IDF15: Intel SpeedShift, Lebih Hemat dan Responsif

Reading time:
August 25, 2015

OK, Intel memang cukup sukses membuat prosesor-prosesor yang irit daya. Bahkan, pilihan prosesor irit daya untuk laptop sepertinya terkunci pada produk Intel. Akan tetapi, Intel seakan tidak pernah puas. Dalam IDF15 di San Francisco yang baru lalu, Intel kembali menyibak sebagian teknologi Skylake yang terkait dengan penghematan daya dan respons sistem, yakitu Intel Speedshift.

Lebih Banyak yang bisa dikendalikan

Berbeda dengan arsitektur terdahulu, kini Skylake memiliki lebih banyak power domain. Pengendalian sekarang bisa dilakukan di CPU core dan ring, Processor Graphics slice, Processor Graphics logic, dan System Agent. Skylake pun memiliki frekuensi berbeda untuk ring, PG slice dan logic. Power gating pun masuk dalam kategori high granularity dengan pengendalian parsial dan full core gating, sub slice graphics gating, SA, cache, ring, serta package power.

IDF15-speedshift (1)

Singkat kata, Skylake memiliki banyak komponen internal yang dapat dikendalikan konsumsi daya dan performanya secara terpisah. Ini diperlukan agar penghematan daya bisa dilakukan dengan cermat dan peningkatan performa bisa diperoleh tanpa pemborosan yang tidak dibutuhkan.

IDF15-speedshift (2)

Bebas dari Belenggu OS, Menjadi Lebih Responsif

Salah satu hal yang menarik adalah Intel Speedshift ini seakan membebaskan pengendalian konsumsi daya dan performa dari OS. Jadi, pengendalian daya akan dapat dilakukan oleh prosesor tanpa bergantung sepenuhnya pada OS. Tentu saja OS akan melaporkan beban yang akan diberikan ke prosesor, agar prosesor tahu apa yang harus dilakukan. Akan tetapi respons selanjutnya akan dilakukan oleh prosesor.

Apa istimewanya? Ini berarti, secara teoritis response time sistem akan jauh lebih baik. Terutama, pada laptop yang sedang menggunakan daya baterai saja. Teoritis, dalam kondisi power saving, sistem dengan prosesor Skylake akan tampil lebih sigap namun tanpa memboroskan daya berlebihan.

IDF15-speedshift (3)
Ini adalah tabel yang menunjukkan peningkatan yang diperoleh oleh Skylake dengan Intel Speedshift. Perhatikan, pada beberapa workload, seperti WebXPRT’15, peningkatan performa mencapai 20% dengan penghematan daya hingga 15%.

 

Bergantung pada Win10?

Salah satu hal yang unik dari sistem Speedshift ini adalah karena sistem kerjasamanya dengan OS yang unik. Nah, untuk memperoleh keunikan khusus ini, Intel bekerja sama dengan Microsoft untuk mencapainya. Jadi, Speedshift ini bekerja (sementara waktu) dengan sempurna di platform Windows 10. Seharusnya, ini tidak menjadi masalah besar. Karena, para pengguna Skylake mobile sudah hampir pasti menggunakan OS terbaru juga, bukan?

Satu hal yang menarik dari teknologi baru ini adalah harga prosesornya seharusnya tidak berubah. Jika menganalisa dari prosesor-prosesor sebelumnya, Skylake akan hadir dengan teknologi-teknologi terbaru tapi dengan harga sama dengan prosesor pendahulunya. Ini akan “memaksa” laptop dengan prosesor terdahulu untuk turun harga sementara laptop dengan prosesor Skylake menggunakan harga yang sama dengan laptop terdahulu.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 13, 2026 - 0

Sony Beri Dana Kepada Lebih Dari 120 Proyek Game Indie

Dukungan Sony terhadap pengembangan game indie kembali diperlihatkan, dengan dukung…
May 13, 2026 - 0

Kantor Pusat Nintendo Kembali Jadi Target Ancaman Bom

Nintendo kembali menerima ancaman bom di kantor pusat Kyoto, dan…
May 13, 2026 - 0

Katsuhiro Harada Dirikan Studio Game Baru Bersama SNK

Katsuhiro Harada yang dikenal sebagai bapak dari seri Tekken baru…
May 13, 2026 - 0

Rumor: Assassin’s Creed Hexe Diklaim Akan Bawa Kembali Ezio Auditore

Rumor seputar Assassin's Creed Hexe semakin menggila dengan munculnya klaim…