Direct Release: Trend Micro Akuisisi HP TippingPoint, Bangun Solusi Pertahanan Keamanan Jaringan yang Kian Kokoh

DALLAS, 26 Oktober 2015 –Trend Micro International (TYO: 4704; TSE: 4704), pemimpin global di kancah software keamanan, mengumumkan penandatanganan perjanjian atas akuisisi terhadap HP TippingPoint, yakni penyedia next-generation intrusion prevention systems (NGIPS) berikut solusi keamanan jaringan terkait yang telah terkemuka di dunia.
Perjanjian senilai kurang lebih US$300 juta tersebut meliputi akuisisi teknologi keamanan, kekayaan intelektual, kepiawaian, berikut basis pelanggan di lingkup enterprise yang loyal dan jumlahnya begitu besar. Akuisisi ini sekaligus menempatkan Trend Micro sebagai penyedia keamanan terkemuka bagi enterprise melalui kehadiran solusi-solusi pertahanan keamanan terhadap ancaman yang begitu dinamis, mencakup wilayah endpoints, network, data center, hingga cloud.
Selain itu, Trend Micro juga berencana untuk mengintegrasikan seluruh kapabilitas yang ada serta kapabilitas hasil dari proses akusisi tersebut untuk membangun sebuah unit bisnis baru, yakni unit bisnis Network Defense yang melayani lebih dari 3500 pelanggan di lingkup enterprise.
Enterprise masa kini yang makin tak berbatas mengalami serentetan ancaman yang kian gencar dan begitu kompleks. Mereka dituntut selalu siap untuk dapat mengatasi, mendeteksi, serta merespon setiap ancaman mutakhir yang mungkin bisa mengelak dari penjagaan keamanan tradisional. Belum lagi maraknya serangan-serangan bertarget maupun ancaman-ancaman keamanan mutakhir yang mampu memotong operasi kendali tradisional tersebut dengan memanfaatkan jaringan internal yang ada untuk mengakses data yang mengandung informasi sensitif bagi perusahaan, komunikasi, maupun sederetan kekayaan intelektual milik perusahaan, hingga paling parah, memperjualbelikan data penting tersebut.
“Guna mengatasi permasalahan tersebut, organisasi IT perusahaan diharapkan dapat menerapkan pertahanan keamanan berlapis terhadap segala macam ancaman yang mampu bekerja dengan mulusnya di seluruh lingkup enterprise dengan cara mengungkapkan setiap ancaman tersebut, baik itu sebelum, sepanjang serangan, maupun setelah serangan-serangan tersebut usai dilancarkan,” tutur Eva Chen, CEO, Trend Micro. “Solusi pertahanan keamanan jaringan generasi masa depan yang kami suguhkan ini dilengkapi dengan sistem pendeteksi pembobosan jaringan milik kami yang terbukti menjadi yang terunggul di industri1 dan disempurnakan lagi dengan kapabilitas-kapabilitas mutakhir yang terdapat pada TippingPoint, seperti pencegahan dan respon terhadap adanya upaya-upaya pembobosan. Paduan tersebut menyempurnakan dan kian memperkokoh lapis proteksi untuk data center dan endpoint2 yang kami suguhkan sekaligus mengukuhkan pengakuan atas kami sebagai pemimpin di industri ini.”
Eva menambahkan pula, “Kami sungguh antusias dengan akuisisi atas teknologi yang dimiliki oleh HP beserta TippingPoint sebelumnya, serta bagaimana teknologi tersebut mampu menghadirkan nilai bagi pelanggan dan membawa kami melaju lebih gesit lagi.”
Penggabungan kemampuan, seperti kemampuan untuk mencegah setiap upaya penerobosan dengan kemampuan pendeteksian dini pembobosan yang jitu merupakan pendekatan strategis multi faset yang diterapkan oleh Trend Micro dalam rangka mengatasi setiap serangan-serangan canggih yang dibidikkan. Apabila sistem telah terlanjur terterobos, maka solusi yang diterapkan oleh Trend Micro tersebut akan dengan sigap mendeteksi, kemudian melakukan mitigasi secara kilat pada setiap sarana eksploitasi yang dilancarkan ke jaringan, sehingga mampu menghindarkan jaringan dari kerusakan-kerusakan lebih lanjut.
Trend Micro dan TippingPoint sendiri telah menjalin kemitraan strategis bersama sejak 2014. Untuk itu, usai kesepakatan tersebut, HP dan Trend Micro berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan mereka yang telah terbangun dengan solid selama ini. Kedua perusahaan tersebut akan membentuk kemitraan strategis bersama TippingPoint melalui wujud kemitraan, seperti re-sale, layanan terkelola, maupun OEM, dalam bentuk solusi kecerdasan keamanan, keamanan aplikasi, serta keamanan data.
“Akuisisi ini kian memperkokoh tampuk kepemimpinanTrend Micro di bidang pertahanan keamanan yang mampu mengantisipasi segala macam ancaman, sekaligus menyempurnakan kepiawaian Trend Micro yang telah diakui secara luas di bidang solusi pendeteksian terhadap upaya ancaman keamanan yang terjadi di endpoint, cloud, serta data center dan kini meluas hingga untuk pendeteksian di lingkup jaringan,” tutur Mike Spanbauer, vice president of research, NSS Labs. “Akuisisi ini membuat Trend Micro melesat jauh memimpin di segmen yang dikuasainya sendirian, menghadirkan solusi pertahanan keamanan yang komprehensif terhadap segala macam ancaman, terutama bagi enterprise yang tengah giat melakukan investasi keamanan untuk pos-pos kritikal di lingkup enterprise mereka.”
TREND MICRO – HP TippingPoint
Di luar dari diakuisisinya seluruh kapabilitas untuk kemanan jaringan, kesepakatan ini juga mencakup seluruh kapabilitas dan kecanggihan TippingPoint’s Digital Vaccine LABS (DVLABS), termasuk dalam menyuguhkan threat insight menyeluruh yang juga menghadirkan threat intelligence secara real-time berkat filter keamanan inovatif yang mampu menganalisis munculnya celah-celah kerentanan dan sarana eksploitasi.
Selain itu, dari kesepakatan tersebut, Trend Micro juga berhak atas Zero Day Initiative yang selama ini diakui paling berhasil dalam mengungkapkan adanya zero-day vulnerabilities dibandingkan dengan seluruh pesaing mereka di industri. Hal ini tentu tak lepas dari dukungan komunitas dan jaringan periset Zero Day Initiative yang luas yang begitu getol dan piawai dalam mengungkapkan munculnya zero-day vulnerabilities. Dari akuisisi ini, diharapkan kolaborasi yang kuat antara Zero Day Initiative yang bergabung bersama dengan pakar-pakar dari Trend Micro Smart Protection Network beserta tim riset ancaman keamanan yang digawangi oleh Trend Micro tentu akan semakin memperkokoh kepemimpinan Trend Micro dalam upaya pendeteksian.
Proses akuisisi ini diharapkan akan rampung di akhir kuartal keempat 2015 ini dan tunduk pada setiap kesepakatan akhir serta segala hal terkait regulasi yang telah ditetapkan.














