Trend Micro Security Solusi Antisipasi Ancaman Masa Depan

Reading time:
March 25, 2016

Trend Micro selaku perusahaan ternama sebagai penyedia software solusi keamanan global memberikan laporan security yang mengancam di tahun 2015 lalu. Dalam laporannya, Trend Micro memaparkan data dan fakta bagaimana di tahun 2015 lalu sarat dengan berbagai serangan yang menargetkan data disepanjang kuartal. Mulai dari kasus Ransomware yang terjadi pada banyak perusahaan terkemuka hingga munculnya Cybercrime World Undergrounds yang ada di DeepWeb.

Jumlah
Grafik daftar serangan Cyber Attack sepanjang tahun 2015 (Source : Trend Micro)

 

Semua ancaman ini sebelumnya memang lebih dulu sudah diprediksi oleh Trend Micro. Faktor keamanan yang diakibatkan oleh aktivitas Cyber yang meningkat di seluruh dunia menjadi sarana para tangan jahil untuk meretas keamanan pada celah-celah jaringan web yang kita ketahui semakin hari semakin menjamur. Seperti diketahui sebelumnya, dunia sudah disuguhi dengan berbagai peristiwa pembobolan data dari perusahaan –perusahaan besar seperti Sony, Perusahaan asuransi kesehatan seperti Blue Cross dan Blue Shield, badan pemerintahan Amerika Serikat sampai juga pada perangkat mainan yang berbasis learning dari Vtech. Dari berbagai perusahaan dan instutusi tersebut dilaporkan sekitar 120 juta informasi atau data penting dilaporkan hilang karena diretas.

Diketahui juga, Trend Micro mencium suatu ancaman baru yang bisa disebut sebagai penerus dari Ransomware yang telah diketahui telah banyak berhasil memperdaya keamanan lewat celah-celah umum yang tergolong sederhana seperti email dan transaksi perbankan. Ancaman ini disebut sebagai Crypto RansomWare. Sesuai dengan namanya, Crypto RansomWare bekerja lebih canggih dari Ransomware yang kita kenal, karena ancaman ini menggunakan security yang jauh lebih canggih di enkripsi yang tentunya sulit sekali dipecahkan, sehingga si korban biasanya tidak mempunyai pilihan selain membayar uang yang diminta peretas demi data penting mereka dapat kembali.

 

kagawa
Andreas Ananto Kagawa yang mewakili Trend Micro Indonesia menjelaskan tentang pola kerja Cyber Attack

 

Nilai ekonomis dari data yang dicuri memang tergolong sangat besar. Para kriminal dan peretas ternyata diketahui mempunyai system ekonomi bawah tanah yang tersusun rapi dan terkonstruksi. Komoditas mereka di antaranya adalah pasokan barang hasil kejahatan dan peretasan, juga pelayanan yang dibutuhkan para kriminal melalui jasa menjadikan mereka sebuah organisasi rapi dan mempunyai struktur juga pola serangan yang semakin canggih dan matang setiap tahunnya. Tak heran karena masifnya cara kerja mereka yang tak terlihat di web underground membuat harga di pasaran sendiri anjlok. Informasi data ini termasuk komoditas informasi kartu kredit, dan hasil retasan data lainnya yang dibutuhkan oleh pihak tertentu. Turun naiknya pasaran data di Deep web ini ternyata justru meningkatkan kegiatan para peretas ini untuk semakin giat mencari cara cara baru memperdaya korbannya

 

Threat
Total serangan Cyber yang berhasil di block oleh Trend Micro

 

Untuk menanggulangi serangan gencar dan canggih ini Trend Micro tetap memberikan solusi menyeluruh dan melindungi dari serangan dalam pola yang beragam dengan menggunakan teknologi  Sandbox with Script Analyzer  yang mampu menganalisa melalaui behavior  atau pola kerja didalam system, Ini juga dilakukan Trend Micro tanpa harus medapatkan patch atau update yang biasa dilakukan sebuah software keamanan pada umumnya, Trend Micro Security, Smart protection Suites diklaim akan berada diperlindungan terdepan data keamanan sebelum tangan jahil masuk, Cara kerja Trend Micro Security yang pintar dan unik memanfaatkan teknologi analisis canggih ini tentu akan sangat membantu banyak pihak akan keselamatan data mereka dari ancaman yang semakin mengkawatirkan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…
December 31, 2025 - 0

Saran Belanja Laptop Gaming ASUS Keluaran 2025: Ada ROG, TUF dan ASUS Gaming!

Kali ini Kita akan bahas bareng-bareng tentang lini produk Laptop…

Gaming

January 30, 2026 - 0

Divisi Meta VR Alami Kerugian Miliaran Dolar di 2025

Kerugian yang luar biasa besar kembali dialami oleh divisi Meta…
January 30, 2026 - 0

Xbox Kembali Alami Kerugian di Awal 2026

Memasuki tahun 2026, Xbox dilaporkan kembali alami penurunan keuntungan baik…
January 30, 2026 - 0

Wakil Presiden Amazon Games Tinggalkan Perusahaan Setelah 8 Tahun Berkarya

Kondisi Amazon Games tampak semakin memburuk, dengan perginya wakil presiden…
January 30, 2026 - 0

Dispatch Versi Nintendo Switch 2 Akan Disensor

Demi menjaga integritas console, Nintendo dan AdHoc Studio sepakat untuk…