Peneliti Temukan Cara Bedakan Pesan Ancaman Asli dan Palsu

Reading time:
July 6, 2015

Pesan ancaman di Internet, seperti di media sosial, telah marak terjadi sejak beberapa tahun lalu, baik untuk ancaman keamanan skala kecil hingga skala besar. Satu masalah yang sering menyertai ancaman seperti ini adalah bagaimana seharusnya pihak berwajib mengambil tindakan, apakah harus menyikapi ancaman secara serius atau tidak. Hal itu coba diatasi oleh peneliti dari Israel Institute of Technology yang mencoba membuat aplikasi yang bisa membedakan pesan ancaman asli atau palsu.

social media threat

Eden Saig, peneliti tersebut, mencoba membuat sistem machine learning yang bisa membedakan antara nada ancaman asli atau palsu dari pesan di media sosial. Sistem yang dibuatnya dikonfigurasi sehingga bisa membedakan suatu pesan adalah ancaman atau tidak dari beberapa karakter dalam pesan-pesan tersebut. Satu hal yang menarik, sistem ini disebut bisa mengenali ancaman yang bisa berujung pada tindakan berbahaya, seperti terorisme atau hal-hal lain.

Diharapkan, sistem ini bisa membantu pihak berwajib dalam menentukan apakah suatu pesan ancaman akan ditanggapi secara serius atau tidak. Tentunya, dengan membedakan pesan-pesan seperti itu, sumber daya yang terbuang percuma bisa diminimalisasi.

Selain untuk analisis pesan ancaman, Saig juga menyebutkan bahwa sistem kreasinya ini bisa dijadikan bahan pembelajaran bagi individu dalam membuat pesan di mesia sosial. Individu yang ingin mengetahui apakah pesan yang mereka tulis mengandung tendensi tertentu juga bisa memanfaatkan sistem milik Saig ini. Sayangnya, untuk saat ini Saig baru mengembangkan sistem ini untuk bahasa Ibrani saja.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…