Nama Domain Internet Tidak Lagi Diatur AS

Reading time:
August 20, 2016

Selama ini, ICANN, organisasi yang menangani nama domain di Internet, beroperasi di bawah pengawasan pemerintah Amerika Serikat. Hal itu akan berubah mulai tanggal 1 Oktober 2016 mendatang. Pemerintah AS merasa ICANN sudah bisa berdiri sendiri sebagai organisasi independen, dan akan melepaskan kontrol mereka terhadap organisasi tersebut.

Internet Domain

Pengaruh Pemerintah AS Akan Mengecil

Sebagian besar pengguna Internet mungkin tidak akan merasakan dampak dari keputusan pemerintah AS melepas ICANN ini. Keputusan ini memang lebih akan dirasakan dampaknya oleh pihak-pihak yang terkait dengan pembuatan domain dan nama domain di Internet. Bila ada hal yang harus diputuskan terkait domain Internet baru, di bawah gTLD, ICANN kini lebih bebas menentukan keputusan apakah domain itu akan bisa digunakan atau tidak.

Sebelumnya, bila dibutuhkan pengambilan keputusan terkait suatu domain, pemerintah AS bisa mengajukan suara menerima atau menolak domain tersebut. Beberapa pihak di Amerika Serikat sendiri menyayangkan keputusan pemerintah ini, karena mereka merasa kontrol atas Internet yang mereka miliki menjadi berkurang. Namun, di sisi lain, beberapa negara yang kurang setuju atas kontrol AS terhadap Internet tentu saja akan menerima keputusan ini dengan senang hati, termasuk China dan Rusia.

ICANN Tetap Beroperasi di AS

Walaupun tidak lagi berada di bawah pemerintah AS, ICANN tetap akan berkantor di Los Angeles, California. Oleh karena itu, mereka tetap akan dianggap sebagai organisasi dari AS. Pemerintah AS sendiri juga melakukan proteksi terhadap ICANN dengan melarang ambil alih organisasi tersebut oleh pihak asing.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…