Schneider Electric Hadirkan Platform EcoStruxure untuk Permudah Data Center

Reading time:
April 6, 2017
Schneider

Di era IoT (Internet of Things) yang terus berkembang hingga saat ini, membuat para perusahaan IT semakin kompleks dalam mengelola dan memelihara data center. Selain itu, berbagai fasilitas yang dibutuhkan untuk mempermudah kompleksitas data center juga ternyata membutuhkan dana yang tidak sedikit. Oleh karenanya, Schneider Electric mencoba menawarkan solusi terbaru untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Schneider Electric yang merupakan perusahaan global ternama dunia di bidang pengelolaan energi dan automasi, pada Rabu kemarin (5 April 2017), menggelar acara yang bertajuk “Innovation Summit 2017. Acara yang berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta, dihadiri oleh para pemangku kepentingan dan pengambil keputusan di dalam industri dari berbagai perusahaan.

Schneider_02

Pada kesempatan tersebut, Schneider Electric memperkenalkan platform terbarunya yang diberi nama EcoStruxure. Xavier Denoly, Country President, Schneider Electric Indonesia mengungkapkan bahwa platform ini dihadirkan dengan memiliki cakupan yang cukup luas di berbagai industri, mulai dari mobility, cloud, sensing, analytics dan cybersecurity.

“Platform EcoStruxture sangat memungkinkan untuk diterapkan di Indonesia yang saat ini bisa disebut sebagai salah satu negera yang berkembang cukup pesat”, Ungkap Xavier. Platform ini sudah terpasang disuluruh dunia hingga lebih dari 450 ribu sistem dan tentunya sudah terintegrasi dengan 9000 sistem teknologi milik Schneider.

Schneider Electric juga mengklaim bahwa platform EcoStruxure ini juga dapat mengakselerasikan perubahan menuju lingkungan IT yang lebih terdistribusi seperti sekarang ini, dengan menggunakan sumber daya yang ada di data center tradisional, fasilitas berbasis cloud, provider collocation, situs industrial, edge data center, hingga ruangan server.

Tidak hanya itu, platform ini juga mampu untuk melakukan pemantauan dan mengelola data center dengan lebih baik, namun juga sebagai solusi yang mampu membuat sebuah ekosistem komputasi untuk mengantisipasi masalah sebelum terjadi kesalahan.

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…