Review: Gigabyte Z170N-Gaming 5

Reading time:
December 28, 2015

Gigabyte Z170N-Gaming 5

Meskipun hadir dengan form factor Mini-ITX yang menyebabkan banyak keterbatasan, Gigabyte Z170N-Gaming 5 mampu menunjukan diri sebagai motherboard yang dapat diperhitungkan oleh para gamer yang ingin memiliki PC desktop gaming berbasis Skylake berukuran mini. Memang Anda hanya memiliki satu slot PCI Express x16 dan tak akan pernah bisa menggunakan konfigurasi multi graphic. Tapi yang perlu diingat adalah hingga saat ini konfigurasi multi graphic masih belum bisa mengeluarkan performa seperti yang diharapkan. Jika Anda ingin menggunakan SSD PCI-e ada alternativ menggunakan SSD PCI-e berantarmuka m.2 yang tak kalah cepat.

Sudah tersematnya konektifitas Wi-Fi dan Bluetooth tak akan membuat Anda pusing dengan minimnya ketersediaan port USB di port IO bagian belakang. Minimnya port output video untuk Intel HD Graphic  rasanya juga tak akan menjadi masalah besar selama port HDMI sudah ada, mengingat port HDMI sudah dapat dijumpai  hampir di seluruh monitor di pasaran. Hanya saja hal yang paling mengganggu adalah saat pemasangan header-header internal saat Anda menggunakan CPU heatsink pihak ketiga yang besar, apalagi jika tangan Anda memiliki tangan yang besar.

 

Gigabyte_Z170N_Gaming5_PIC_1

Performa Gigabyte Z170N-Gaming 5

Setelah kami beberapa hari kemarin mencicipi motherboard ini, kami bisa katakan tak ada hambatan yang kami temukan selama pengujian. Secara default telah mampu menangani prosesor Intel Core i7-6700K dengan baik. Bahkan RAM Kingston Hyper X Fury berkecepatan 2666 MHz dapat berjalan sesuai dengan spesifikasi yang diusungnya. Alhasil semua test pengujian dapat dilibas tanpa masalah dan memberikan performa yang memuaskan. Sebagai motherboard dengan chipset Intel Z170, pastilah motherboard ini menawarkan opsi tuning hardware/overclock yang lengkap pada BIOS UEFI-nya. Tak hanya itu, BIOS yang terdapat di motherboard ini juga menyediakan preset-preset yang menyuguhkan peningkatan performa sistem seperti preset yang kami gunakan saat pengujian, yaitu Upgrade CPU. Terdapat lima tingkatan pada preset ini, yaitu 20, 40, 60, 80 hingga 100%. Sayangnya, preset ini hanya meningkatkan kecepatan clock CPU saja, tidak dengan kecepatan clock memori, karena kecepatan memori kami yang secara default berjalan di kecepatan 2666 MHz hanya berjalan 2133 MHz yang merupakan kecepatan dasar dari memori DDR 4 di platform Skylake. Mungkin hal tersebut yang menyebabkan beberapa hasil pengujian dengan mode Upgrade CPU 100% tak berbeda dari mode normalnya. Tapi secara keseluruhan motherboard ini pantas Anda lirik oleh Anda yang ingin memiliki platform Skylake bertenaga dalam bentuk ringkas meski Anda harus siap merogoh dalam-dalam saku Anda untuk memiliki motherboard yang memiliki fitur-fitur premium ini.

 

Kelebihan:

  1. Kelengkapan paket penjualan cukup melimpah
  2. Desain board yang menarik
  3. UEFI BIOS sangat ramah dengan pengguna
  4. Fitur gaming lengkap
  5. Performa memuaskan
  6. Form factor kecil.
  7. Tawaran garansi panjang

Kekurangan:

  1. Port IO di panel belakang seharusnya bisa lebih banyak dan beragam.
  2. Tak bis menggunakan konfigurasi multi graphic.
  3. Harga tergolong tinggi.

 

  • Produsen: Gigabyte
  • Distributor: PT. Nusantara Jaya Teknologi (NJT)
  • Garansi: 3 Tahun
  • Website: www.gigabyte.co.id
  • Harga: Rp.3.390.000,- (harga online per 28 Desember 2015)
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Bodi ADVAN Workplus AI Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik…

Gaming

April 28, 2026 - 0

Sega Luncurkan SEGA Universe Guna Bangkitkan Game Klasiknya

Sega resmi meluncurkan program SEGA Universe, strategi baru untuk menghidupkan…
April 28, 2026 - 0

Final Fantasy XIV Berikan Tanggal Rilis Resmi di Switch 2

Square Enix secara resmi tentukan tanggal rilis untuk Final Fantasy…
April 28, 2026 - 0

CEO Xbox Jelaskan Rencana Membuat Console Itu Jadi Platform Terbuka

CEO Xbox Asha Sharma menjelaskan visinya jadikan Xbox sebagai platform…
April 28, 2026 - 0

Atari Akuisisi Implicit Conversion Demi Perkuat Preservasi Game Klasik

Atari resmi mengakuisisi Implicit Conversion, studio spesialis emulasi yang dikenal…