Intel GO: Pengembangan Mobil Tanpa Pengemudi
Apa itu Intel GO? Ini adalah solusi Intel untuk menghubungkan mobil ke solusi cloud. Jika sebuah mobil ingin dibuat dapat berkendara tanpa pengemudi, dibutuhkan sensor-sensor yang mampu mendeteksi segala kondisi jalanan dan bahkan cuaca. Data yang diperoleh akan diproses dalam komputer mobil. Akan tetapi, yang tidak kalah pentingnya adalah adanya data yang diperoleh mengenai keadaan lalu lintas, peraturan setempat, kondisi jalan yang akan dilalui, dan banyak lagi yang tidak bisa dipindai oleh sensor di dalam mobil. Data-data ini diperoleh dari server cloud. Gabungan data-data dari sensor mobil-mobil yang berjalan pun akan dibutuhkan oleh server cloud untuk diolah dan menjadi masukan untuk tiap mobil yang berjalan. Hal ini bisa membuat komputer mobil dapat langsung mengetahui jika ada mobil lain yang mendadak melakukan pengereman dan meresponnya sesuai kondisi yang berlaku.

Intel GO akan menjadi penghubung antara mobil dan server cloud tersebut di atas. Dalam tahap awal ini, Intel GO yang terdiri dari hardware dan software development kit, sistem intel GO akan menyertakan:
- Dua versi Intel GO In-Vehicle Development Platform for Automated Driving (untuk sisi di dalam mobil) yang memiliki skalabilitas tinggi mulai dari Intel Atom generasi berikutnya hinga ke Intel Xeon plus Arria 10 FPGA.
- Intel GO Automotive 5G Platform yang merupakan platform 5G-ready untuk industry otomotif yang mengizinkan produsen mobil menguji beragam kondisi dan kasus serta aplikasi sebelum rencana peluncuran konektivitas 5G di tahun 2020 mendatang.
- Intel GO Automotive SDK adalah software yang dirancang khusus untuk platform Intel GO dalam rangka mendukung industry otomasi mobil. SDK ini juga mengikutsertakan tool kit deep learning yang dibutuhkan dalam pengembangan kendaraan tanpa pengemudi.
Tampaknya Intel sangat serius dengan pengembangan mobil tanpa pengemudi ini. Jika dilihat, memang hal ini masuk di akal. Dengan hadirnya konektivitas 5G nantinya, data yang akan ditransfer akan menjadi sangat besar. Hal ini akan membutuhkan pula server cloud. Intel saat ini adalah penyuplai terbesar untuk industri server di dunia. Selain itu, dalam pengembangannya dan pengoperasiannya, dibutuhkan proses pembelajaran yang membutuhkan server-server yang menjalankan machine learning, Jadi, kebutuhan akan server akan meningkat pesat menyongsong datangnya 5G. Apakah Intel akan berhasil mendominasi dunia komputasi seperti sebelumnya? Kita akan segera melihat hasilnya dalam beberapa tahun ke depan.















