Review NAS Western Digital MyCloud DL4100

Reading time:
October 2, 2015

Pengujian Performa

Western Digital MyCloud DL4100 ini juga mendapatkan kesempatan untuk unjuk kebolehan dalam pengujian yang kami lakukan. Untuk pengujian kali ini, kami menggunakan 4 HDD WD Red 6 TB yang disertakan dalam paket penjualannya. Keempat HDD tersebut kami atur dalam konfigurasi RAID 0. Berikut ini testbed yang kami gunakan untuk pengujian kali ini:

  • Motherboard: Intel H67 LGA 1155
  • Prosesor: Intel Core i3 2100 3,1 GHz
  • RAM: Kingston KVR 1600 8 GB DDR3

Kingston-KVR-500x500

  • Storage: Kingston HyperX Fury 240 GB

SSD HyperX Fury

  • Graphics Card: AMD Radeon HD 5550
  • Power Supply: Corsair CX 500
corsair cx500 400px
  • Input Device: Keyboard USB dan Mouse USB
  • Monitor: 18,5 inch LCD
  • Sistem Operasi: Microsoft Windows 7 64 bit

Crystal Disk Mark

CDM Read CDM Write

Performa baca-tulis dari NAS DL4100 ini bisa dikatakan baik berbagai skenario yang ada di benchmark ini. Baik untuk data sequential maupun data terfragmentasi, NAS ini bisa menanganinya dengan baik. Terlihat hasil benchmark yang tinggi di pengujian penulisan maupun pembacaan. Tampaknya prosesor Intel Atom dan RAM DDR3 2 GB yang digunakan oleh NAS ini bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

NAS Performance Toolkit

NASPT

Hasil dari NAS Performance Toolkit menunjukkan bahwa untuk data sequential, NAS ini memang menawarkan performa baca tulis yang tinggi. Sementara untuk data berukuran kecil dalam jumlah banyak, seperti di pengujian Dir. Copy, walaupun tidak terlalu tinggi, hasil yang didapat bisa dikatakan baik. Tidak bisa dikatakan istimewa, tetapi performa dari DL4100 sudah cukup memadai untuk skenario penggunaan umum di perkantoran.

Kesimpulan

 

(+) Pemasangan HDD tanpa tray/bracket yang mendukung penggantian storage secara cepat

(+) LCD Panel untuk informasi status perangkat

(+) Port USB 3.0 di bagian depan

(+) Tombol Direct Copy untuk USB 3.0 di bagian depan

(+) Dual Gigabit Ethernet (failover, link aggregatiobn, dan daisy chaining)

(+) Posisi port di bagian belakang memudahkan pengaturan kabel

(+) HTTP, FTP, dan P2P Download

(+) Fitur ISO Mount

(+) Akses cloud storage melalui MyCloud

(+) Fitur komunikasi dengan UPS yang mendukung gracefull shut down

 

(-) Tidak adanya tray/bracket membuat NAS hanya mendukung HDD 3.5 inch saja

(-) Paket penjualan minimalis

(-) Dashboard kurang memudahkan pengguna

(-) Dukungan aplikasi yang terbatas

(-) Masih ada aplikasi yang harus diinstall secara manual

(-) Respon dashboard yang agak lambat

(-) Dukungan khusus untuk bisnis yang kurang menonjol

WD MyCloud DL4100 - 12

Western Digital memang mengkhususkan NAS ini untuk kalangan bisnis. NAS DL4100 ini juga dilengkapi dengan fitur-fitur penunjang bisnis yang bisa dibilang banyak. Hanya saja, sebagian besar fitur dari NAS ini justru lebih menunjukkan sebuah NAS multifungsi, yang cocok untuk penggunaan di berbagai kebutuhan.

Secara umum, NAS ini memiliki performa yang cukup baik, dengan dukungan aplikasi secukupnya yang masih bisa memperluas fungsi dari NAS ini secara signifikan. Western Digital juga patut diacungi jempol karena menyediakan opsi download yang lengkap, dengan basis HTTP, FTP, dan P2P. Satu hal yang cukup disayangkan adalah Western Digital seharusnya bisa menawarkan lebih banyak aplikasi yang fokus untuk kebutuhan bisnis di NAS ini.

MyCloud DL4100 sendiri hadir dalam berbagai varian. Mulai dari diskless untuk pengguna yang ingin mencari NAS bisnis tanpa HDD, hingga yang dilengkapi dengan 4 buah WD Red dengan total kapasitas 8 TB, 12 TB, 16 TB, hingga 24 TB. Harga dari NAS ini sendiri cukup tinggi, yang seharusnya masih wajar mengingat tujuan dari perangkat ini untuk kebutuhan bisnis.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Bodi Form Factor Clamshell tapi dengan engsel layar yang bisa…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Bodi Acer TravelMate X4 14 AI Form Factor Clamshell atau…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Bodi ASUS Zenbook DUO 2026 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

June 21, 2026 - 0

Co-Founder Ubisoft Meninggal Dalam Kecelakaan Pesawat

Salah satu pendiri Ubisoft, Claude Guillemot, dikabarkan meninggal dunia dalam…
June 21, 2026 - 0

Main Halo di PS5 Wajib Punya Akun Microsoft dan Xbox Gamertag

Halo: Campaign Evolved versi PS5 ternyata tetap mewajibkan pemain memiliki…
June 21, 2026 - 0

Game Indie Meccha Chameleon Tembus Penjualan 5 Juta Copy

Game indie buatan developer tunggal, Meccha Chameleon, berhasil menembus penjualan…
June 20, 2026 - 0

Epic Games Akan Rombak Store Launcher Supaya Lebih Cepat

Epic Games siapkan perombakan besar untuk Epic Games Store, dan…