Sekolah Dituntut dengan Alasan WiFi Membuat Muridnya Sakit

Reading time:
August 27, 2015
AR-150829606

Akses WiFi gratis di tempat pendidikan seperti sekolah nampaknya sudah bukan menjadi hal yang aneh lagi. Di kala berbagai sekolah atau institusi semakin memajukan pendidikan dengan dukungan perangkat komputer dan WiFi, sekolah yang satu ini malah dituntut oleh orang tua murid karena sinyal WiFi yang dimiliki sekolah tersebut terlalu kuat dan menyebabkan anaknya sakit.

Penuntutan orang tua murid terhadap sekolah tersebut terjadi di Fay School, Southboro, di mana kedua orang tua murid yang dilabel sebagai “Ayah” dan “Ibu” tersebut menuntut bahwa anaknya terkena sindrom Electromagnetic Hypersensitivity, sebuah kondisi di mana seseorang terkena radiasi elektromagnetik. Si anak yang dinamakan “G” berusia 12 tahun ini menderita sakit kepala, mimisan, mual dan beberapa kondisi lainnya ketika tengah duduk di dalam kelas dan mengikuti pelajaran. Dan kejadian ini dimulai ketika sekolah tersebut mulai memasang sistem WiFi pada tahun 2013 lalu.

Orang tua murid tersebut menuntut sekolah melalui jalur hukum agar sekolah Fay tersebut mengalihkan WiFi menjadi akses Ethernet, menurunkan sinyal WiFi di kelas sang anak murid, atau melakukan akomodasi lainnya. Namun pihak sekolah menolak untuk melakukannya. Tuntutan ini juga sekaligus akan mengajukan uang ganti rugi dari sekolah sebesar USD 250.000.

Atas tuntutan ini, diperiksa juga apakah kasus EHS yang dialami oleh si anak memang benar bersumber dari sinyal WiFi yang dipasang di sekolah tersebut. Para ahli hingga saat ini masih belum bisa menemukan bukti bahwa sinyal WiFi tersebut memang yang menyebabkan penyakit yang dialami oleh si anak murid. Dokter ahli yang mendiagnosis si anak tersebut juga mengungkapkannya melalui surat kepada pihak sekolah bahwa sinyal WiFi memiliki efek selular, di mana memang bisa menyebabkan beberapa kompleksitas penyakit walau tidak diketahui apakah memang memiliki efek terhadap semua orang. Namun begitu, anak kecil dan ibu hamil merupakan dua kategori yang lebih mudah terkena EHS dikarenakan berbagai hal, salah satunya karena lapisan otak mereka lebih mudah “menyerap” hal sejenis ini.

Electromagnetic hypersensitivity syndrome (EHS) sendiri memang telah diakui oleh pihak WHO, tetapi tidak begitu dikenal atau bahkan diteliti dengan cermat oleh pihak medis umum. Saat ini, pihak sekolah menolak pergantian rugi atas kasus si anak “G” karena kurangnya bukti yang otentik untuk menuntut sinyal WiFi sekolah memang menyebabkan EHS tersebut, tetapi baik pihak sekolah dan orang tua murid hendak mencari resolusi yang lebih tepat untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…
July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Kalau denger laptop dengan nama “Pro”, apa yang ada di…

Gaming

July 23, 2026 - 0

Dock Nintendo Switch 2 Disulap Jadi Nintendo 64 Lengkap dengan Slot Cartridge

64BitDock menghadirkan dock Nintendo Switch 2 bergaya Nintendo 64, dengan…
July 22, 2026 - 0

FBI Tangkap Pelaku di Balik Game Steam Berisi Malware Pencuri Kripto

FBI menangkap pria asal Florida yang diduga menyebarkan game Steam…
July 22, 2026 - 0

Nintendo Perlihatkan Joy-Con Baru dengan Baterai yang Bisa Diganti Sendiri

Nintendo perlihatkan Joy-Con baru untuk kedua Switch, dengan baterai yang…
July 22, 2026 - 0

Bug di Black Ops Membuat Teman Satu Party Menjadi Tim Lawan

Pemain Call of Duty: Black Ops di PS4 dan PS5…