Review MSI GS30 2M Shadow: Notebook Tipis Bertenaga dengan Kinerja Gaming Kelas Desktop

Reading time:
May 15, 2015

The Notebook

msi gs30 2m shadow notebook 01

Dengan berat hanya 1,2 kg dan ketebalan kurang dari 2 cm (sisi paling tebal), pengguna mana yang tidak akan terpincut dengan MSI GS30 2M SHADOW. Bahkan walaupun tidak mengantongi sertifikasi sebagai sebuah perangkat Ultrabook, penampilan notebook dengan layar 13,3 inci tersebut sangatlah mirip dengan perangkat komputasi mobile ciptaan Intel tersebut. Dengan ukuran bodi dan berat seperti itu, MSI GS30 2M SHADOW (tanpa GamingDock) dapat dengan mudah dimasukkan pada tas berukuran sedang dan nyaman dibawa kemanapun pengguna menginginkan. Dengan kemampuan portabilitas seperti itu, siapa menyangka jika di dalamnya telah ditanamkan komponen notebook/laptop kelas high end untuk menghadirkan performa tinggi dalam menjalankan aplikasi kelas berat dan juga game.

msi gs30 2m shadow notebook 02

MSI GS30 2M SHADOW dilengkapi layar berukuran 13,3 inci dengan resolusi gambar Full HD alias 1920 x 1080 piksel dengan tingkat refresh rate 60 Hz. Layar tersebut memiliki permukaan matte sehingga tidak memantulkan keadaan lingkungan sekitar. Penggunaan layar dengan pemukaan seperti itu tentu saja dapat menambah kenyamanan pemakaian bagi pengguna. Tipe panel yang digunakan adalah IPS (In-plane Switching) dimana panel tersebut terbukti mampu menghasilkan reproduksi warna dan juga sudut penglihatan lebih baik dibandingkan menggunakan panel tipe TN (Twisted Nematic).

msi gs30 2m shadow left side

Berlanjut pada sisi konektivitas dan perlengkapan, pada sisi kiri notebook dapat dijumpai kesington security slot, satu port USB 3.0, microphone jack, headphone jack, dan sebuah battery reset hole untuk melakukan reset pada notebook saat sistem mengalami masalah. Terdapat pula lubang ventilasi tempat udara panas dari dalam casing dikeluarkan.

msi gs30 2m shadow right side

Baralih pada sisi kanan notebook dapat dijumpai sebuah card reader, satu port USB 3.0, HDMI, ethernet/RJ-45 jack, dan power connector tempat menancapkan power adapter.

msi gs30 2m shadow front side

Memanjang pada sisi depan hingga sisi samping adalah light bars. Bagian tengah light bars akan memancarkan warna biru untuk menunjukkan kondisi baterai dan aktivitas komponen storage. Sementara itu cahaya putih digunakan untuk menunjukkan kondisi sistem apakah dalam keadaan menyala, tertidur (sleep), atau dimatikan (shut down).

msi gs30 2m shadow bottom side msi gs30 2m shadow ventilations

Sistem pendingin notebook akan menghisap udara segar dari sisi bawah notebook untuk kemudian dibuang keluar sebagai udara panas melalui ventilasi pada sisi samping kiri dan sisi belakang kiri notebook. Terlihat pula pada gambar di atas jika komponen baterai MSI GS30 2M SHADOW ditempatkan di dalam casing dan tidak dapat dilepas tanpa membongkar penutup pada sisi bawah.

msi gs30 2m shadow rear side msi gs30 2m shadow notebook to gaming dock connector

Pada sisi belakang notebook/laptop dapat ditemukan sebuah konektor khusus untuk menghubungkan MSI GS30 2M SHADOW dengan perangkat GamingDock. Konektor khusus tersebut diklaim mampu menyediakan jalur data dengan kecepatan 32 GB/s. Jalur data sebesar itu tergolong sangat mencukupi mengingat sesuai dengan standar PCI Express 3.0 x16, graphics card paling baru sekalipun hanya memiliki jalur data dengan kecepatan 16 GB/s. Kami cukup tertarik mengapa pada halaman produk website mereka, MSI menyebut konektor tersebut sebagai konektor PCI Express x16 32 GB/s mengingat hanya PCI Express 4.0 x16 lah yang memiliki kemampuan menyediakan jalur data dengan kecepatan setinggi itu.

msi gs30 2m shadow keyboard & touchpad

MSI GS30 2M SHADOW menggunakan perangkat input keyboard tenkeyless dan telah dilengkapi lampu backlight sehingga tidak hanya menambah keren penampilan tetapi juga memudahkan mengetik saat kondisi gelap atau kurang cahaya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Bodi Zyrex D-Tech Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Polikarbonat Pilihan…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Bodi Dell Pro 14 Essential Form Factor Clamshell Material Polikarbonat…
July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Bodi Lenovo IdeaPad Pro 5a Form Factor Clamshell Material Aluminum…

Gaming

July 24, 2026 - 0

Philips Perkenalkan Monitor Gaming 4K QD-OLED 165 Hz

Philips meluncurkan monitor gaming Evnia 32M2N6901A dengan panel 4K QD-OLED…
July 24, 2026 - 0

Acer Predator Atlas 8 Ungkapkan Harga yang Sulit Dijangkau

Acer mengungkap harga Predator Atlas 8 mulai US$1.340 hingga hampir…
July 24, 2026 - 0

Valve Perbarui Wishlist & Gift Steam Menjadi Lebih Pintar

Valve memperbarui Steam dengan Wishlist yang lebih pintar serta sistem…
July 24, 2026 - 0

CEO SK Hynix Beri Peringatan, Krisis Memori Terburuk Diprediksi Terjadi di 2027

CEO SK Hynix memprediksi 2027 menjadi tahun terburuk bagi pasokan…