Review VGA Card EVGA GTX 1080 FTW GAMING ACX 3.0

Reading time:
September 27, 2016

 Graphics Card

evga_gtx1080ftw_body1

Inilah wujud dari graphic card EVGA GTX 1080 FTW Gaming ACX 3.0. Untuk urusan desain, kami kesan dengan desain yang di hadirkna graphic card ini. Sederhana namun tak kehilangkan kesan premiumnya berkat kombinasi penggunaan material logam berwarna perak dan material plastik pada bagian berwarna hitam. Menariknnya, pada shroud graphic card ini terdapat material mesh yang di bawahnya terdapat panel LED yang membuat graphic card ini dapat menyala. Secara default, LED yang menyala adalah biru. Soal komponen yang digunakan, grapohic card ini juga dibekali dengan komponen premium seperti hadirnya power phase 10+2 yang menjamin stabilitas pasokan listrik ke GPU yang lebih baik.

evga_gtx1080ftw_body3Di bawah graphic card ini terdapat sistem pendingin ACX 3.0 yang merupakan sistem pendingin custom unggulan EVGA. Sistem pendingin ACX 3.0 yang diusung graphic card ini memiliki heatsink besar dengan sirip-sirip yang telah dioptimalkan ukurannya, sehingga panas yang dihasilkan GPU graphic card ini dapat buang dengan lebih baik oleh di dua kipas 10 cm yang diusung graphic card ini. Sedangkan untuk membantu menyebarkan panas yang dihasilkan GPU ke seluruh bagian heatsink, GPU ini dibekali dengan heatpipe-heatpipe besar yang memanjang dari bagian depan GPU ke bagian belakang. Sedangkan untuk membantu mendinginikan komponen seperti MOSFET dan memori, EVGA menyediakan fitur MMCP yang berupa cooling plate yang bertugas mendinginkan komponen MOSFET dan memori. Besarnya heatsink tentunya membuat dimensi graphic card ini membengkak, khususnya pada lebarnya. Dimensi graphic card ini ada di angka 266,7 x 128,6 mm dan tentu saja graphic card ini memakan dua slot ekspansi.
evga_gtx1080ftw_body6 evga_gtx1080ftw_body7

Pada bagian sisi-sisi graphic card ini Anda akan menemukan lubang untuk ekshaust yang memastikan udara dapat keluar dari bagian sisi-sisi graphic card ini. Pada Bagian sisi luar Anda akan menemukan beberapa kosmetik yang bisa memamerkan identitas graphic card ini keteman-teman Anda berkat logo EVGA yang dapat menyala.

evga_gtx1080ftw_body2

Dengan sistem pendingin ACX 3.0 yang dilengkapi dengan dua buah fan 10cm yang diusungnya, graphic card ini mencatatkan suhu kerja yang cukup mengesankan kami. Berikut suhu kerja yang kami catatkan saat menguji graphics card ini dengan aplikasi Unigine Heaver 4.0:

Suhu Kerja EVGA GTX 1080 FTW GAMING ACX 3.0

  • Full-load :75°C (fan speed:1428 rpm Auto @53%)
  • Idle : 41°C (fan speed: 0 rpm Auto @0%)

Pada pengujian yang kami lakukan dengan aplikasi Unigine Heaven 4.0, graphic card ini mencatatkan suhu kerja maksimalnya di angka 75°C, memang ini bukanlah suhu terendah dari semua graphic card berbasis GTX 1080 yang kami coba. Namun, yang perlu diperhatikan di sini, kedua fan graphic card ini berjalan di angka 1428 rpm yang mana seharusnya di angka tersebut Anda akan mendapatkan tingkat kebisingan yang rendah. Menariknya, pada saat idle, sistem pendingin ACX 3.0 ini dapat menahan suhu kerjanya di angka 41°C dan jika melihat Base clock yang ditawarkannya adalah salah satu yang tertinggi di jajaran GTX 1080 versi custom yang pernah kami coba, angka tersebut sangatlah menarik. Satu hal yang kami sayangkan pada graphic card sample yang kami terima ini mengalami coil whine yang mengakibatkan suara yang menurut kami sangat mengganggu, bahkan saat kami ukur dengan db meter, tingkat kebisingannya mencapai 40,3 db. Semoga saja coil whine ini hanya terjadi pada graphic card sample yang kami terima ini.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Bodi Acer TravelMate X4 14 AI Form Factor Clamshell atau…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Bodi ASUS Zenbook DUO 2026 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…