Gigabyte Rilis Graphics Card WaterForce Xtreme

Reading time:
July 3, 2017

Produsen periferal PC ternama, Gigabyte, kembali merilis graphics card baru yang mengusung GPU GeForce GTX 1080 Ti. Graphics card ini berada di bawah sub-brand gaming mereka, Aorus, dan hadir dengan mengusung pendingin watercooling closed loop. Produk baru ini disebut sebagai WaterForce Xtreme, yang tampaknya merupakan nama baru dari “Xtreme Gaming WaterForce”.

Aorus GTX 1080 Ti WaterForce Xtreme - 02

Versi “Closed-Loop” dari WaterForce WB Extreme

Graphics card ini menggunakan basis yang sama dengan Aorus GTX 1080 Ti WaterForce WB Xtreme, dengan GPU GTX 1080 Ti berjalan di base clock 1607 MHz dengan boost clock 1721 MHz. Perbedaan antara kedua graphics card tersebut adalah Aorus GTX 1080 Ti WaterForce Xtreme ini mengusung watercooling closed-loop. Aorus GTX 1080 Ti WaterForce WB Xtreme sendiri hanya dilengkapi dengan waterblock, yang membuat pengguna harus memasang sistem watercooling mereka sendiri.

Sistem watercooling closed-loop di Aorus GTX 1080 Ti WaterForce Xtreme ini dibekali dengan radiator 120 mm dengan pendingin kipas 120 mm. Gigabyte menggunakan waterblock yang dilengkapi dengan shroud yang mengusung desain khas lini Aorus untuk graphics card ini. Terdapat juga baseplate yang digunakan untuk membantu melepas panas dari VRM dan memori Aorus GTX 1080 Ti WaterForce Xtreme.

Aorus GTX 1080 Ti WaterForce Xtreme - 01

Tawarkan “OC Mode”

Berbekal sistem pendingin yang terbilang baik, Gigabyte juga mencoba menawarkan “OC Mode” di graphics card ini. OC Mode membuat GPU berjalan di clock yang lebih tinggi, yaitu base clock 1632 MHz dan boost clock 1746 MHz. Gigabyte menggunakan dua konektor PCIe 8-pin untuk menjamin pasokan daya untuk graphics card ini terpenuhi dengan baik.

Seperti kebanyakan produk dari sub-brand Aorus yang lain, graphics card ini juga dilengkapi dengan RGB LED yang warna dan efek pencahayannya bisa diatur melalui RGB Fusion. Aorus GTX 1080 Ti WaterForce Xtreme ini dibekali dengan 3x Display Port, 2x HDMI di backpanel dan 1x HDMI internal untuk VR, serta 1x DVI-D. Sayangnya, belum ada informasi berapa harga graphics card ini.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

May 4, 2026 - 0

Playtest Assassin’s Creed Invictus Disebut Buruk Oleh Tester Internal

Bocoran baru menyebut playtest terbaru Assassin’s Creed Invictus menuai respons…
May 4, 2026 - 0

Rumor: Halo 2 & Halo 3 Remake Diklaim Dalam Pengembangan

Rumor baru mengklaim Halo Studios tak hanya mengerjakan Halo: Combat…
May 2, 2026 - 0

Metro 2039 Tembus 1 Juta Wishlist Hanya Dalam Waktu Dua Pekan

Metro 2039 mencatat permulaan yang sangat kuat dengan menembus 1…
May 2, 2026 - 0

PlayStation Beri Klarifikasi Terkait Isu DRM Game Digital

Sony akhirnya memberi klarifikasi soal kekhawatiran DRM PlayStation yang dikhawatirkan…