Mitos Dalam Memilih RAM (2015)

Reading time:
July 17, 2015
DSC00164s

Memori, atau lebih dikenal dengan istilah RAM (Random Access Memory), merupakan sebuah komponen komputer yang berguna untuk menyimpan data sementara, sebelum data tersebut diproses oleh prosesor. Performa sistem RAM yang lebih kencang tentu akan membuat performa sebuah PC lebih kencang juga. Sejak integrasi kartu grafis merambah masuk ke dalam CPU, selain mempengaruhi performa prosesor, performa memori juga cukup berpengaruh pada kinerja komponen integrated graphics/grafis terintegrasi.

Perkembangan kecepatan memori yang pesat, serta makin canggihnya kontroler memori sejak arsitektur Intel Sandy Bridge tahun 2010 lalu membuat kebutuhan bandwidth antara CPU dengan RAM dengan mudah terpenuhi (tidak seperti masa DDR1 dan DDR2 dulu). Sekarang penggunaan memori dengan spesifikasi rendah sekalipun tidak akan membawa penalti performa yang signifikan pada sebuah sistem. Ini yang sayangnya membuat kebanyakan pengguna makin tidak peduli akan memori yang mereka gunakan. Selama kebutuhan akan kapasitas memori terpenuhi, banyak pengguna yang sudah cukup puas dengan memorinya dan memilih untuk membeli memori murah dengan spesifikasi rendah, lalu menggunakan ekstra dana mereka untuk membeli periferal lainnya(prosesor atau VGA misalnya).

Ketidakpedulian dari pengguna akan memori ini yang akhirnya membuat kami merasa perlu untuk membuat sebuah daftar berisi sebuah pengertian mengenai sistem memori yang kebenarannya diragukan, supaya Anda bisa lebih sedikit lebih memahami komponen yang satu ini, dan bisa membantu Anda menentukan RAM yang tepat untuk PC Anda.

Mari mulai!

Lebih Banyak RAM, Sistem Lebih Kencang?

DSC00267
Tidak semua user akan membutuhkan RAM 64GB!

Tambah Lebih banyak RAM, maka sistem akan lebih responsif dan kencang‘. Pendapat tersebut sangat popular ketika RAM sistem masih ada di kisaran 128 MB – 2GB. Kami masih ingat ketika penambahan RAM dari 32MB ke 64MB SDRAM membuat pengalaman menggunakan OS Windows 98SE kami menjadi lebih responsif dan tidak patah-patah. Sekarang kapasitas memori yang dijual di pasaran ada di 4GB hingga 32GB, atau bahkan 64GB dan 128GB kit, pada kasus ini ukuran yang besar belum tentu memberikan efek performa yang signifikan. Lho, kok begitu?

Menurut pengujian yang kami lakukan hingga artikel ini dirilis, sebagian besar pengguna dengan OS Windows 7/ 8/ 8.1 64-bit akan tercukupi kebutuhannya dengan kapasitas RAM kira-kira 8 GB pada penggunaan umum: browsing, editing foto ringan, encode video, file compression, word processing, gaming, dsb(setidaknya saat artikel ini dirilis). Bahkan ada beberapa pengguna yang berdiskusi dengan kami kalau 4GB sudah memenuhi kebutuhan mereka untuk pekerjaan harian, walau kadang juga merasa terganggu dengan beberapa skenario yang tiba-tiba memakan memori besar, seperti saat browsing membuka puluhan tab dengan browser Google Chrome.

TaskMan Chromes
Sudah berpikir bahwa Anda memiliki RAM Besar? Google Chrome akan dengan senang hati memakan sisa RAM Anda :p

Tentu, kami juga mencatat beberapa skenario dimana penambahan RAM akan menghasilkan performa ekstra, contohnya saat kami mulai me-review RAM dengan ukuran 8 GB di tahun 2011 lalu.  Di sana, kami menjalankan Photoshop CS5 64-bit yang memakan RAM lebih dari 5GB saat beroperasi, dan membandingkan dua buah konfigurasi RAM identik, dengan ukuran 4GB vs 8GB. Berikut hasilnya:

PhotoshopTests. RAMUsageed Vengeance PhotoshopCS5

 

Jadi, apakah rumus ‘Lebih Besar Lebih Baik’ Masih berlaku untuk RAM? Sangat tergantung kebutuhan Anda. Jika Anda hanya melakukan pekerjaan ringan, kami yakin RAM 16GB tidak akan terlalu membantu performa PC Anda.

Masih banyak faktor penentu kecepatan RAM, selain ukurannya 😉

Next!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Bungie Sebabkan Kerugian Besar Untuk Sony Akibat Kegagalan Marathon

Efek kegagalan Marathon akhirnya terungkap berkat laporan finansial terbaru Sony,…
May 8, 2026 - 0

Nintendo Resmi Naikkan Harga Switch 2 dan Nintendo Switch Online

Nintendo resmi mengumumkan kenaikan harga untuk Switch 2, lini Switch…
May 8, 2026 - 0

Sony Belum Tentukan Jadwal Rilis PS6 Akibat Harga RAM

Sony dikabarkan masih belum menentukan jadwal rilis PlayStation 6 karena…
May 8, 2026 - 0

Sony & Bandai Namco Berpartner Guna Kembangkan Tools Generative AI

Sony dan Bandai Namco resmi berkolaborasi di bidang pengembangan Generative…