Review Galaxy A8+: Raja Selfienya Samsung!

Author
Irham
Reading time:
February 24, 2018

Bulan lalu, Samsung meluncurkan seri menengah premium terbaru mereka yaitu Galaxy A8 dan Galaxy A8+. Salah satu produk yang datang ke meja pengujian kami adalah Galaxy A8+.  Setelah memberikan ulasan singkat pada artikel preview, kami akan memberikan review lebih lengkap setelah menggunakan perangkat ini selama kurang lebih satu bulan.

Smartphone yang ditujukan untuk kalangan profesional muda dan millenials ini mengusung fitur unggulan pada kamera selfie, yaitu dengan dual sensor kamera 16 MP + 8MP. Selain itu juga smartphone ini telah menggunakan layar Infinity Display andalan Samsung seperti yang telah mereka usung pada seri Galaxy S8. Seperti apa kemampuan sesungguhnya dari Galaxy A8+, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Desain 

Sebelumnya Galaxy A8+ telah sedikit kami ulas pada artikel preview, kami akan sedikit memberikan pembahasan lebih lanjut mengenai produk yang satu ini. Galaxy A8+ cukup memukau dengan desainnya yang makin mirip dengan kelas flagship Samsung yaiu Galaxy S8. Bahkan, Galaxy A8+ juga tampaknya akan menjadi acuan untuk seri Galaxy S9. Ya, terutama untuk urusan penempatan sensor fingerprint. Seri Galaxy A8 terlihat memiliki penempatan sensor fingerprint yang lebih “proporsional”

Galaxy A8 front

Selain membawa layar Infinity Display 18,5:9, dari segi desain Galaxy A8+ juga membawa beberapa unsur yang membuatnya tampak sangat mirip dengan Galaxy S8, yaitu dari segi material body yang digunakan. Perangkat ini memiliki material body frame metal, dengan panel depan belakang menggunakan kaca Gorilla Glass. Tidak disebutkan versi berapa yang digunakan namun yang jelas perangkat ini cukup tahan akan goresan.

Berbeda dengan Galaxy S8 yang terasa licin digenggaman, A8+ justru terasa memiliki grip yang lebih baik saat digenggam. Nampaknya Samsung memeberikan lapisan coating tambahan, untuk mengurangi resiko perangkat tergelincir dari tangan pengguna lantaran penggunaan material kaca membuat perangkat menjadi licin. Tanpa layar lengkung, juga membuat pengguna Galaxy A8+ tidak terlalu khawatir layar akan terbentur di bagian sisi.

galaxy a8 back 1

Satu kekurangan dari material body kaca yang harus dimaklumi tentunya adalah permukaan body akan mudah kotor dengan bekas minyak maupun keringat. Tak hanya pada body smartphone, hal yang sama juga akan ditemui pada layar dan aksesoris hardcase.

Perangkat ini juga terasa memiliki bobot yang cukup berat, yaitu sekitar 190g. Frame berbahan metal yang terasa sangat kokoh membingkai perangkat, memberikan jaminan durabilitas yang cukup baik. Pada bagian atas dan bawah frame terdapat strip antena, sebagai celah sinyal.

Dua Slot SIM Card tersedia pada tempat yang terpisah, keduanya menggunakan SIMcard type nano. Di sisi sebelah kiri, terdapat slot SIMCard 1, sedangkan Slot SIMCard 2 berada di sisi bagian atas, bersama dengan slot MicroSD yang bisa dipasang secara dedicated. Tentunya ini terhitung sebagai sebuah kelebihan.

Untuk penempatan tombol, tombol lock screen di bagian kanan sementara tombol volume terletak di bagian kiri. Tidak seperti kelas flagship, Galaxy A8+ belum dilengkapi dengan tombol khusus Bixby, meskipun fitur tersebut sendiri telah tersedia.

Galaxy A8+ juga tentu saja telah menggunakan slot USB Type C. Slot terletak di bagian bawah, berdekatan dengan lubang jack 3,5mm. Sementara speaker terletak di sisi bagian samping kanan, tepat berada di atas tombol power, yang mungkin menjadi ciri khas seri Galaxy A yang masih dibawa di seri Galaxy A8+.

Perangkat ini juga tentunya memiliki sertifikasi tahan air dan debu IP68. Namun, meski demikian tidak disarankan untuk penggunaan smartphone di dalam air dalam waktu lama. Terutama juga karena layar sentuh tidak akan dapat dioperasikan dengan baik saat berada di dalam air.

Spesifikasi

Galaxy A8+ membawa spesifikasi yang terbilang cukup baik dengan harga yang ditawarkan. Smartphone ini mengusung layar SuperAMOLED 6 inci dengan resolusi FullHD, SoC Exynos 7885 Octa Core( 2x ARM Cortex A73 2,2GHz + 6X Octa-Core ARM Cortex A53 1,6 GHz). SoC ini mengusung mengusung fabrikasi dengan litografi 14nm.Selain itu, Galaxy A8+ dibekali dengan RAM yang terbilang sangat besar, yaitu 6GB.

CPU Z

Kamera depan menjadi salah satu keungglan utama dari Galaxy A8+, dimana pada kamera depan terdapat dua sensor dengan resolusi 16 MP + 8MP dengan bukaan masing-masing F/1.9, di dapuk untuk kebutuhan selfie pengguna. Sedangkan pada kamera belakang, Galaxy A8+ dibekali dengan sensor kamera 16 MP aperture F/1.7.

Dari segi kelengkapan sensor, perangkat ini tentunya juga sudah dilengkapi dengan beberapa sensor seperti Accelerometer, Ambience light, Proximity, Compass, Gyroscope hingga Barometer. Sementara untuk konektivitas, perangkat ini dibekali dengan LTE A(CA) CAT 11, Wi-Fi ac, NFC serta Bluetooth 5.0. Bagi yang hobi mendengarkan radio, juga tetap tersedia radio FM pada perangkat.

Galaxy A8+ berjalan dengan sistem operasi Android Nougat 7.1 dengan UI Samsung Grace. Beberapa fitur unggulan yang tersedia termasuk diantaranya Always On Display, Samsung Pay, Dual Messenger, Bixby, Secure Folder, dan juga Microsoft App. Sayangnya belum ada fitur Wi-Fi Bridge seperti yang ada pada seri Galaxy S8 dan Note 8.

Kapasitas baterai yang tersedia yaitu 3500mAh, dan telah mendukung pengisian cepat. Untuk kelengkapan paket penjualan, Galaxy A8+ cukup komplit. Mulai dari adaptor charger (Adaptive Fast Charging), kabel USB Type C, buku panduan, headset, serta clear hard case.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…