Masalah di Sistem Buat AS Sulit Keluarkan Visa dan Paspor
Amerika Serikat dikabarkan tengah mengalami masalah dengan Consular Consolidated Database, sistem yang digunakan Departemen Luar Negri negara tersebut. Sistem tersebut di antaranya digunakan untuk menyimpan data terkait permohonan visa masuk. Sebagai imbas dari masalah itu, disebutkan bahwa permohonan visa masuk ke Amerika Serikat bisa saja tidak terproses hingga masalah ini teratasi.

Hingga saat ini, belum diketahui apa penyebab dari masalah yang dialami Consular Consolidated Database tersebut. Pihak Departemen Luar Negri Amerika Serikat tidak terlalu mempublikasikan informasi masalah tersebut. Namun, mereka berjanji akan mengatasi masalah tersebut secepatnya sembari mencari solusi jangka pendek untuk beberapa permohonan visa penting yang ada.
Selain berimbas pada permohonan visa, masalah di sistem tersebut juga berpotensi menganggu pencatatan data kependudukan warga Amerika Serikat yang tinggal di luar negri. Selain itu, warga negara Amerika Serikat di luar negri juga akan mendapat kesulitan untuk pengurusan paspor baru. Pihak Departemen Luar Negri Amerika Serikat sendiri belum bisa memastikan kapan masalah ini bisa diatasi.
Sebelumnya, sistem serupa pernah mengalami masalah yang membuatnya tidak bisa digunakan untuk sementara waktu. Hanya saja, pihak Departemen Luar Negri negara tersebut memastikan masalah yang dialami saat ini berbeda dengan masalah tahun 2014 lalu, di mana database Oracle yang digunakan mendapatkan masalah saat proses update. Departemen Luar Negri Amerika Serikat juga memastikan masalah ini tidak terkait dengan ancaman cybercrime.














