Hidrogen Mampu Tingkatkan Kemampuan Baterai Li-ion

Author
Irham
Reading time:
November 9, 2015
li ion hydrogen

Penelitian baru dari Lawrence Livermore National Laboratory telah menemukan bahwa material hidrogen, bisa mengoptimalkan kemampuan baterai. Hidrogen diklaim mampu meningkatkan kapasitas maupun konduktivitas dari baterai Lithium ion.

“Kami menemukan tingkat kapasitas meningkat secara drastis di elektroda nanofoam graphene setelah melakukan treatment hidrogen,” ujar ilmuwan LLNL Brandon Wood.

Bahan graphene adalah bahan produktif yang digunakan dalam berbagai produk komersial, termasuk banyak jenis perangkat penyimpanan energi seperti baterai li-ion.Sementara atom hidrogen adalah sisa produksi graphene, setelah diteliti bahwa graphene tanpa kontaminasi hidrogen justru mengurangi konduktivitas dan justru lebih banyak memiliki isolator. Tim LLNL pun mencari cara agar hidrogen tetap menyatu dengan graphene saat diproduksi, sehingga dapat meningkatkan kualitas penyimpanan pada baterai.

Atom hidrogen adalah sisa produksi graphene, namun perannya dalam aplikasi penyimpanan listrik tidak dipahami semua yang baik. Adsorben hidrogen diketahui mempengaruhi struktur graphene dan itu juga diketahui bahwa graphene yang tanpa kontaminan hidrogen tidak konduktif dan benar-benar bekerja sebagai isolator, bertentangan dengan persyaratan baterai. Tujuan di LLNL telah mencari cara hidrogen berinteraksi dengan graphene selama produksi dan bagaimana hal itu dapat dimanipulasi untuk meningkatkan kualitas graphene untuk media penyimpanan.

Eksperimen yang dilakukan tim ilmuan menempatkan graphene dan hidrogen pada suhu rendah. Hasil eksploitasi graphene dan hidrogen ini, meningkatkan transportasi daya dari baterai serta karakteristik penyerapan tenaga. Peneliti terus melanjutkan eksperimen, besar kemungkinan metode ini akan digunakan pada produksi baterai di waktu mendatang, sehingga bisa menciptakan baterai dengan kapasitas lebih besar dengan skala yang kecil. Tentunya soal keamanan penggunaan juga jadi hal penting yang harus diteliti lebih lanjut

Via: gizmag

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 15, 2026 - 0

Xbox Dikabarkan Pertimbangkan Kembali Miliki Game Eksklusif

Meskipun saat ini adopsi strategi multiplatform rilis, Xbox dikabarkan tengah…
April 15, 2026 - 0

Bloober Team Kembangkan 7 Game Horor Sekaligus

Bloober Team resmi beralih ke sistem multi-proyek di dalam studionya,…
April 15, 2026 - 0

Tim Wuchang: Fallen Feathers Dikabarkan Bubar

Tim pengembang Wuchang: Fallen Feathers bubar setelah sang game director…
April 15, 2026 - 0

Film Animasi Bloodborne Dibuat Oleh YouTuber Ikonik Jacksepticeye

Selain akan adanya film live action, Bloodborne ternyata dikabarkan akan…