Direct Release: Waspada Risiko ‘Super User’ Berubah Menjadi Ancaman Super

Reading time:
July 14, 2015
cyber-malware-attack-threats

Jakarta, 13 Juli 2015 –Dtex Systems, penyedia solusi keamanan global yang memfokuskan diri kepada ancaman dari internal perusahaan (insider threat), memperingatkan adanya potensi celah keamanan dari super user di samping manfaat besarnya dalam mengelola lingkungan TI perusahaan. Super user sangat diperlukan keberadaannya dan merupakan aset besar perusahaan karena keahliannya melakukan trouble shooting serta memastikan operasional berjalan secara berkelanjutan. Tapi di sisi lain, super user yang memiliki akses lengkap ke data perusahaan serta berwewenang untuk mengelola sistem juga harus terus di monitor aktivitasnya agar mencegahnya menjadi ancaman super.

Verizon Data Breach Investigations Report yang diterbitkan pada tahun 2015 menyebutkan bahwa pelanggaran oleh super user termasuk tipe insider threat yang sering terjadi. Kemampuan super user mengakses data perusahaan memberikan peluang untuk membocorkan informasi berharga, mengganggu kelancaran sistem serta aksi merusak lainnya. Bocornya rahasia perusahaan serta terkendalanya operasional dapat merusak citraperusahaan, belum lagi dampaknya kepada pasar karena kepercayaan pelanggan yang menurun.

Cara singkat untuk membatasi risiko dari super user adalah dengan mengurangi jumlahnya dalam satu perusahaan. Cara singkat lainnya adalah dengan mengurangi atau membatasi waktu kewenangan super user. Tetapidari kedua cara ini tidak melakukan pengawasan serta menganalisa perilaku super user.

Walaupun ruang gerak super user telah dibatasi melalui kebijakan yang harus diterapkan, mereka tetap punya cara untuk mendapatkan akses ke informasi penting perusahaan. Karena itu, solusi bagi perusahaan berskalaapapun adalah dengan memiliki proses monitoring dan auditing yang fleksibel dan otomatis sehingga dapat mengawasi serta menganalisa perilaku super user.

Yang pertama perlu dilakukan agar kewenangan super user tidak disalahgunakan adalah dengan mendefinisikan pola kerja serta fokus super user dalam melakukan pekerjaannya. Indikasi tersebut dimasukkan ke dalamsystem pengawasan sehingga jika terjadi penyimpangan, maka secara otomatis memicu peringatan akan adanya kemungkinan pelanggaran kebijakan.

“Dengan menjalankan sistem monitoring berkelanjutan yang dengan segera memberikan peringatan secara real-time kepada manajemen saat perilaku super user berubah drastis, maka perusahaan akan mengetahuipotensi terjadinya pelanggaran keamanan serta pencurian informasi di saat kejadian sedang berlangsung. Artinya perusahaan dapat bereaksi dan bertindak secepatnya sebelum kerusakan lebih serius terjadi,” kata Michael Nugroho, Managing Director PT Dtex Indonesia.

Bocornya informasi rahasia perusahaan dapat mengakibatkan kerusakan serius dan seringkali tidak dapat diperbaiki bagi market advantage, reputasi, dan akhirnya bottom line dari perusahaan. Setiap perusahaan membutuhkan super user, tetapi mereka dapat dengan cepat berubah menjadi ancaman super jika tidak diawasi dengan benar. Walaupun perusahaan memiliki kebijakan dan proses yang tersedia untuk mengurangi atau bahkan mencegah ancaman dari super user, namun tindakan yang benar untuk mencegah penyalahgunaan dari super user adalah dengan menentukan konteks dan maksud dari seorang individu, dan hal tersebut hanya dapat dicapai dengan sistem yang dapat secara konsisten memonitor perilaku pengguna.

Untuk menangkal insider threat, Dtex mengedepankan solusinya SystemSkan. Solusi ini memberikan kemampuan visibilitas bagi perusahaan untuk melihat pola pemakaian TI dari masing-masing pengguna sehinggapotensi ancaman dari internal perusahaan dapat terdeteksi saat terjadi penyimpangan dari pola yang biasa.

Solusi SystemSkan dari Dtex telah membantu banyak perusahaan global, termasuk di antaranya adalah tim formula satu Williams untuk menjaga kerahasiaan dan hak kekayaan intelektual agar inovasi teknologinya terjagadari pesaing.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…
July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Kalau denger laptop dengan nama “Pro”, apa yang ada di…
July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…

Gaming

July 15, 2026 - 0

Asosiasi Retail Inggris Kecam Keputusan PlayStation Tinggalkan Game Fisik

Asosiasi retail game di Inggris mengecam keputusan PlayStation menghentikan game…
July 15, 2026 - 0

Palworld 1.0 Kembali Sukses Besar di Steam

Peluncuran Palworld 1.0 kembali menjadi kisah sukses, dengan berhasil menarik…
July 15, 2026 - 0

GameSir Bangkitkan Nostalgia Xbox Lewat Controller T7 Pro Retro Green

Produsen controller kawakan GameSir merilis T7 Pro Retro Green dengan…
July 15, 2026 - 0

Samsung Perkenalkan OBLYX, Layar OLED Khusus Gaming Laptop

Samsung Display memperkenalkan OBLYX, brand OLED khusus gaming laptop dengan…