Computex 2016 Booth Raid: ECS

Reading time:
June 20, 2016
Computex 2016 - ECS Booth 01

Elitegroup Computer Systems alias ECS kembali menginjakkan kakinya di ajang pameran IT paling besar nomor dua di dunia, Computex 2016. Selain menampilkan sejumlah produk motherboard terbaru, ECS juga menampilkan varian terbaru lini produk mini-PC desktop mereka, LIVA Series. Berikut hasil kunjungan kami di area pameran mereka di kawasan TWTC Nangang.

Computex 2016 - ECS Booth 02

Pada Computex 2016, ECS menampilkan motherboard terbaru mereka yang berbasiskan chipset Z170 dan ditujukan untuk prosesor Intel soket LGA1151 berbasiskan arsitektur CPU Skylake, Z170 Lightsaber. Motherboard ini dilengkapi komponen VRM dengan desain 14-phase power. Komponen VRM dilengkapi heatsink pasif lengkap dengan heatpipe, untuk memastikan temperatur komponen tetap terjaga pada batas normal, terlebih saat bekerja keras.

ECS Z170 Lightsaber dilengkapi empat slot memori/RAM dengan dukungan kapasitas hingga 64 GB dan kecepatan hingga 3200 MHz. Untuk slot ekspansi tersedia tiga buah slot PCIe 3.0 x16 dan empat slot PCIe 3.0 x1. Motherboard ini mendukung konfigurasi multi-graphics card AMD Crossfire. Untuk konektivitas storage, motherboard ini menyediakan delapan port SATA III 6 Gbps dan satu slot M.2. Motherboard ini juga menyediakan dua port USB 3.1 Gen 2 dengan kecepatan 10 Gbps pada sisi panel belakang. Terdapat pula sejumlah onboard button dan juga Debug LED.

Computex 2016 - ECS LIGHTSABER Illumination

Inilah alasan mengapa motherboard ini mengusung nama Lightsaber. LED-trace pada PCB motherboard dapat memancarkan cahaya dan dapat dipilih warna apa yang ditampilkan, sesuai dengan selera pemakai.

Computex 2016 - ECS Booth 03A

ECS H110H4-S merupakan varian produk motherboard terbaru dengan form factor mini-STX dengan ukuran 5 x 5 inci. Motherboard ini menggunakan chipset H110 dan ditujukan untuk prosesor Intel soket LGA1151 berbasiskan arsitektur CPU Skylake. Motherboard ini menyediakan dua slot memori/RAM tipe SO-DIMM dengan dukungan DDR4 kecepatan 2400 MHz. Terdapat dua slot M.2 dimana satu digunakan untuk modul wireless dan satu untuk storage SSD. Tersedia empat port USB 3.0 untuk transfer data dengan kecepatan hingga 5 Gbps.

Computex 2016 - ECS Booth 03B

Kolaborasi ECS dan Silverstone dalam menghadirkan produk mini PC LIVA berbasiskan motherboard mini-STX.

Computex 2016 - ECS Booth 04

ECS memang semakin serius bermain di pasar mini PC desktop dimana hal ini terlihat dari semakin banyaknya varian produk LIVA Series mereka. Produk di atas adalah ECS LIVA One. Mini PC desktop tersebut berbasiskan motherboard H110 dan mendukung penggunaan prosesor Intel soket LGA1151 berbasiskan arsitektur CPU Skylake dengan nilai TDP maksimal sebesar 35 Watt. ECS LIVA One tersedia dalam pilihan DDR3L atau DDR4 tipe SO-DIMM dengan jumlah slot sebanyak dua buah. Untuk storage, ECS LIVA One datang dengan SSD Intel dengan pilihan kapasitas 80 GB atau 120 GB dan tersedia port SATA tambahan untuk storage 2,5 inci. Mini PC desktop ini juga hadir dengan satu port USB 3.1 Gen 2 Type-C dan empat port USB 3.1 Gen 1.

Computex 2016 - ECS Booth 05

ECS LIVA One vPro merupakan varian dari LIVA One yang menggunakan motherboard dengan chipset Q170. Seperti LIVA One, mini PC desktop ini mendukung penggunaan prosesor Intel soket LGA1151 berbasiskan arsitektur CPU Skylake dengan nilai TDP maksimal sebesar 35 Watt. Memori yang digunakan adalah tipe SO-DIMM DDR4. Untuk storage, ECS LIVA One vPro datang dengan SSD Intel dengan pilihan kapasitas 80 GB atau 120 GB dan tersedia port SATA tambahan untuk storage 2,5 inci. Mini PC desktop ini juga hadir dengan enam port USB 3.1 Gen 1. Menariknya pada ECS LIVA One vPro dapat ditambahkan modul tambahan seperti optical drive.

Computex 2016 - ECS Booth 06

Varian terbaru lain dari LIVA Series yaitu ECS LIVA Z. Salah satu keunikan mini PC desktop ini adalah ia hadir dengan dua tipe casing. Satu casing memungkinkan ECS LIVA Z tampil dengan ukuran bodi begitu ringkas. Sementara casing lainnya memungkinkan ECS LIVA Z memiliki fungsi lebih lengkap seperti tambahan modul wireless, storage, dan lainnya. Tentu saja casing dengan fungsi lebih lengkap memiliki ukuran bodi lebih besar. ECS LIVA Z ditenagai prosesor hemat daya terbaru dari Intel dan hadir dengan varian Pentium dan Celeron. Memori yang digunakan adalah tipe SO-DIMM DDR3L dengan jumlah dua slot. Sementara itu untuk storage tersedia pilihan tipe eMMC 32/64 GB atau SSD M.2. Terlihat pada sisi depan dapat ditemukan tombol power on/off, tiga port USB 3.1 Gen 1, satu port USB 3.1 Gen 1 dengan konektor Type-C, dan headphone jack.

Computex 2016 - ECS Booth 07

Sementara itu pada sisi belakang dapat ditemukan mini Display Port, HDMI, dua port LAN, dan DC-IN.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…
December 31, 2025 - 0

Saran Belanja Laptop Gaming ASUS Keluaran 2025: Ada ROG, TUF dan ASUS Gaming!

Kali ini Kita akan bahas bareng-bareng tentang lini produk Laptop…

Gaming

January 30, 2026 - 0

Divisi Meta VR Alami Kerugian Miliaran Dolar di 2025

Kerugian yang luar biasa besar kembali dialami oleh divisi Meta…
January 30, 2026 - 0

Xbox Kembali Alami Kerugian di Awal 2026

Memasuki tahun 2026, Xbox dilaporkan kembali alami penurunan keuntungan baik…
January 30, 2026 - 0

Wakil Presiden Amazon Games Tinggalkan Perusahaan Setelah 8 Tahun Berkarya

Kondisi Amazon Games tampak semakin memburuk, dengan perginya wakil presiden…
January 30, 2026 - 0

Dispatch Versi Nintendo Switch 2 Akan Disensor

Demi menjaga integritas console, Nintendo dan AdHoc Studio sepakat untuk…