Review ASUS ROG ZEPHYRUS (GX501): Super Kencang & Tipis

Reading time:
August 21, 2017

Baru-baru ini NVIDIA meluncurkan varian terbaru graphics card laptop mereka yang mengusung teknologi Max-Q Design. Berbasiskan arsitektur GPU Pascal, graphics card tersebut memungkinkan produsen untuk menciptakan laptop gaming kencang dan bertenaga dengan bodi super tipis. Hadirnya lini graphics card laptop itu ternyata disambut baik oleh sejumlah produsen seperti salah satunya ASUS yang merilis produk terbaru yang mungkin tidak pernah dibayangkan akan ada.

ASUS GX501 Official 01

Produk andalan produsen asal Taiwan dengan graphics card NVIDIA Max-Q Design tersebut adalah ASUS ROG ZEPHYRUS (GX501). Memulai penampilan perdana dihadapan publik pada ajang Computex 2017, ASUS ROG ZEPHYRUS (GX501) langsung memikat perhatian semua orang yang melihatnya. Tidak aneh mengingat tipisnya bodi laptop gaming ini dan desain bodi unik yang tidak pernah ditemukan di laptop ASUS sebelumnya. Tentu saja tidak ada kompromi untuk performa karena ASUS ROG ZEPHYRUS (GX501) datang dengan varian tertinggi graphics card NVIDIA Max-Q Design.

Di artikel ini mari kita melihat lebih jauh lagi kehebatan-kehebatan yang coba ditawarkan ASUS ROG ZEPHYRUS (GX501) yang akan memanjakan pemilik laptop gaming ini.

Spesifikasi

Operating SystemMicrosoft Windows 10 Creator Update (64-bit)
ProcessorIntel Core i7 77700HQ (Base 2,9 GHz/Turbo Boost 3,8 GHz)
MotherboardIntel HM175 Chipset-based
Memory24 GB (16+8 GB) DDR4 @2400 MHz (Dual Channel)
GraphicsNVIDIA GeForce GTX 1080 8 GB GDDR5X with Max-Q Design
Display15,6 inch @1920 x 1080 pixels @120 Hz
Storage1 TB SSD M.2 NVMe PCIe 3.0 x4
Wireless802.11a/b/g/n/ac & Bluetooth V4.2 (by Intel Dual Band Wireless-AC 8265)
USB 2.0/1.10
USB 3.0/2.0(Type-A Connector)
USB 3.10 (Type-C Connector)
USB 3.1/Thunderbolt 31 (Type-C Connector)
eSATA/USB 3.0 Combo0
Display Port0
HDMI1
DVI0
D-Sub0
Ethernet/RJ45Not Available
Audio In/OutMicrophone Jack & Headphone Jack
Optical DriveNot Available
Battery50 Wh
Dimensions (mm)379 x 262 x 16,9~17,9 (Width x Depth x Height)
Weight (grams)2233 (Notebook) 674 (Charger)
ASUS GX501 CPUZ 01
Siapa menyangka jika laptop gaming setipis ASUS ROG ZEPHYRUS (GX501) ditenagai oleh Core i7 7700HQ, prosesor laptop kelas high performance dari Intel dengan basis arsitektur CPU Kaby Lake. Core i7 7700HQ merupakan prosesor quad core dengan teknologi Hyper-Threading membuatnya mampu mengerjakan delapan proses komputasi sekaligus dalam sekali jalan. Core i7 7700HQ memiliki nilai base clock speed sebesar 2,8 GHz dengan nilai Turbo Boost 2.0 clock speed sebesar 3,8 GHz saat satu core bekerja, 3,6 GHz saat dua core bekerja, dan 3,4 GHz saat empat core bekerja.
ASUS GX501 CPUZ 02
ASUS memadukan prosesor Core i7 7700HQ dengan motherboard soket FCBGA1440 berbasiskan chipset terbaru untuk Core i 7th Generation, Intel HM175.
ASUS GX501 CPUZ 03
ASUS ROG ZEPHYRUS (GX501) memadukan prosesor Core i7 7700HQ dengan memori/RAM tipe DDR4 (1,2 Volt) dengan kapasitas 24 GB yang membuatnya siap menangani aplikasi modern paling rakus memori sekalipun. Kecepatan memori/RAM yang digunakan adalah 2400 MHz dimana ini adalah kecepatan standar di platform Core i 7th Generation.
ASUS GX501 CPUZ 04
Kapasitas memori/RAM milik ASUS ROG ZEPHYRUS (GX501) sebesar 24 GB memang tidak umum digunakan. Terlebih satu keping memori/RAM DDR4 umumnya memiliki ukuran 4 GB/8 GB/16 GB/32 GB. Siapa menyangka jika ASUS ROG ZEPHYRUS (GX501) menggunakan konfigurasi 16+8 GB. ASUS menggabungkan keping SO-DIMM 16 GB dan memori/RAM 8 GB yang ditanam langsung pada PC motherboard. Untunglah konfigurasi dual channel memory tetap aktif meskipun menggunakan konfigurasi yang tidak biasa.
ASUS GX501 GPUZ
Tipisnya bodi ASUS ROG ZEPHYRUS (GX501) tidak membuat laptop gaming ini melakukan kompromi untuk komponen graphics card. ASUS ROG ZEPHYRUS (GX501) mempercayakan GeForce GTX 1080 with Max-Q Design untuk menghadirkan performa gaming kelas atas kepada pemilik laptop ini. GeForce GTX 1080 with Max-Q Design sendiri merupakan varian terbaru graphics card laptop dari NVIDIA yang dibangun berbasiskan hardware serupa dengan GeForce GTX 1080 Notebook.
NVIDIA Max-Q Efficiency Graph
Terdapat tiga varian graphics card laptop dengan teknologi NVIDIA Max-Q Design yaitu GeForce GTX 1080, GTX 1070, dan GTX 1060. Implementasi teknologi tersebut memungkinkan produsen untuk menciptakan laptop gaming tipis dengan ketebalan tidak lebih dari 18 mm. Kunci dibalik teknologi Max-Q Design adalah mencari titik efisiensi kerja paling tinggi dimana kenaikan clock GPU masih menghasilkan kenaikan performa yang relevan. NVIDIA menemukan saat melewati titik tertentu, kenaikan clock GPU tidak menghasilkan kenaikan performa yang sepadan dengan penggunaan daya listrik dan juga panas yang dihasilkan. Oleh karena itu graphics card dengan teknologi NVIDIA Max-Q Design dioperasikan pada tingkat clock speed paling efisien, tidak setinggi varian standarnya. Dengan spesifikasi clock speed seperti itu, panas yang dihasilkan graphics card menjadi lebih rendah sehingga sistem pendingin laptop dapat dibuat lebih kecil. Ukuran laptop pun dapat dibuat lebih kecil dan tipis. Tidak hanya itu, kipas juga dapat dioperasikan dengan kecepatan lebih rendah sehingga kebisingan berkurang.
GeForce GTX 1080 Notebook
GeForce GTX 1080 Notebook
GeForce GTX 1080 with Max-Q Design di ASUS ROG ZEPHYRUS (GX501) memiliki spesifikasi base clock GPU 1227 MHz dengan boost clock GPU 1366 MHz. Untuk perbandingan, GeForce GTX 1080 Notebook memiliki spesifikasi base clock GPU 1556 MHz dengan boost clock GPU 1733 MHz. Spesifikasi clock GPU seperti itu membuat nilai Graphics Power turun dari 150 Watt untuk varian standar, menjadi berkisar 90-110 Watt pada GeForce GTX 1080 with Max-Q Design. Untunglah untuk spesifikasi selain clock GPU, versi Max-Q Design tetap sama dengan versi standar.
Load Comments

Gadget

November 14, 2020 - 0

Review Infinix Note 8: Murah, Kencang, Besar dan Lengkap

Infinix belakangan ini cukup gencar meluncurkan produk terbaru mereka. Setelah…
November 12, 2020 - 0

[Video] Jawab 25 Pertanyaan Soal Black Shark 3

Setelah sebelumnya kami telah mereview produk Black Shark 3,  dan…
November 12, 2020 - 0

“Mending Rakit PC” Desktop, Pakai Tablet?

Memiliki laptop di rumah mungkin sudah menjadi lumrah bagi sebagian…
November 10, 2020 - 0

Review Realme Narzo 20 Pro: Gaming Kencang, Harga Rp 3 Jutaan

realme kembali merilis seri Narzo terbaru yaitu Narzo 20 dan…

Laptop

November 14, 2020 - 0

Review Infinix Note 8: Murah, Kencang, Besar dan Lengkap

Infinix belakangan ini cukup gencar meluncurkan produk terbaru mereka. Setelah…
November 12, 2020 - 0

[Video] Jawab 25 Pertanyaan Soal Black Shark 3

Setelah sebelumnya kami telah mereview produk Black Shark 3,  dan…
November 12, 2020 - 0

“Mending Rakit PC” Desktop, Pakai Tablet?

Memiliki laptop di rumah mungkin sudah menjadi lumrah bagi sebagian…
November 10, 2020 - 0

Review Realme Narzo 20 Pro: Gaming Kencang, Harga Rp 3 Jutaan

realme kembali merilis seri Narzo terbaru yaitu Narzo 20 dan…

Gaming

November 24, 2020 - 0

Review Call of Duty – Black Ops Cold War: Eksekusi Campaign Fantastis!

Industri game dan akhir tahun berarti membicarakan soal rilis game-game…
November 24, 2020 - 0

Hyrule Warriors: Age of Calamity Jadi Game “Musou” Terlaris Sepanjang  Masa!

Terhitung mengagumkan memang, bahwa untuk game action yang notabene sudah…
November 24, 2020 - 0

Spesifikasi PC untuk Immortals Fenyx Rising

Menggabungkan sensasi open-world yang disukai banyak gamer dari Assassin’s Creed:…
November 24, 2020 - 0

The World Ends with You Dapatkan Seri Baru, Jadi 3D

Meninggalkan kesan yang mendalam untuk banyak gamer yang sempat mencicipinya…