MacBook Pro Di Inggris Dijual dengan Harga Tinggi

Reading time:
October 29, 2016
macbook-pro

 

Beberapa hari lalu, Apple secara resmi memperkenalkan tiga buah laptop andalan terbarunya, MacBook Pro. Selain menjelaskan berbagai kelebihan dari ketiga perangkatnya itu, Apple juga turut mengumumkan kehadiran MacBook di pasaran serta harga yang dimilikinya.

Untuk saat ini, pihak Apple baru memasarkan MacBook Pro di Amerika Serikat, dan rencananya Apple akan memasarkan ketiga MacBook Pro barunya itu secara bertahap dua hingga tiga minggu ke depan. Soal harga, tentunya ketiga MacBook Pro ini ditawarkan dengan harga yang tergolong cukup tinggi, mulai dari USD 1,499 hingga USD 2,399. Pihak Apple menyadari bahwa produk andalannya ini memang memiliki harga yang tidak murah.

Akan tetapi, harga dari MacBook Pro yang ditawarkan ternyata bisa lebih tinggi lagi. Untuk MacBook Pro versi murah yang dibanderol dengan harga USD 1499, Apple terpaksa membanderol MacBook Pro versi tersebut dengan harga sekitar 1,449 Pounds atau sekitar USD 1,766. Sedangkan untuk MacBook Pro tertingginya yang menggunakan layar 15 inci, dibanderol dengan harga sekitar 2349 Pounds atau sekitar USD 2,863.

Adapun perbedaan harga yang cukup tinggi tersebut dikarenakan Brexit karena Inggris sudah hengkang dari Eropa. Sehingga hal tersebut menyebabkan perubahan di berbagai sektor di Inggris terutama dari segi perekonomian.

Pihak Apple juga tampaknya enggan memberikan tanggapan soal perbedaan harga yang cukup tinggi antara pasar Amerika Serikat dan di Inggris. Namun juru bicara dari perusahaan yang terkenal dengan logo buah Apel tersebut mengatakan bahwa perusahaan tidak menyesuaikan harga produknya berdasarkan nilai tukar uang.

Seperti kita ketahui, MacBook Pro 2016 hadir dengan berbagai keunggulan dalam menyajikan fitur serta spesifikasi yang mumpuni. Tentunya bagi para pecinta MacBook Pro di Inggris, harga yang ditawarkan saat ini mungkin saja bukan menjadi persoalan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 12, 2026 - 0

Star Wars: Fate of the Old Republic Dibiayai Oleh Mantan Eksekutif NetEase

Fakta baru mengenai pihak yang mendanai Star Wars: Fate of…
May 12, 2026 - 0

Founder Guerilla Games Kembangkan Pesaing Unreal Engine, Bernama Immense Engine

Co-founder Guerrilla Games kembangkan Immense Engine, game engine asal Eropa…
May 12, 2026 - 0

Kantor Electronic Arts Akan “Diserang” Gamer Guna Tolak Proses Akuisisi

Gamer menyiapkan aksi protes di kantor Electronic Arts guna menolak…
May 12, 2026 - 0

Saham Nintendo Anjlok 10% Pasca Laporan Keuangan Terbarunya

Saham Nintendo alami penurunan hingga 10% setelah proyeksi penjualan Switch…