Direct Release: PerusahaanDapat MenghematInvestasi Teknologi Informasi (TI) Hingga 50% denganCloud Solutions dari ViBiCloud
Tingkatkan keamanan data perusahaan, ViBiCloud Siapkan ExpressRoute menuju data center Microsoft Azure di Singapura
Jakarta, 23 Juni 2015–Menjawab kebutuhan perusahaan akansarana penyimpanan datayang aman, stabil, dan terjangkau, ViBiCloud menghadirkan Cloud Solutions yang dapat menghemat investasi TI perusahaan hingga 50%. Seluruh solusi ViBiCloud yang berbasiskanMicrosoft Hyper-Vdapat membantu perusahaan untukmengkombinasikan infrastruktur on-premises dengan private cloud dan public cloud di data centerViBiCloud maupun Windows Azure milik Microsoft melalui konsep one consistent platform.Kombinasi infrastruktur atau yang sering dikenal sebagaiHybrid Cloudsemakin dilirik perusahaan karena data internal perusahaan dapat tetap disimpan dan dikelola oleh tim internal perusahaan, sementara pengelolaaninfrastruktur dan aplikasidapat dipercayakan kepada ViBiCloud selaku penyedia layanan cloud.
“Dengan Microsoft Hyper-V dan layanan dari kami, perusahaan dapat menggabungkan penyimpanan data di 3 infrastruktur yangberbeda tetapi satuplatform yang sama, sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Hal ini membantu perusahaan untuk mengimplementasikan business continuity plan merekadan menghemat investasi TI hingga 50%,”ujar Co-Founder and Chief Executive Officer, ViBiCloud, Alfonsus Bram.
Penghematan ini dapat terjadi karena virtualisasi Microsoft Hyper-V memungkinkan beberapaserverdari berbagaioperating system untuk beroperasidalam satu physical serversaja. Berkurangnyajumlah physical serveryang dikelola akan menghemat investasi perusahaan dalam membeli dan menggunakan server, listrik,sertaruang penyimpanan. Selain itu,penyimpanan data di public cloud juga meningkatkan efektivitas dan efisiensi tenaga kerja dalam melakukan pemeliharaan serta perbaikanserver karena ViBiCloud dan Microsoft menjamin kestabilan hingga 99,9%.
Lebih lanjut, Alfonsus mengatakan, “Tidak hanya menghemat investasi TI, ViBiCloud saat ini juga sedang mempersiapkan akses langsung secara leased line menuju data center Microsoft Azure di Singapura. Akses ini akan meningkatkan keamanan data yang sangat penting bagi perusahaan, khususnya yang bergerak di bidang finansial dan perbankan, tanpa menambah kerumitan dan mengurangi kestabilan dari layananyang diberikan.”
Berbicara mengenai proses migrasi, Leonardo Irawan, Co-Founder and Chief Technology Architect, ViBiCloud, menjelaskan, “Perusahaan tidak perlu merasa khawatir karena ViBiCloud dan Microsoft memiliki tim yang siap untuk membantu proses migrasi tersebut.Proses migrasi tidaklah sulit karena ketika semua data dan aplikasi beroperasi dalam jaringan yang sama, maka data dan aplikasi dapat dipindahkan melalui konsep live migration. Live migrationtidak memberikan dampakpada pengguna layanan, sehingga perusahaan dapat tetap menjalankan kegiatan usaha seperti biasanya.”
Kemudahan proses migrasi yang ditawarkan oleh ViBiCloud misalnya dapat dirasakan oleh industri perbankan yang memiliki standarisasi TI lebih ketat. Agardata dan aplikasi utamaindustri ini dapat lebih terjaga, ViBiCloud mengintegrasikan server milik perusahaan kedalam servermilik ViBiCloud.Pengintegrasian ini memungkinkan data dan aplikasi utama untuk dapat tetap berjalan di serverperusahaan, tetapi akan berpindah ke serveryang berada di data center lain ketika terjadi permasalahan.
Pieter Lydian Sutiono, Business Group Head, Small Medium Solutions & Partners, Microsoft Indonesia menyatakan, “Kerjasama antara MicrosoftdanViBiCloud dilakukan dengan berdasarkan kepada Microsoft Services Provider License Agreement (SPLA) atau perjanjian lisensi penyedia layanan. Dengan penggunaan Windows Server 2012 R2 dan Panel Azure Pack dalam menyediakan seluruh layanan usahanya, Microsoft punmenunjuk ViBiCloud sebagai Cloud Operating System Network (COSN) pertama di Indonesia.”
COSNadalah kelompok penyedia jaringan yang bekerjasama dengan Microsoft untuk menyediakan hybrid cloud dan solusi Azure kepada para pengguna akhir. Adanya ViBiCloud sebagai bagian dari COSN diharapkan dapat mempercepat adopsi cloud di Indonesia dan membantu pertumbuhanberbagai industri, khususnya finansial dan perbankan, di Indonesia.















