Cai Lan Gong, Film Pertama Direkam 4K dari Smartphone Samsung

Samsung Electronics secara resmi menjadi sponsor untuk film Cai Lan Gong. Dimana film Cai Lan Gong, akan menjadi film Indonesia pertama yang digarap menggunakan teknologi 4K dari smartphone Galaxy Note 4. Film ini digarap oleh David Purnomo serta produser muda Derryl Imanile.
“Bagi Samsung, inovasi yang kami hadirkan harus benar-benar nyata dalam mendukung produktivitas konsumen. Ketika Derryl memiliki ide untuk membuar film layar lebar dengan Galaxy Note yang memiliki teknologi 4K, kami sangat mendukung dan berharap ini bisa menginspirasi para generasi muda lainnya,” ujar Andre Rompis, Vice President IT & Mobile Bussines SEIN.
Penggarapan film Cai Lan Gong sendiri menghabiskan waktu hingga lebih dari enam bulan. Dengan menggunakan tiga hingga empat perangkat Samsung Galaxy Note 4 dan 5, film ini akhirnya rampung dan segera dirilis bulan Oktober ini.
“Awalnya kami banyak melakukan prepare sebelum mulai syuting, karena ini kali pertama syuting menggunakan kamera smartphone. Tapi hanya di hari pertama dan kedua, karena ternyata prosesnya tak banyak berbeda dengan menggunakan kamera profesional biasa,” ujar David Purnomo.


Lebih lanjut, tim produksi film dari ReXinema menjelaskan mengenai penggarapan film. Tentunya dalam pengambilan gambar agar lebih profesional, perangkat Galaxy Note juga dilengkapi dengan rig tambahan seperti lensa kamera hingga drones. Terbukti, gambar yang ditampilkan pada cuplikan film memperlihatkan bahwa hasil rekaman 4K dari Galaxy Note 4 dan 5 tidak kalah hebat dengan kamera profesional, untuk detail dan kecerahan gambar. Meski ada pula kendala dalam pengambilan gambar, namun juga tak berbeda dari problem yang biasa ditemui menggunakan kamera profesional.


“Tujuan film ini bagi kami juga lebih dari sekedar penyaluran ide kreatif, tapi juga kami harapkan para kreator muda di tanah air bisa terinspirasi membuat film dengan teknologi yang terus berkembang saat ini,” ujar Derryl.
Cai Lan Gong akan tayang premier di tanah air tanggal 22 Oktober 2015 di serentak di 25 bioskop. Film bergenre horror ini menceritakan anak perempuan yang harus menerima ilmu Cai Lan Gong secara turun temurun dari sang kakek, dimana perjalanan menurunkan ilmu tersebut ternyata banyak rintangan yang menimpa.













