Hands-On Review Proyektor BenQ W2000
Kesimpulan
(+) Kemudahan instalasi (2D Keystone & vertical lens-shift)
(+) Native Resolution Full HD, Native Aspect Ratio 16:9, cocok untuk berbagai konten multimedia saat ini
(+) Opsi konektor cukup banyak
(+) Remote control
(+) Kualitas speaker internal tergolong baik untuk sebuah proyektor
(+) Hasil proyeksi tergolong baik, termasuk dengan hadirnya mode Cinema dengan Rec. 709
(+) TIdak menimbulkan noise yang mengganggu
(-) Tidak ada tombol Eco Blank
(-) Konsumsi daya agak tinggi
(-) Kurang opsi input “modern”

Secara keseluruhan, proyektor W2000 ini menghadirkan sebuah perangkat display berkualitas untuk sebuah home cinema. BenQ memang memperhatikan kualitas keseluruhan dari proyektor ini, sehingga cocok digunakan di ruang keluarga untuk menikmati konten multimedia bersama keluarga. Beberapa hal itu antara lain tingkat kebisingan yang rendah serta tersedianya remote control yang nyaman digunakan.
Memposisikan proyektor ini di ruang keluarga akan terbantu dengan hadirnya fitur 2D Keystone, sehingga proyektor tidak harus tegak lurus dengan bidang proyeksi. Ketinggian proyeksi juga bisa diatur dengan memanfaatkan vertical-shift untuk lensa. Tidak ketinggalan konfigurasi peletakan proyektor juga akan membantu dalam setup awal proyektor ini untuk sistem home cinema.
Hadirnya standar Rec. 709 juga memastikan pengguna mendapatkan kualitas tampilan dengan warna sedekat mungkin dengan aslinya di konten multimedia yang diputar. Native resolution Full HD, dengan aspect ratio 16:9 tentu saja sesuai dengan berbagai konten multimedia yang tersedia saat ini. BenQ W2000 ini bisa dikatakan memang memiliki kemampuan yang baik dalam tugasnya sebagai proyektor untuk sistem home cinema.















