Intel Silicon Photonics: Transfer Data Hingga 100Gb/s
Intel telah menyiapkan produk baru mereka yang bisa mengakselerasi pemrosesan data di data center melalui artificial intelligence dengan machine learning dan deep learning. Namun, pemrosesan data di data center masih memiliki satu hambatan lain, selain yang akan bisa diatasi oleh Xeon Phi “Knights Mill” itu, yaitu kecepatan transfer data di dalam data center itu sendiri. Untuk itulah, di Intel Developer Forum 2016, di San Francisco, Amerika Serikat, Intel mengumumkan bahwa solusi Silicon Photonics mereka sudah siap.

Kecepatan Transfer Data Hingga 100Gb/s
Silicon Photonics merupakan kombinasi dari integrated circuit berbasis silikon dengan semiconductor laser. Pemanfaatan keduanya memungkinkan transfer data kecepatan sangat tinggi, mencapai 100 Gb/s untuk jarak yang jauh, hingga beberapa kilometer, melalui fiber optic. Hadirnya Silicon Photonics ini tentu akan membuat data center tidak lagi mengalami bottleneck dalam pemrosesan data karena data yang dibutuhkan tidak bisa ditransfer tepat waktu.
Tidak hanya transfer data di dalam data center, Silicon Photonics juga memungkinkan pengiriman data cepat antar data center. Modul Silicon Photonics yang sudah dipasarkan oleh Intel bisa melakukan transfer data hingga 100Gb/s hingga jarak 2 km. Ini membuat data dalam jumlah besar bisa dipindahkan antar dua tempat dengan jarak beberapa kilometer dalam waktu yang sangat singkat, mempermudah pemindahan data untuk kebutuhan proses tanpa memperlambat proses karena keterlambatan datangnya data yang dibutuhkan.
Sudah Sediakan Dua Modul Silicon Photonics

Diane M. Bryant, yang membawakan presentasi terkait Silicon Photonics ini di IDF16, mengumumkan bahwa Intel sudah memiliki dua modul yang sudah mereka pasarkan. Kedua modul tersebut sesuai dengan standar transfer data 100Gbps yang umum digunakan, sehingga bisa langsung digunakan dengan berbagai perangkat yang sudah mendukung 100G.
















