Hands-On Review Monitor: ASUS ROG SWIFT PG348Q

Reading time:
July 20, 2016

Kesimpulan

ASUS ROG SWIFT PG348Q sukses memberikan pengalaman luar biasa kepada kami selama sesi penggunaan. Dengan aspect ratio 21:9, monitor LCD lengkung tersebut tidak hanya memberikan ruang gerak lebih lega saat berada di lingkungan sistem operasi tetapi juga memberikan sudut pandang lebih luas saat bermain game. Pengguna dapat lebih leluasa membuka beberapa buah window sehingga membuat produktivitas di lingkungan sistem operasi menjadi lebih baik. Sedangkan saat bermain game, pengguna dapat melihat objek lebih banyak dalam sekali pandang berkat sudut pandang lebih luas. Bentuk lengkung pada monitor LCD ini juga membuat mata lebih nyaman karena jarak pandang antara mata dan layar akan selalu tetap dari sudut kiri hingga sudut kanan.

ASUS ROG Swift PG348Q Monitor & Box

Penggunaan panel IPS resolusi tinggi yang dipadukan refresh rate 100 Hz memang membuat mata kami langsung jatuh hati pada pandangan pertama dengan monitor LCD ini. Kualitas reproduksi warna monitor LCD ini pun patut diacungi jempol sehingga membuat mata kami tidak lelah untuk terus memandanginya. Sementara itu fitur NVIDIA G-SYNC membuat pengalaman bermain game menjadi lebih sempurna dengan hilangnya gejala image tearingstuttering, dan input lag. Tingkat refresh rate 100 Hz juga membuat game mampu berlari hingga 100 fps walaupun fitur VSync dan G-Sync dalam keadaan aktif. Gunakan graphics card high end sekelas GTX 1080, GTX 1070, GTX 980 Ti, TITAN X agar kemampuan maksimal ASUS ROG SWIFT PG348Q dapat dimanfaatkan sepenuhnya. Tingkat response time 5 ms pun membuat ASUS ROG SWIFT PG348Q siap menampilkan adegan cepat dengan sempurna tanpa gejala image ghosting.

ASUS ROG SWIFT PG348Q juga datang dengan sejumlah color preset sehingga tampilan pada monitor dapat disesuaikan dengan skenario penggunaan seperti menonton film, membaca, bermain game, atau lainnya. Pilihan pengaturan pada menu internal ASUS ROG SWIFT PG348Q pun tergolong lengkap sehingga kemampuan LCD monitor ini dapat dioptimalkan lebih jauh lagi sesuai dengan kebutuhan pengguna. Penggunaan satu tombol joystick juga membuat navigasi menu menjadi sangat menyenangkan dibandingkan mengandalkan tombol konvensional.

ASUS ROG Swift PG348Q Front & Rear

ASUS ROG SWIFT PG348Q pun tidak luput untuk menyediakan kemudahan dalam pengaturan posisi ketinggian dan sudut kemiringan baik secara horizontal atau vertikal. Kaki penyangga monitor dari bahan logam juga membuat ASUS ROG SWIFT PG348Q begitu kokoh berdiri dan tidak mudah bergeser dari tempatnya saat melakukan pengaturan posisi atau tersenggol. Ornamen proyeksi logo ASUS ROG di bawah kaki penyangga monitor juga menjadi nilai tambah tersendiri yang membuat penampilan monitor LCD “gaming grade” ini semakin keren untuk dilihat.

Semua keunggulan ASUS ROG SWIFT PG348Q dapat Anda nikmati dengan menebusnya dengan mengeluarkan anggaran sekitar 21,5 juta rupiah dengan masa garansi 3 tahun. Harganya memang tergolong tinggi tetapi kami rasa cukup sepadan dengan apa yang ditawarkan. Jika Anda memiliki rencana membeli ASUS ROG SWIFT PG348Q, pastikan setidaknya Anda pulang dengan menggunakan kendaraan roda empat mengingat volume dan ukuran kotak yang mencapai 32 x 50,8 x 94,2 cm.

Kelebihan

(+) Panel IPS

(+) Permukaan melengkung membuat mata tidak cepat lelah

(+) 100% sRGB

(+) Ultra widescreen 21:9

(+) Resolusi gambar “super besar”, 3440 x 1440 piksel

(+) Dukungan refresh rate hingga 100 Hz

(+) NVIDIA G-SYNC

(+) Display Port 1.2 dan HDMI

(+) Lima port USB 3.0

(+) Menu OSD tergolong mudah dimengerti

(+) Tombol joystick memudahkan pengoperasioan menu OSD

(+) Permukaan layar tidak memantulkan bayangan

(+) Konektor audio out

(+) Dua internal speaker

(+) Frame rate counter

(+) LIGHT IN MOTION

(+) Kaki penyangga dari bahan logam membuat kokoh berdiri

(+) Kemudahan pengaturan posisi

Kekurangan

(-) Harga tergolong tinggi tetapi cukup wajar untuk kemampuan yang ditawarkan

(-) Besar dan berat

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Bodi Form Factor Clamshell tapi dengan engsel layar yang bisa…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Bodi Acer TravelMate X4 14 AI Form Factor Clamshell atau…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Bodi ASUS Zenbook DUO 2026 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

June 20, 2026 - 0

Epic Games Akan Rombak Store Launcher Supaya Lebih Cepat

Epic Games siapkan perombakan besar untuk Epic Games Store, dan…
June 20, 2026 - 0

Sony Mulai Andalkan AI untuk Masa Depan PlayStation

Sony mengungkap rencana penggunaan AI untuk pengembangan game, PS Store,…
June 19, 2026 - 0

Tanggal Rilis GTA 6 Hilang dari Situs Rockstar, Picu Kekhawatiran Akan Delay

Akibat hilangnya tanggal rilis GTA 6 dari situs Rockstar Games…
June 19, 2026 - 0

Pasar Game Global Cetak Rekor Pendapatan di Tengah Gelombang PHK

Pendapatan pasar game global tembus $201,6 miliar pada 2025, di…