Review USB Flash Drive Apacer AH650 USB 3.0 32GB

Reading time:
February 14, 2017

Tahun lalu kita telah menyaksikan persaingan para produsen smartphone ternama yang menawarkan sistem keamanan tinggi berupa sensor sidik jari (fingerprint) pada smartphone flagship high-end mereka. Kehadiran fitur tersebut tentunya untuk memberikan tingkat privasi tinggi agar perangkat tidak mudah digunakan oleh sembarang orang selain pemiliknya.

DSCF8126

Melihat sistem keamanan tinggi yang sedang tren tersebut, salah satu produsen ternama penyedia modul memori, Apacer, mencoba menghadirkan fitur tersebut ke salah satu produknya. Apacer menghadirkan sebuah media penyimpanan mobile berupa USB flash drive dengan nama seri AH650 yang dilengkapi sensor sidik jari. Selain menawarkan fitur sensor sidik jari, Apacer AH650 juga diklaim memiliki kinerja transfer yang cepat karena menggunakan interface USB 3.0. Mau tahu seperti apa kemampuan USB flash drive dari Apacer ini? Tanpa membuang waktu lebih lama lagi, berikut kami persembahkan ulasan lengkapnya untuk Anda.

Paket Penjualan & Fitur Keamanan

Sebelum kita menyimak lebih jauh tentang USB flash drive premium dari Apacer ini, berikut kami persembahkan terlebih dahulu paket penjualan yang tersaji.

DSCF8124

Apacer AH650 ini menjadi salah satu varian USB flash drive milik Apacer yang paling premium. Media penyimpanan ini dikemas secara apik melalui kemasan berwarna hitam. Pada tampilan depan kemasan terdapat beberapa informasi seputar perangkat penyimpanan mobile ini serta sistem keamanan berbasis teknologi biometriknya.

DSCF8138 DSCF8140

Sedangkan pada tampilan belakang kemasannya, terdapat informasi yang terdiri dari beberapa macam bahasa seputar interface yang didukung oleh Apacer AH650 ini. Terdapat pula beberapa informasi seputar dukungan sistem operasi yang dapat digunakan oleh USB flash drive ini.

Apacer AH650

Apacer AH650 yang mampir ke meja pengujian kami ini memiliki kapasitas 32GB. USB flash drive ini tersedia dalam tiga pilihan kapasitas eksklusif dan tergolong cukup masif, mulai dari 32GB, 64GB dan 128GB. Tidak hanya itu, Apacer AH650 juga ditawarkan dalam 2 pilihan warna eksklusif juga di antaranya Gold dan Silver.

DSCF8121

Salah satu keunggulan dari USB flash drive ini tentunya terletak pada sistem keamanan yang diusungnya yaitu berupa sensor sidik jari. Teknologi sensor biometrik ini mampu mengenali sidik jari si penggunanya saat ingin melakukan verifikasi dari segala arah. Terdapat lampu LED dekat sensor sidik jari tersebut yang berfungsi sebagai indikator. Ada dua jenis warna lampu LED yang menyala saat ingin melakukan verifikasi sidik jari. Bila lampu LED berwarna biru menandakan bahwa Apacer AH650 bisa digunakan. Sedangkan lampu LED berwarna merah, menandakan kalau USB flash drive ini tidak dapat diakses.

DSCF8120

Secara desain keseluruhannya, Apacer AH650 ini dirancang dengan mengusung konsep desain layaknya USB flash drive klasik. Pada area penginderaan sidik jarinya memiliki rancangan yang disebut diamond cutting dan dirancang cukup luas sehingga cukup nyaman digunakan oleh pengguna yang memiliki jari besar. Apacer juga menyediakan tutup untuk USB flash drive premiumnya ini untuk melindungi area sensornya dari debu saat tidak digunakan. Pihak Apacer menyarankan agar area sensor tersebut selalu bersih dan kering. Jangan pernah mencoba membersihkannya menggunakan cairan pembersih berbahan alkohol. Jika ingin dibersihkan, cukup digosok secara perlahan menggunakan tisu atau bahan kain yang lembut.

Apacer Fingerprint Application

Sensor sidik jari yang terpasang pada Apacer AH650 ini turut didukung dengan aplikasi eksklusif, Apacer Fingerprint v.1.2.0.3. Aplikasi ringan ini berfungsi untuk menjadikan penggunanya sebagai Administrator pada USB flash drive ini. Saat ingin melakukan registrasi awal, aplikasi dari Apacer AH650 ini akan meminta dua kali registrasi ulang sidik jari untuk menjadikan Anda sebagai administrator dari USB flash drive premium ini.

001 002

Teknologi biometrik akan membaca sidik jari Anda dengan melakukan tapping jari Anda beberapa kali di atas area penginderaan hingga selesai.

003 004

Apacer AH650 ini memiliki dua partisi drive di dalamnya, antara lain drive PUBLIC dan SECURE. Drive PUBLIC memiliki kapasitas 2GB dan bisa diakses oleh siapa saja dan bisa digunakan untuk penyimpanan file sementara. Sedangkan drive SECURE merupakan drive utamanya dan tersembunyi. Drive SECURE hanya bisa diakses oleh penggunanya setelah melakukan pemindaian sidik jarinya.

apacer-02

Si pemilik atau administrator dari Apacer AH650 juga berbagi data dari drive SECURE dengan menambah beberapa akun pengguna lainnya. Cara menambah akun pengguna lainnya kurang lebih sama seperti saat pertama kali registrasi awal dengan melakukan autentifikasi pemindaian sidik jari di area penginderaan. Apacer juga turut menyediakan aplikasi Apacer Fingerprint ini dan bisa di download secara gratis melalui situs resmi mereka.

Setelah menyimak paket penjualan, penampilan serta dukungan aplikasi dari Apacer AH650 ini, kini saatnya kita memasuki segmen pengujian. Media penyimpanan ini dibekali dengan interface USB 3.0 yang diklaim memiliki kecepatan baca hingga 130MB/s untuk memindahkan berbagai file multimedia berukuran sangat besar. Ingin tahu seperti apa performa dari Apacer AH650 ini setelah kami uji? Sebelum kita menyimak ke segmen pengujiannya, berikut kami tampilkan terlebih dahulu platform pengujian yang kami gunakan.

Platform Pengujian

  • Prosesor Intel Core i7 6950X
  • Motherboard ASUS X99 Series Deluxe II
  • RAM DDR4 Kingston HyperX Fury 16GB
  • SSD Intel NVMe 750 Series
  • Graphics Card GeForce GTX 950
  • PSU Corsair CX500
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 12, 2026 - 0

Founder Guerilla Games Kembangkan Pesaing Unreal Engine, Bernama Immense Engine

Co-founder Guerrilla Games kembangkan Immense Engine, game engine asal Eropa…
May 12, 2026 - 0

Kantor Electronic Arts Akan “Diserang” Gamer Guna Tolak Proses Akuisisi

Gamer menyiapkan aksi protes di kantor Electronic Arts guna menolak…
May 12, 2026 - 0

Saham Nintendo Anjlok 10% Pasca Laporan Keuangan Terbarunya

Saham Nintendo alami penurunan hingga 10% setelah proyeksi penjualan Switch…
May 12, 2026 - 0

Forza Horizon 6 Diduga Bocor Full Game di Steam Sampai Bisa Dimainkan

Forza Horizon 6 dikabarkan alami kebocoran besar setelah full game…