Review Notebook Gaming: Acer Predator Triton 700

Reading time:
March 18, 2018

Menciptakan laptop gaming dengan bodi tipis menjadi tantangan tersendiri untuk pihak produsen. Tidak aneh memang mengingat semakin tipis laptop maka ukuran sistem pendingin ikut mengecil yang menyebabkan kemampuan pendinginan menurun. Terlebih sebuah laptop gaming dituntut memiliki performa gaming tinggi sehingga harus menggunakan komponen bertenaga yang umumnya menghasilkan panas tinggi.

Saat ini sebuah laptop gaming tipis dengan performa super kencang dapat dengan mudah diwujudkan berkat hadirnya varian terbaru graphics card laptop dari NVIDIA yaitu GTX 10 Max-Q Series. Graphics card tersebut memungkinkan produsen untuk menciptakan laptop gaming tipis dengan tebal bodi 18 mm saja. Dengan menjalankan graphics card GTX 10 Series ditingkat efisiensi kerja terbaiknya, NVIDIA menciptakan GTX 10 Max-Q Series yang menghasilkan panas lebih rendah sehingga dapat dengan mudah didinginkan menggunakan sistem pendingin dengan ukuran kecil. Graphics card GTX 10 Max-Q Series juga menggunakan daya listrik lebih irit dibandingkan versi normalnya.

Acer Predator Triton 700 adalah salah satu laptop gaming tipis di pasaran saat ini yang ditenagai graphics card GTX 10 Max-Q Series dari NVIDIA. Dengan tebal tidak lebih dari 19 mm, laptop gaming ini memang tidak main-main untuk sektor performa dengan digunakannya varian paling kencang dari lini graphics card GTX 10 Max-Q Series. Tidak sampai disitu saja, laptop gaming ini pun menghadirkan sederet fitur gaming mewah yang siap memanjakan siapapun gamer pemiliknya. Apa saja kehebatan yang coba ditawarkan oleh laptop gaming kelas premium ini? Simak ulasannya berikut ini.

Spesifikasi

Acer Predator Triton 700 (Rp. 55.999.000,-)
ProcessorIntel Core i7 7700HQ (Base 2,8 GHz/Turbo Boost 3,8 GHz)
MotherboardIntel HM175 Chipset-based
Memory32 GB (2X 16 GB) DDR4 @2666 MHz (Dual Channel)
GraphicsDiscrete: NVIDIA GeForce GTX 1080 Max-Q 8 GB GDDR5
Display15,6 inch @1920 x 1080 pixels @120 Hz
Storage512 GB SSD NVMe PCIe 3.0 x4 RAID 0 (2X 256 GB)
Wireless802.11a/b/g/n/ac & Bluetooth V4.2 (by Killer Wireless-AC 1535)
USB 2.0/1.11
USB 3.0/2.0(Type-A Connector)
USB 3.1/Thunderbolt 31 (Type-C Connector)
eSATA/USB 3.0 Combo0
Display Port1
HDMI1
DVI0
D-Sub0
Ethernet/RJ451 (by Killer E2500)
Audio In/OutMicrophone Jack & Headphone Jack
Optical DriveN/A
Battery53,9 Wh
Operating SystemWindows 10 Fall Creator Update Build 1709
Dimensions (mm)393,7 x 266,7 x 18,9 (Width x Depth x Height)
Weight (grams)2407 (Notebook) 1110 (Charger)
Di dalam bodi setipis Acer Predator Triton 700, siapa menyangka jika kita dapat menemukan prosesor laptop kelas high performance Intel Core i7 7700HQ di dalamnya. Core i7 7700HQ dibangun dengan basis arsitektur CPU Kaby Lake dengan proses fabrikasi 14+ nanometer. Core i7 7700HQ merupakan prosesor tipe quad core tetapi berkat teknologi Hyper-Threading ia mampu mengerjakan delapan proses komputasi sekaligus sehingga cocok untuk menangani aplikasi yang menyukai jumlah thread masif. Nilai base clock speed Core i7 7700HQ adalah sebesar 2,8 GHz dengan nilai Turbo Boost 2.0 clock speed sebesar 3,8 GHz saat satu core bekerja, 3,6 GHz saat dua core bekerja, dan 3,4 GHz saat empat core bekerja.
Acer memadukan prosesor Core i7 7700HQ dengan motherboard soket FCBGA1440 berbasiskan chipset Intel HM175.
Acer Predator Triton 700 untuk pasar Indonesia langsung dilengkapi memori/RAM DDR4 (1,2 Volt) dengan kapasitas 32 GB. Kapasitas sebesar itu adalah kapasitas maksimal memori/RAM yang didukung oleh laptop gaming ini. Laptop gaming ini menggunakan konfigurasi dual channel memory dengan menggunakan dua keping memori/RAM dengan kapasitas masing-masing sebesar 16 GB. Menariknya lagi, Acer Predator Triton 700 menggunakan keping memori/RAM dengan kecepatan 2666 MHz. Pada umumnya, laptop gaming menggunakan keping memori/RAM dengan kecepatan 2400 MHz.
[toggles class=”yourcustomclass”]
[toggle title=”NVIDIA GTX 1080 Max-Q 8 GB GDDR5X – Normal Mode” class=”in”][/toggle]
[toggle title=”NVIDIA GTX 1080 Max-Q 8 GB GDDR5X – Faster Mode”][/toggle]
[toggle title=”NVIDIA GTX 1080 Max-Q 8 GB GDDR5X – Turbo Mode”][/toggle]
[/toggles]
Graphics card GeForce GTX 10 Series Max-Q menjadi pilihan favorit produsen untuk menciptakan laptop gaming tipis tidak terkecuali Acer Predator Triton 700. Tidak sampai disitu saja, untuk memastikan pengalaman terbaik saat memainkan game dirasakan oleh pemilik Acer Predator Triton 700, laptop gaming ini menggunakan GeForce GTX 1080 Max-Q yang saat ini menjadi varian paling kencang dari seri graphics card tersebut. Tentu saja sama seperti varian GTX 1080 lainnya, GTX 1080 Max-Q juga ditenagai GPU GP104 dengan spesifikasi 2560 CUDA Cores, 160 Texture Units, dan 64 ROP Units. GPU tersebut dipadukan dengan memori/VRAM tipe GDDR5X yang dihubungkan melalui memory bus 256-bit.
Implementasi teknologi NVIDIA Max-Q memungkinkan produsen untuk menciptakan laptop gaming tipis dengan ketebalan tidak lebih dari 18 mm. Kunci dibalik teknologi Max-Q Design adalah mencari titik efisiensi kerja paling tinggi dimana kenaikan clock GPU masih menghasilkan kenaikan performa yang relevan. NVIDIA menemukan saat melewati titik tertentu, kenaikan clock GPU tidak menghasilkan kenaikan performa yang sepadan dengan penggunaan daya listrik dan juga panas yang dihasilkan. Oleh karena itu graphics card dengan teknologi NVIDIA Max-Q Design dioperasikan pada tingkat clock speed paling efisien, tidak setinggi varian standarnya. Dengan spesifikasi clock speed seperti itu, panas yang dihasilkan graphics card menjadi lebih rendah sehingga sistem pendingin laptop dapat dibuat lebih kecil. Ukuran laptop pun dapat dibuat lebih kecil dan tipis. Tidak hanya itu, kipas juga dapat dioperasikan dengan kecepatan lebih rendah sehingga kebisingan berkurang.
GeForce GTX 1080 Max-Q di Acer Predator Triton 700 memiliki tiga mode kecepatan kerja yaitu Normal, Faster, dan Turbo. Pada mode Normal, kecepatan kerja graphics card adalah base/turbo 1290 MHz/1468 MHz dengan kecepatan memori/VRAM 10008 MHz (efektif). Sementara pada mode Faster, kecepatan kerja graphics card naik menjadi base/turbo 1365 MHz/1543 MHz dengan kecepatan memori/VRAM 10408 MHz (efektif). Sedangkan pada mode tertinggi Turbo, kecepatan kerja graphics card naik lebih tinggi lagi menjadi base/turbo 1440 MHz/1618 MHz dengan kecepatan memori/VRAM 10808 MHz (efektif).
Acer Predator Triton 700 tidak mengaktifkan fitur NVIDIA Optimus sehingga graphics card discrete akan terus dalam kondisi menyala. Di satu sisi hal ini membuat waktu pemakaian laptop menjadi sangat singkat saat menggunakan tenaga baterai. Walaupun begitu hal ini juga memiliki sisi positif dimana semua game dipastikan akan selalu dijalankan oleh GTX 1080 Max-Q. Hadirnya fitur NVIDIA G-Sync juga membuat fitur NVIDIA Optimus tidak memungkinkan untuk diaktifkan pada laptop gaming ini karena graphics card harus terhubung langsung dengan monitor.
Load Comments

Gadget

November 14, 2020 - 0

Review Infinix Note 8: Murah, Kencang, Besar dan Lengkap

Infinix belakangan ini cukup gencar meluncurkan produk terbaru mereka. Setelah…
November 12, 2020 - 0

[Video] Jawab 25 Pertanyaan Soal Black Shark 3

Setelah sebelumnya kami telah mereview produk Black Shark 3,  dan…
November 12, 2020 - 0

“Mending Rakit PC” Desktop, Pakai Tablet?

Memiliki laptop di rumah mungkin sudah menjadi lumrah bagi sebagian…
November 10, 2020 - 0

Review Realme Narzo 20 Pro: Gaming Kencang, Harga Rp 3 Jutaan

realme kembali merilis seri Narzo terbaru yaitu Narzo 20 dan…

Laptop

November 14, 2020 - 0

Review Infinix Note 8: Murah, Kencang, Besar dan Lengkap

Infinix belakangan ini cukup gencar meluncurkan produk terbaru mereka. Setelah…
November 12, 2020 - 0

[Video] Jawab 25 Pertanyaan Soal Black Shark 3

Setelah sebelumnya kami telah mereview produk Black Shark 3,  dan…
November 12, 2020 - 0

“Mending Rakit PC” Desktop, Pakai Tablet?

Memiliki laptop di rumah mungkin sudah menjadi lumrah bagi sebagian…
November 10, 2020 - 0

Review Realme Narzo 20 Pro: Gaming Kencang, Harga Rp 3 Jutaan

realme kembali merilis seri Narzo terbaru yaitu Narzo 20 dan…

Gaming

November 24, 2020 - 0

Review Call of Duty – Black Ops Cold War: Eksekusi Campaign Fantastis!

Industri game dan akhir tahun berarti membicarakan soal rilis game-game…
November 24, 2020 - 0

Hyrule Warriors: Age of Calamity Jadi Game “Musou” Terlaris Sepanjang  Masa!

Terhitung mengagumkan memang, bahwa untuk game action yang notabene sudah…
November 24, 2020 - 0

Spesifikasi PC untuk Immortals Fenyx Rising

Menggabungkan sensasi open-world yang disukai banyak gamer dari Assassin’s Creed:…
November 24, 2020 - 0

The World Ends with You Dapatkan Seri Baru, Jadi 3D

Meninggalkan kesan yang mendalam untuk banyak gamer yang sempat mencicipinya…