Google dan Disney Mundur dari Penawaran Akuisisi Twitter

Pada akhir September lalu, sejumlah perusahaan besar sempat dikabarkan sudah mengantri untuk mengajukan penawaran terhadap Twitter. Beberapa perusahaan tersebut di antaranya Google, Salesforce, Verizon, Microsoft, Apple dan yang terakhir dikabarkan adalah Disney. Akan tetapi dua perusahaan dilaporkan telah resmi mengundurkan diri dari penawaran tersebut.
Adalah Google dan Disney yang mengurungkan niatnya untuk membeli situs microblogging tersebut. Belum ada keterangan lebih rinci alasan dari Google yang membatalkan rencananya ingin membeli situs sosial media yang berdiri sejak 2007 lalu itu. Pihak Google hanya menyatakan bahwa mereka telah membatalkan rencananya untuk menawar Twitter.
Begitu pula Disney yang disebut sudah mundur dari penawaran dalam mengakuisisi Twitter. Beberapa pihak memprediksi bahwa mundurnya kedua calon pembeli Twitter dikarenakan situs layanan tersebut sudah sulit untuk dikembangkan. Sebagaimana berita yang kami kutip dari Recode, Apple juga dikabarkan enggan mengakuisisi Twitter karena dianggap sudah tidak memiliki harapan.
Mundurnya beberapa calon pembeli Twitter ini ternyata berdampak buruk pada saham Twitter. Saham Twitter kini turut menjadi USD 20.10. Sebelumnya, saham Twitter sempat melonjak pesat dari USD 19.85 menjadi USD 23. Hal tersebut dikarenakan sejumlah perusahaan besar yang sempat mengajukan tawaran akuisisi terhadap Twitter.
Kini, para calon pembeli Twitter yang cukup berpotensi hanya menyisakan Salesforce dan Microsoft. Salesforce sempat dikonfirmasi yang paling terdepan dan aktif dalam mengajukan tawarannya. Namun CEO Salesforce sempat mengutarakan bahwa pembelian Twitter akan memberikan tantangan yang sangat berat. “Ini merupakan produk yang cukup menarik, tetap jelas bisnis ini akan memiliki banyak tantangan yang sangat berat”, Ujar Marc Benioff, CEO Salesforce.














