencuri perhatian, yaitu saat adegan King Immortan Joe berkejaran dengan Max dan Furiosa, ia membawa kelompok musik penyemangat. Dengan tabuhan drum serta seorang gitaris yang digantung diatas mobil rig, mereka memainkan musik yang menambah keseruan aksi mereka. Agak konyol terlihat, namun backsound dari film ini adalah salah satu faktor paling kuat dalam mendukung ketegangan.

5

Tentunya dengan sinematik 3D menambah nilai plus dari film. Sepanjang film selalu memperlihatkan mobil-mobil perang yang terus berkejaran dengan latar belakang padang pasir luas. Sinematik 3D membuat semua adegan tampak lebih hidup. Yang paling menakjubkan adalah ketika mobil-mobil rig berkejaran dan masuk ke dalam badai pasir yang sangat dahsyat, membuat penonton merasakan ketegangan yang bertubi-tubi.

7

Mad Max: Fury Road pastinya sangat mungkin mengambil alih posisi puncak Box Office yang di dominasi oleh Avengers: Age of Ultron belakangan ini. Terutama bagi anda penggemar film action dan thriler, Mad Max: Fury Road pastinya bakal jadi pilihan utama. Mad Max: Fury Road mulai tayang di bioskop tanah air hari ini.

Trailer:

 

Tanggal Rilis: 14 Mei 2015 (Indonesia)

Durasi: 120 menit

Genre: Action, Adventure

Sutradara: George Miller

Pemain: Tom Hardy, Charlize Theron, Nicholas Hoult, Hugh Keays-Byrne, Rosie Huntington-Whiteley, Riley Keough, Zoë Kravitz, Abbey Lee & Courtney Eaton

Studio: Village Roadshow Pictures, Warner Bros

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 14, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA): Baterai Awet, Performa Makin Kenceng, Desain Tetap Mewah

Ini adalah laptop terbaru dari ASUS yang cantik banget! Bodinya…
May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…

Gaming

May 14, 2026 - 0

Film Live Action The Legend of Zelda Dipercepat Rilisnya

Nintendo bagikan berita baik, dengan memajukan rilis film live action…
May 14, 2026 - 0

Capcom Jelaskan Posisi Generative AI Dalam Pengembangan Game Mereka

Capcom gunakan generative AI untuk meningkatkan efisiensi pengembangan game dan…
May 14, 2026 - 0

Frekuensi Update ARC Raiders Akan Dikurangi Demi Jaga Kualitas Konten

Embark Studios mengubah strategi frekuensi update ARC Raiders menjadi dua…
May 14, 2026 - 0

Fortnite Resmi Umumkan Kolaborasi dengan Overwatch

Setelah cukup lama hanya jadi rumor, Fortnite akhirnya berkolaborasi dengan…