Intel Produksi Prosesor ARM

Reading time:
August 17, 2016

Pada tanggal 16 Agustus 2016, dalam acara IDF 2016 di San Francisco, Amerika Serikat, Intel mengumumkan hal yang cukup menggemparkan. Terkenal sebagai spesialis produsen prosesor x86, Intel kini menyatakan bahwa pabriknya siap untuk menerima pesanan pembuatan prosesor ARM.

enterprise-aerial-factory-view-2x1

Intel kini mengungkap bahwa pabrik berteknologi 10nm-nya sudah siap untuk melayani pembuatan prosesor berbasis ARM tercanggih, termasuk ARM Cortex. Hal ini unik, sebab teknologi pabrikasi Intel terkenal sebagai teknologi yang berkualitas sangat tinggi. Ini berarti, produsen prosesor/SoC berbasis ARM akan bisa memproduksi prosesornya di Intel. Bukan tidak mungkin, beberapa brand ternama akan tertarik untuk memproduksi prosesor smartphone terkini di pabrik Intel ini.

Pabrik Intel ini menawarkan PPA terbaik di kelasnya. PPA adaah singkatan dari Power, Performance, Area. Memang, selama ini Intel dikenal memiliki teknologi pabrikasi yang sangat baik dan mampu menawarkan kombinasi konsumsi daya rendah, performa tinggi, dengan ukuran yang mungil. Jadi, keunggulan ini yang hendak dimanfaatkan Intel untuk dapat melayani pesanan dari pihak luar.

Lalu, untuk sementara waktu, siapa saja yang sudah bekerja sama dengan pabrik Intel ini? Cukup unik, sebab Intel mengungkap beberapa pelanggannya:

  • LG Electronics akan memproduksi mobile platform kelas atas berbasis teknologi 10nm dari Intel Custom Foundry
  • Spreadtrum mendesain dengan Intel 14 nm foundry platform.
  • Achronix Semiconductor sedang memproduksi Intel 22 nm Speedster 22i HD1000 networking silicon.
  • Netronome sedang memproduksiIntel 22 nm networking silicon – NFP-6480.
  • Altera sedang menggunakan pabrik Intel untuk membuat FPGA pertama yang benar-benar menggunakan teknologi 14nm

Memang, Intel sendiri tidak bisa membuat prosesor ARM di bawah nama Intel karena tidak memiliki lisensi ARM. Akan tetapi, Intel masih bisa membuatkan prosesor ARM untuk brand lain yang sudah memiliki lisensi ARM. Jadi, meski tidak bisa menjual prosesor ARM dengan brand sendiri, Intel tetap dapat menikmati keuntungan dari maraknya penggunaan prosesor ARM belakangan ini.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 12, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Janjikan Karakter Protagonis Yang Lebih Kuat

Evie, protagonis baru untuk Stellar Blade: Blood Rain, dipastikan Shift…
June 12, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Siapkan Campaign Dengan Durasi Terpanjang

The Coalition memastikan campaign di Gears of War: E-Day akan…
June 12, 2026 - 0

Roblox Diklaim Ingin “Jalan Damai” Untuk Ratusan Gugatan Keamanan Anak

Roblox diklaim ingin selesaikan lebih dari 150 gugatan terkait dugaan…
June 12, 2026 - 0

Xbox Kaji Ulang Strategi Console Next-Gen Mereka

Xbox sedang mengevaluasi kembali pendekatan untuk Project Helix, dengan faktor…