Microsoft Cloud Computing Bantu UKM dan Technopreneur Lebih Sukses

Reading time:
June 17, 2016

Teknologi cloud computing yang cukup sering diperbincangkan telah mengubah kebiasaan dan prilaku bisnis saat ini. Cara sederhana untuk memperjelas tentang cloud computing adalah memanfaatkan teknologi cloud sebagai cara evolusi baru dari teknologi TI yang dapat memberikan layanan dari lokasi yang jauh tanpa bantuan fitur seperti server besar yang umumnya dipakai. Selain mengadopsi konsep yang fleksibel dan cost biaya yang dikeluarkan sangat rendah, dengan teknologi ini banyak pengguna atau perusahaan dapat menikmati banyak kemudahan akan akses cepat dimana saja dan kapan saja.

Azure

Selain banyak keuntungan yang disebutkan diatas perusahaan atau technopreneur yang mengadopsi cloud computing juga berpotensi menghasilkan profit 1,6x lebih besar disbanding cara cara tradisional yang sebelumnya dipakai. Karena banyak keuntungan inilah tak heran banyak perusahaan dan UKM  tertarik mengadopsi Cloud Computing dan meninggalkan server in house yang digunakan. Menurut badan survey IDC kedepannya nanti akan banyak pebisnis dan konsumen memanfaatkan teknologi ini dan mereka akan memilih provider yang mampu mengakomodir kebutuhan solusi End To End yang melibatkan perangkat hingga infrastruktur

Pemerintah Indonesia menargetkan untuk memiliki 1.000 technopreneur pada tahun 2020. Microsoft Indonesia menilai pentingnya komputasi awan untuk mendukung tercapainya target tersebut, karena komputasi awan dapat membantu technopreneur dalam menjalankan bisnis secara aman, produktif dan efisien. Keberhasilan technopreneur dalam menjalankan bisnisnya akan memotivasi dan mendorong pertumbuhan technopreneur di Indonesia.

Mayoritas technopreneur di Indonesia mengawali bisnis dengan membangun startup, yang termasuk dalam kelompok usaha kecil dan menengah (UKM). Mereka harus menghadapi tantangan dari segi modal, biaya operasional, ruang kantor, dan pada saat bersamaan harus memikirkan cara bersaing di lanskap bisnis yang semakin kompetitif di era digital saat ini. Dengan memakai komputasi awan, para technopreneur tidak perlu memiliki ruang kantor yang besar karena pekerjaan bisa dilakukan secara mobile, tidak memerlukan ruang server serta hanya membayar atas teknologi yang mereka gunakan saja.

Trend

Beberapa hari yang lalu bertempat dikantor Microsoft Indonesia Tony Seno Hartono, National Technology Officer, Microsoft Indonesia, dalam diskusi dengan sejumlah wartawan menjelaskan, “Cloud Computing dapat memberikan efisiensi biaya umumnya sekitar 20-50% dibanding nonCloud Computing . Misalnya dengan Microsoft Azure, technopreneur dapat menggunakan layanan pay-as-you-go, dimana mereka hanya perlu membayar apa yang mereka gunakan. Azure juga memiliki sistem penagihan per menit sehingga memungkinkan kapasitas infrastruktur seperti komputasi, storage, dan bandwidth untuk disesuaikan sesuai dengan kebutuhan bisnis.”

Sejak awal berdiri pada 2014 salah satu Start Up di indonesia yaitu Kelase yang mengembangkan platform e-learning dan kolaborasi bagi lembaga pendidikan serta komunitas., para developer Kelase yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia berkolaborasi dalam pemrograman dan kurasi konten edukasi untuk mengembangkan platform Kelase menggunakan komputasi awan atau cloud computing. Menurut Chief Operating Officer Kelase, Winastwan Gora, komputasi awan sangat membantu Kelase menjalankan program-program serta aktivitas kerja. “Di Kelase, kami memakai Cloud Computing untuk berbagi timeline kerja, job desk, project management, mengelola file dan kode program, mengumpulkan survei,menganalisa data, serta melakukan meeting jarak jauh. Berkat Cloud Computing produktivitas kerja kami meningkat. Selain itu, Cloud Computing juga kami manfaatkan untuk mendukung sekolah dan komunitas untuk dapat belajar secara online dan mengakses digital library, konten pendidikan digital berupa buku elektronik, video edukasi dan beberapa fitur lain yang kami tawarkan.”

Palt

Saat Ini Microsoft adalah salah satu pengembang operator cloud computing terbesar didunia yang melibatkan lebih dari 32 Azure region yang tersebar di benua Amerika Asia dan Eropa yang diperkirakan sebagian besar aktif dan terus berkembang pesat. Kesuksesan dan Keandalan Cloud Computing besutan Microsoft ini tak lepas dari fitur Azure Fabric Controller yang menghadirkan management Web Client, resource memory dan juga load balancing Sehingga layanan kepada pelanggan dan pengguna tidak akan mengalami gangguan crash selama digunakan. Di Indonesia sendiri Microsoft tengah serius berupaya dapat menyumbangkan teknologi mereka hingga kebagian pelosok daerah, dimana konektifitas Internet yang cepat masih susah didapatkan. Tony Seno Hartono sendiri menambahkan, “Kami tengah mengembangkan teknologi gelombang frekuensi TV yang biasa digunakan dapat mengadopsi konektifitas Internet, sehingga kendala konektifitas akan mudah dipecahkan, kami masih terus menggarap teknologi ini dan secepatnya dapat di implemantasikan untuk kebutuhan rakyat Indonesia “

 

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Bungie Sebabkan Kerugian Besar Untuk Sony Akibat Kegagalan Marathon

Efek kegagalan Marathon akhirnya terungkap berkat laporan finansial terbaru Sony,…
May 8, 2026 - 0

Nintendo Resmi Naikkan Harga Switch 2 dan Nintendo Switch Online

Nintendo resmi mengumumkan kenaikan harga untuk Switch 2, lini Switch…
May 8, 2026 - 0

Sony Belum Tentukan Jadwal Rilis PS6 Akibat Harga RAM

Sony dikabarkan masih belum menentukan jadwal rilis PlayStation 6 karena…
May 8, 2026 - 0

Sony & Bandai Namco Berpartner Guna Kembangkan Tools Generative AI

Sony dan Bandai Namco resmi berkolaborasi di bidang pengembangan Generative…