Review Laptop Acer Swift 3 (SF314-52G): Bertenaga, Tipis, Hemat Daya

Reading time:
October 30, 2017

Konsumsi Daya

Note: Total system power consumption (In Watts)

Penggunaan daya listrik Acer Swift 3 (SF314-52G) di skenario gaming dimana beban kerja komponen prosesor dan graphics card discrete di kondisi paling tinggi berkisar di angka 51-52 Watt. Masih cukup jauh dari kemampuan maksimal perangkat catu daya Acer Swift 3 (SF314-52G) yang mampu menyuplai listrik hingga 65 Watt. Sementara saat skenario penggunaan tanpa melibatkan graphics card discrete penggunaan daya hanya berkisar 29-30 Watt saja. Menariknya pada kondisi idle penggunaan listrik berada di bawah 10 Watt.

Battery Life

Setting: Windows Power Option – Balanced | Windows Brightness – 1/10 | Speaker Volume – 20 % | Airplane Mode – On (Video Playback) | WiFi On & Bluetooth Off (PCMark 8 – Youtube – Web)

Acer Swift 3 (SF314-52G) menunjukkan performa baterai memuaskan di skenario pengujian kami. Tiga pengujian kami sukses membuktikan klaim daya tahan baterai Acer Swift 3 (SF314-52G) yang mencapai 10 jam. Walaupun begitu di pengujian baterai dengan menggunakan PCMark 8 Works (Writing Documents, Browsing Websites, Creating Spreadsheets, Video Chat) daya tahan baterai tidak mencapai setengah dari pengujian lain. Untuk pengujian Web Browsing memang cukup mengejutkan kami dengan daya tahan baterai seperti itu. Ada kemungkinan peralihan dari FireFox ke Chrome menjadi penyebab daya tahan pengujian Web Browsing menjadi lebih lama dibandingkan artikel review laptop sebelumnya.

Perlu diperhatikan pengujian di atas menggambarkan daya tahan baterai untuk aktivitas yang dilakukan secara terus menerus tanpa henti. Untuk aktivitas yang dilakukan tidak secara terus menerus dengan memberikan jeda, daya tahan baterai seharusnya dapat bertahan lebih lama. Penggunaan sistem operasi dan aplikasi berbeda juga akan karakter penggunaan baterai akan berbeda.

Kesimpulan

Core i7 8550U – Menguji Acer Swift 3 (SF314-52G) sukses menghilangkan rasa penasaran kami akan performa lini prosesor terbaru Core i 8th Gen U Series. Meskipun tetap hadir dengan rating TDP 15 Watt, Core i7 8550U tidak terasa seperti prosesor hemat daya dari Intel sebelumnya. Core i7 8550U sukses menampilkan performa luar biasa untuk sebuah prosesor hemat daya, terutama di aplikasi multi-threading, berkat konfigurasi 4-core/8-thread. Hasil pengujian kami menunjukkan adanya lompatan performa komputasi yang signifikan dari Core i7 7500U ke Core i7 8550U, bahkan ada yang mencapai lebih dari 50%. Tidak sampai disitu saja, sejumlah varian prosesor desktop dengan rating TDP berkali lipat lebih tinggi pun sanggup diimbangi performanya. Akan tetapi sayang sekali Intel tidak mengungkapkan dengan detail kecepatan kerja Core i7 8550U saat seluruh thread digunakan. Pantauan oleh kami menunjukkan kecepatan kerja berkisar 2,3-2,4 GHz di aplikasi rendering 3D seperti Blender atau Cinebench R15. Tidak terlampau jauh dari nilai base clock sebesar 1,8 GHz. Penggunaan konfigurasi dual channel memory dan SSD NVMe pun membuat Core i7 8550U dapat mengerahkan performa terbaiknya.

GeForce MX150 – Rasa penasaran kami akan turunan graphics card desktop GT 1030 untuk laptop pun terpuaskan saat menguji GeForce MX150 di Acer Swift 3 (SF314-52G). Meskipun tidak diposisikan sebagai laptop gaming, hasil pengujian kami menunjukkan hasil berbeda. Siapa menyangka jika laptop tipis ini sanggup menjalankan game di frame rate tinggi pada resolusi Full HD sekalipun meskipun setting kualitas grafis tidak dapat menggunakan yang paling tinggi. Akan tetapi jika menginginkan kualitas visual maksimal tanpa mengorbankan frame rate, menurunkan resolusi membuat game berjalan lebih mulus di GeForce MX150.

Temperature – Temperatur kerja Acer Swift 3 (SF314-52G) sendiri tergolong unik terlebih untuk komponen prosesor. Temperatur prosesor dapat naik hingga sekitar 90° C, tetapi akan stabil di jaga di bawah 70° C seperti terlihat di pengujian kami. Sementara temperatur graphics card tergolong memuaskan dan masih berada di zona aman.

Battery & Power Consumption – Meskipun dilengkapi prosesor dan graphics card dengan kemampuan seperti itu, penggunaan daya Acer Swift 3 (SF314-52G) di kondisi tertinggi pun hanya tercatat di kisaran 50-55 Watt saja. Bahkan klaim daya tahan baterai hingga 10 jam sukses dibuktikan di pengujian kami meskipun tidak terjadi di skenario dengan menggunakan PCMark 8 Work.

Overall – Acer Swift 3 (SF314-52G) dengan spesifikasi seperti di artikel ini ditawarkan pada kisaran harga Rp. 15.999.000,- termasuk sistem operasi Windows 10. Jika Anda mengincar Acer Swift 3 (SF314-52G) sebagai laptop gaming, kami sarankan untuk mencari laptop gaming sesungguhnya mengingat di kelas harga setara terdapat banyak pilihan dengan spesifikasi lebih tinggi. Akan tetapi jika Anda mengincar laptop tipis ringan dengan performa tinggi untuk segala aktivitas dengan daya tahan baterai panjang sekaligus bodi tangguh, Acer Swift 3 (SF314-52G) adalah salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan. Terlebih Acer Swift 3 (SF314-52G) datang dengan sejumlah keunggulan seperti layar IPS, 3X USB 3.1 Gen 1 untuk kemudahan transfer data besar dengan cepat, keyboard dengan lampu backlit, dan juga sensor pembaca sidik jari untuk keamanan lebih baik. Tentu saja tipisnya bodi dan bobot ringan menjadi keunggulan lain Acer Swift 3 (SF314-52G) yang tidak dapat dilewatkan begitu saja.

Kelebihan

(+) Bodi tipis sekaligus ringan

(+) Bodi dari bahan logam

(+) Performa komputasi memuaskan dengan Core i7 8550U

(+) Performa gaming luar biasa di laptop tipis berkat GeForce MX150

(+) Kapasitas memori/RAM besar

(+) Dual Channel Memory

(+) Storage utama SSD M.2 NVMe PCIe 3.0 x4

(+) Layar IPS dengan Corning Gorilla Glass

(+) Keyboard dengan lampu backlit

(+) Sensor sidik jari

(+) Tiga port USB 3.1 Gen 1

(+) HDMI

(+) Wi-Fi ac

(+) Bluetooth V4.2

(+) Hemat listrik

(+) Daya tahan baterai luar biasa lama

Kekurangan

(-) Memori/RAM tidak dapat di upgrade demi mengejar tipis

(-) Sisi pinggir bodi agak tajam

(-) Posisi ventilasi udara keluar membuat layar terpapar panas

(-) Permukaan layar mengilap

Load Comments

Gadget

January 4, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A12: Kamera Keren, RAM dan Storage Besar

Tidak semua smartphone dirancang untuk menjadi smartphone gaming, seperti yang…
December 7, 2020 - 0

Smartphone Terbaik 2020: Rp 3 – 4 Juta

Kalian sudah menyaksikan daftar smartphone terbaik 2020 versi kami? Setelah…
November 28, 2020 - 0

Review Vivo V20 SE: Desain Mewah, Produktivitas Lengkap

Setelah sebelumnya kami melakukan review untuk produk Vivo V20, kini…
November 26, 2020 - 0

Gaming Test Snapdragon 665: Masih Layakkah di 2020?

Snapdragon 665 adalah SoC kelas menengah yang cukup berjaya di…

Laptop

January 4, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A12: Kamera Keren, RAM dan Storage Besar

Tidak semua smartphone dirancang untuk menjadi smartphone gaming, seperti yang…
December 7, 2020 - 0

Smartphone Terbaik 2020: Rp 3 – 4 Juta

Kalian sudah menyaksikan daftar smartphone terbaik 2020 versi kami? Setelah…
November 28, 2020 - 0

Review Vivo V20 SE: Desain Mewah, Produktivitas Lengkap

Setelah sebelumnya kami melakukan review untuk produk Vivo V20, kini…
November 26, 2020 - 0

Gaming Test Snapdragon 665: Masih Layakkah di 2020?

Snapdragon 665 adalah SoC kelas menengah yang cukup berjaya di…

Gaming

January 14, 2021 - 0

Demo Game Indonesia – BIWAR: The Legend of Dragon Slayer Kini Tersedia!

Menjadi salah satu game racikan lokal yang cukup diantisipasi, banyak…
January 14, 2021 - 0

CD Projekt Red Minta Maaf Secara Terbuka Terkait Cyberpunk 2077

Berangkat dari salah satu game yang paling diantisipasi di tahun…
January 14, 2021 - 0

Hogwarts Legacy Ditunda ke 2022

Sebuah teaser pendek yang bocor ke internet berujung melahirkan rasa…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…