Telekomunikasi dan OTT Harus Kontribusi Batasi Internet Negatif

Author
Irham
Reading time:
August 28, 2017
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Indonesia Technology Forum, kembali mengadakan seminar nasional bersama dengan BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) yang kali ini membahas mengenai dampak sosial negatif sosial media dan juga konten-konten hoax yang sering bersebaran di internet. Dalam seminar ini, langkah nyata dari Industri Telekomunikasi dan OTT juga dituntut untuk dapat memberikan tanggun jawab, sebagai sarana yang menjadi sumber konten-konten negatif ini beredar.

Pemerintah sendiri telah mengatur hukum mengenai konten negatif di internet baik hoax maupun bullying melalui UU ITE No 19 tahun 2016. BRTI sendiri setiap harinya mendapat laporan mengenai konten-konten negatif. Pemblokiran terhadap website-website yang berisi berita hoax dan berpotensi menimbulkan perpecahan terus di saring. Namun pemblokiran terkadang website saja tidak cukup, bahkan juga menimbulkan sedikit dilema. Karena beberapa situs yang menampilkan konten positif juga ikut di blokir lantaran juga disisispi konten negatif.

Parahnya, kontent-konten negatif ini telah menjurus pada perpecahan integritas berbangsa dan bernegara. Untuk itu masyarakat luas juga perlu diedukasi untuk dapat menyaring sendiri konten yang akan mereka serap. Kominfo saat ini telah membuat sistem Trust+ yang berisi 800 ribu black list  dan juga internet positif mencapai 250 ribu situs.

Sementara itu MUI juga telah turut serta mengajak masyarakat untuk bijak dalam berinternet dengan meluncurkan fatwa MUI nnomor 24 mtahun 2017 tentang hukum dan pedoman bermuamalah melalui media sosial , yang berisi tentang haramnya ghibah, fitnah dan namimah.

Pihak OTT dan juga industri telekomunikasi diminta dapat memberikan sistem yang dapat membatasi para pelaku internet negatif. Agung Yudha selaku Project Policy Lead Twiter Indonesia mengatakan, ”Di Twitter sendiri sangat banyak orang atau akun yang membuat memposting positif, tapi seperti di kebanyakan platform sosial media lain, konten negatif  menjadi yang menimbulkan perdebatan, perpecahan justru juga sering menjadi hal yang diperhatikan banyak orang.”

Twitter sendiri tetap berkomitmen untuk membendung perilaku negatif di platform sosial media tersebut, salah satunya dengan memberikan pengaturan save search secara default. Selain itu saat ini juga twitter mewajibkan pendaftaran akun baru, harus menggunakan verfikasi email dan telepon yang jelas.

Namun pihak Twitter meminta untuk pemerintah juga dapat lebih aktif memberikan konten positif dan mudah dicerna dan  dapat dijadikan panutan oleh banyak orang. Salah satunya adalah akun Ganjar Pranowo dan juga Dirjen Pajak, yang dinilainya cukup berhasil menjadi memberikan tweet yang segar namun tetap informatif.

Di pihak operator telekomunikasi juga diminta untuk dapat aktif membatasi ruang gerak konten negatif di sosial media. Salah satunya adalah pembatasan registrasi nomor, yang harus dilakukan di gerai resmi dan menggunakan identitas asli. Ini akan memudahkan bagi setiap pihak untuk mengawasi terutama bila ada aktifitas negatif di internet berdasarkan laporan tertentu.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…
October 29, 2026 - 0

Sony Hadiahkan US$50 Ribu Untuk Hacker Penemu Komponen Jailbreak

Sony membayar hadiah US$50.000 untuk hacker yang melaporkan celah keamanan…
October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…