Medali Olimpiade 2020 Akan Dibuat dari Limbah Elektronik

Reading time:
August 23, 2016

Tidak lama setelah Olimpiade 2016, di Rio de Janeiro, Brazil, berakhir, sebuah kabar menarik terkait Olimpiade 2020 baru saja muncul. Negara penyelenggara Olimpiade 2020, Jepang, merencanakan pembuatan medali untuk ajang olahraga akbar empat tahunan itu dari bahan yang didapatkan dari “sampah”. Mereka akan mengolah limbah elektronik untuk mendapatkan emas, perak, dan tembaga untuk medali.

e-Waste

Logam Daur Ulang untuk Medali Olimpiade 2020

Limbah elektronik di Jepang, dan juga beberapa negara lain, memang sejak beberapa tahun belakangan ini diolah kembali untuk mendapatkan beberapa komponen logam yang bisa didaur ulang untuk kebutuhan lain, termasuk produksi perangkat elektronik baru. Emas, perak, dan tembaga merupakan logam yang bisa didapatkan dari proses daur ulang itu. Jepang berencana menggunakan sebagian dari hasil daur ulang itu untuk pembuatan medali Olimpiade 2020.

Berdasarkan kebutuhan logam untuk medali Olimpiade 2012, Jepang seharusnya bisa memenuhi kebutuhan logam untuk medali Olimpiade 2020 dari proses daur ulang limbah elektronik. Inggris Raya, negara tempat diselenggarakannya Olimpiade 2012, disebut membutuhkan 9.6 kg emas, 1210 kg perak, dan 700 kg tembaga. Tembaga sendiri digunakan sebagai bahan baku perunggu. Jepang, tahun 2014, berhasil mendapatkan 143 kg emas, 1566 kg perak, dan 1112 ton tembaga. Jumlah itu seharusnya sudah mencukupi untuk medali Olimpiade 2020.

Sertakan Kampanye Peduli Lingkungan untuk e-Waste

Japan Olympic Games 2020 Medal

Walaupun sepintas hasil daur ulang tahunan, berdasarkan data tahun 2014, sudah mencukupi, Jepang tampaknya ingin memanfaatkan momen ini untuk menggalakkan kampanye peduli lingkungan terkait e-Waste, sebutan untuk limbah elektronik. Mereka disebut ingin meningkatkan pengumpulan limbah elektronik, yang saat ini disebut baru mencakup 100 ribu ton dari total 650 ribu ton per tahun. Semakin banyak perangkat bekas yang bisa dikumpulkan, Jepang tentunya bisa mendaur ulang lebih banyak logam, sehingga memastikan kebutuhan untuk medali Olimpiade 2020 terpenuhi.

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 20, 2026 - 0

ARC Raiders Ubah Sistem Expedition, Timbulkan Pro Kontra di Komunitas

Embark Studios ubah sistem Expedition di ARC Raiders, menggantinya dengan…
April 20, 2026 - 0

Eks Karyawan Ubisoft Halifax Sepakati Deal Kompensasi Dari Serikat Pekerja

Setelah penutupan Ubisoft Halifax yang kontroversial, serikat pekerja CWA Canada…
April 19, 2026 - 0

Chief People Officer Epic Games, Monika Fahlbusch, Resmi Tinggalkan Perusahaan

Executive Officer HR di Epic Games, Monika Fahlbusch, resmi hengkang…
April 19, 2026 - 0

Iron Galaxy Kembali Lakukan PHK Demi Sesuaikan Perubahan Iklim Industri

Iron Galaxy kembali melakukan pemangkasan karyawan di tengah perubahan besar…