Dukung Tren IoT di Indonesia, Schneider Electric Tawarkan Solusi Lengkap Data Center

Reading time:
February 23, 2016

Schneider Electric merupakan salah satu perusahaan global yang cukup dikenal dalam menyediakan produk kelistrikan di Tanah Air. Seiring maraknya tren data center di tahun 2016 ini, Schneider secara resmi memperkenalkan solusi terbaru untuk menjawab kebutuhan data center di masa sekarang ini. Solusi baru tersebut terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan data center yang semakin dinamis seiring pertumbuhan Internet of Things (IoT) yang semakin pesat. IoT pun diprediksi akan terus berlanjut di tahun ini seiring semakin meningkatnya jumlah perangkat yang terhubung dengan Internet.

Selain smartphone dan PC, berdasarkan data yang diperoleh Schneider, pada tahun 2020 akan ada lebih dari 26 miliar perangkat yang saling terhubung, termasuk wearable technology, peralatan elektronik dan banyak lagi. Hal ini akan sangat mempengaruhi pasar data center, karena penerapan IoT akan menghasilkan sejumlah besar data yang perlu diproses dan dianalisis secara real time. Untuk itu perusahaan membutuhkan solusi agar tetap mampu mengikuti perubahan tersebut.

Astri R Dharmawan - Business Vice President Schneider Electric IT Indonesia-Malaysia-Brunei

Yana Haikal selaku Enteprise Sales Director APC by Schneider Electric menjabarkan bahwa, saat ini perusahaan mulai melirik solusi data center prefabrikasi modular yang dapat menghemat waktu yang dibutuhkan secara sangat signifikan untuk membangun suatu data center. Sistem ini juga jauh lebih baik dan dapat diandalkan karena dirakit dan diuji di pabrik – dalam kondisi yang sangat terkendali – dibandingkan merakit komponen di lapangan.

Schneider Electric menawarkan solusi lengkap untuk kebutuhan Micro DC seperti SmartBunker SX untuk ruang IT tradisional, SmartBunker CX yang teroptimasi untuk lingkungan perkantoran, SmartBunker FX yang kokoh hingga SmartShelter yang meenggunakan multi-rack dan memiliki ketangguhan di berbagai kondisi. Melalui rangkaian solusi ini, Schneider Electric menawarkan pemasangan data center yang jauh lebih mudah serta efisien dari sisi biaya dan waktu pemasangan, namun tetap aman dan terstandar.

“Dari ketiganya, tren Micro Data Center atau Micro DC saat ini lebih dilirik oleh berbagai industri karena cepat untuk siap beroperasi, mudah dikelola, aman, terstandar dan hemat biaya. Micro DC juga memiliki fitur pemrosesan dan penyimpanan yang berkapasitas signifikan serta cepat untuk dioperasikan di tengah berbagai kondisi lingkungan. Terlebih lagi, untuk menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis yang sangat dinamis dan demanding, Micro DC sangat cocok untuk beragam aplikasi yang membutuhkan latency rendah dan bandwidth tinggi.” begitu Yana dari Schneider Electric berkomentar.

Schneider juga  mengumumkan kehadiran DCIM yang memungkinkan pelanggan untuk melakukan monitoring perangkat di dalam data center. Schneider Electric menggunakan sistem StruxureWare menggabungkan berbagai aplikasi software yang sekarang menjadi pemimpin pasar sehingga mempermudah konvergensi sistem. Solusi ini menghasilkan informasi yang langsung dapat ditindaklanjuti denagn cepat baik melalui staff  maupun tim IT dan tim pemeliharaan fasilitas untuk memastikan data center terus beroperasi dengan siaga dan efisien. StruxureWare  juga akan sudah memenangkan berbagai penghargaan berkelas untuk kontribusinya di data centre dunia

Foto Bersama

“Melalui berbagai solusi inovatif data center yang kami tawarkan, kami akan terus berkomitmen untuk membantu meningkatkan daya saing pelanggan kami di tengah pertumbuhan IoT, khususnya dalam berdaptasi dengan perubahan teknologi yang sangat dinamis. Semoga acara hari ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan data center yang fleksibel, dapat diandalkan, namun sangat efisien dari segi biaya dan pengoperasian,” tutup Astri.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…
October 29, 2026 - 0

Sony Hadiahkan US$50 Ribu Untuk Hacker Penemu Komponen Jailbreak

Sony membayar hadiah US$50.000 untuk hacker yang melaporkan celah keamanan…
October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…