Lenovo Mobile Dilebur dengan Motorola

Akhirnya spekulasi yang banyak beredar pasca Lenovo mengakuisisi Motorola terjawab sudah. Perusahaan asal Tiongkok tersebut akhirnya mengumumkan akan melebur divisi mobilenya dengan Motorola dan akan menyerahkan semua desain dan karyawannya ke perusahaan yang diakuisisinya bulan Oktober 2014 silam.
Hal ini memang menjadi langkah yang tepat mengingat Motorola memang lebih dikenal konsumen sebagai merek terkemuka, mengingat sejarah panjang brand asal Amerika Serikat tersebut. Brand Motorola kenyataannya juga lebih kuat dibanding dengan brand Lenovo.Lenovo sendiri dalam pernyataannya yang dimuat di NDTV Gadgets menyebutkan bahwa presiden Motorola Rick Osterloh akan segera efektif memimpin unit bisnis smartphone global hasil kombinasi Lenovo dan Motorola. Para karyawan Leonovo juga akan bergabung dengan Motorola serta Motorola akan mengambil alih semua inti desain dari smartphone Lenovo generasi baru nanti.

Menanggapi pertanyaan apakah brand ZUK yang belum lama ini diluncurkan Lenovo akan ikut digabung dengan Motorola, juru bicara Lenovo menjelaskan bahwa ZUK akan tetap berdiri sendiri dan akan tetap mempersembahkan brandnya sendiri karena ZUK adalah perusahaan yang terpisah dari grup Lenovo. Meskipun didukung Lenovo namun ZUK yang belum lama merilis smartphone pertamanya yang dijalankan dengan OS Cyanogen akan berkompetisi sendiri dalam ruang online seperti halnya Xiaomi dan Huawei baik di negara Tiongkok maupuninternasional.
Presiden Lenovo Mobile Group Chen Xudong juga menjelaskan dalam sebuah wawancara, bahwa dari mulai struktur organisasi hingga jajaran produk dan brand, Lenovo Mobile akan bersatu dengan Motorola secara bertahap. Struktur organisasinya sendiri akan diumumkan segera.
Lenovo sendiri tidak menjelaskan apa yang akan terjadi dengan brand Lenovo Mobile meski nampaknya mereka tidak akan membuangnya begitu saja. Lenovo sendiri sudah berhasil menjual cukup banyak smartphone khususnya di Tiongkok, meski belum lama ini mengalami kerugian dan harus mem-PHK ribuan karyawannya. Setelah merger ini selesai kabarnya Lenovo akan menawarkan lebih sedikit smartphone meski dengan target pasar yang lebih spesifik.












