Review Smartphone Android: Asus ZenFone Max Plus (M1)

Reading time:
April 11, 2018

Tren smartphone dalam beberapa bulan belakangan ini, mulai mengadopsi rasio layar 18:9 yang semakin populer dan marak diaplikasikan untuk beragam jenis smartphone yang beredar secara luas saat ini. Setelah beberapa kali diperkenalkan di beragam smartphone premium, kini layar rasio 18:9 juga bisa ditemukan di beberapa smartphone kelas menengah, dan salah satunya termasuk smartphone Asus Zenfone Max Plus (M1) yang hadir di meja pengujian Jagat Gadget kali ini.

IMG 7989 1

Asus Zenfone Max Plus ini sendiri hadir secara resmi di Indonesia pada awal Maret 2018 kemarin, di mana bisa dibilang ini pertama kalinya Asus hadir dengan smartphone berdesain rasio layar Full View untuk pasar smartphone Indonesia. Tak hanya memberikan desain layar rasio 18:9 saja, smartphone ini juga turut mengusung baterai super besar untuk bisa menunjang kebutuhan dan aktivitas penggunanya sehari-hari. Seperti apakah performa dari Asus Zenfone Max Plus ini sesungguhnya?

Desain

Walau mungkin desain keseluruhan dari Asus Zenfone Max Plus ini mirip dengan beberapa jenis smartphone asal Tiongkok lainnya, tetapi smartphone ini memiliki desain yang terkesan premium untuk sebuah smartphone harga Rp 2 jutaan.

zenfone max plus 1 zenfone max plus 2

Asus Zenfone Max Plus memiliki kesan yang kokoh ketika digenggam, desain keseluruhan yang ergonomis, dengan bodi belakang bermaterial metal aluminium dengan finishing mengkilap untuk memberikan penampilan elegan. Agak disayangkan, material dan finishing ini juga akan membuat sidik jari lebih cepat menempel dan mengotorinya. Selain itu, bodi belakangnya masih memiliki perasaan licin sehingga disarankan untuk menggunakan casing tambahan untuk mencegah smartphone selip dari genggaman tangan saat digunakan.

Untuk layarnya sendiri, Asus Zenfone Max Plus mengusung layar besar 5,7 inch resolusi 1440 x 720 HD, rasio layar 18:9 Full View display, dan desain kaca 2.5D, sehingga pengguna bisa lebih leluasa ketika menonton atau bermain game dengan smartphone ini. Berkat Full View display ini, smartphone Asus Zenfone Max Plus yang sesungguhnya tidak memiliki dimensi terlalu besar ini mampu memberikan besar screen-to-body-ratio mencapai 80%, di mana dimensi smartphone ini biasanya hanya memuat layar ukuran 5,2 inch.

zenfone max plus 8 zenfone max plus 7 zenfone max plus 6 zenfone max plus 5

Untuk tombol operasi utamanya, berada di sisi kanan smartphone di mana lokasi tombol volume dan tombol power berada. Sementara untuk kontrol utamanya, Asus memberikan “tombol” always-on-screen pada bagian bawah layar, yang sayangnya tidak bisa diatur sedemikian rupa sehingga bisa memberikan ruang lebih “lega” untuk layar utamanya, mengingat smartphone ini tidak memiliki tombol Home secara fisik.

Bagian atas smartphone merupakan posisi untuk port jack audio 3.5mm, sementara untuk bagian bawahnya merupakan posisi port microUSB dan speaker utamanya. Dua kamera utama dari Asus Zenfone Max Plus diposisikan pada bagian bodi belakang, sebelah kiri atas, bersamaan dengan LED flash yang berada tepat di sebelahnya. Di bodi bagian belakang ini juga merupakan posisi sensor Fingerprint.

zenfone max plus 14

Yang cukup menarik dari smartphone ini, adalah fakta bahwa Asus Zenfone Max Plus menggunakan tiga buah tray terpisah untuk bisa menyematkan masing-masing dua buah Nano SIM card bersamaan dengan microSD card.

Spesifikasi

Asus Zenfone Max Plus mengusung SoC MediaTek MT6750 octa-core 1,51GHz, GPU ARM Mali-T860, RAM 4GB dengan kapasitas internal 64GB yang bisa ditambahkan hingga 256GB. RAM dan kapasitas storage yang besar ini tergolong menarik, terutama jika penggunanya sering menyimpan data di dalam smartphone-nya, seperti file foto, video atau instalasi aplikasi. Untuk mengamankan data, Asus kerap memberikan bonus kapasitas Google Drive sebesar 100GB untuk penggunaan selama 1 tahun.

cpuz

Salah satu yang diunggulkan dari Asus Zenfone Max Plus adalah fitur kamera ganda yang dimilikinya. Sensor kamera pertama memiliki resolusi 16 MP dengan bukaan f/2.0, panjang fokus 35mm, serta fitur PDAF yang cepat hanya membutuhkan 0,03 detik. Sementara untuk kamera kedua, menggunakan resolusi 8 MP wide-angle 120 derajat, dengan focal length 16,7 mm. Kamera utamanya ini juga memiliki kemampuan untuk memotret dalam mode Pro, Panorama, Time Lapse, hingga Super Resolution mencapai 64 MP. Kamera utama juga bisa untuk digunakan merekam video 1080p FHD pada 30 fps.

zenfone max plus 3

Untuk kamera depannya, Asus Zenfone Max Plus hanya memiliki satu buah sensor dengan resolusi 16 MP, bukaan f/2.0, dan panjang fokus 35mm. Kamera depan memiliki fitur Beauty, HDR, hingga Selfie Panorama. Kamera depan juga memiliki mode Portrait untuk memberika kesan bokeh pada foto selfie, namun sayangnya, hasil foto yang diambil dengan kamera depan ini memang tidak semaksimal seperti menggunakan dua buah sensor kamera khusus untuk membuat efek bokeh yang sama.

Konektivitas yang didukung oleh Asus Zenfone Max Plus ini termasuk di antaranya 4G LTE Cat 4 termasuk di antaranya dukungan FDD-LTE, TD-LTE, WCDMA, GSM, WLAN 802.11 b/g/n, Bluetooth 4.0, dan Wi-Fi direct. Sensor yang dimiliki smartphone ini juga tergolong lengkap, dengan terdiri dari Sensor fingerprint pada bagian belakang (kecepatan 0.3 detik untuk melakukan unlock, dan mendukung 5 fingerprints), Accelerator, E-Compass, Proximity sensor, Ambient light sensor, serta Gyroscope.

cpuz sensorbox

Asus Zenfone Max Plus memiliki kapasitas baterai yang besar di angka 4130mAh, yang diklaim mampu bertahan hingga 26 hari dalam kondisi standby di konektivitas 4G LTE. Asus juga turut menyematkan fitur Fast Charging (5W/2A) pada smartphone ini untuk mempercepat proses pengisian ulang baterainya. Dan smartphone ini berjalan di Asus ZenUI 4.0 berbasis Android 7.0 Nougat.

Paket penjualan dari Asus Zenfone Max Plus ini tergolong lengkap, dengan telah disediakan kabel data, adapter, kabel converter, kartu garansi, petunjuk pengunaan, pin untuk membuka slot SIM/microSD card, serta softcase. Sayangnya dalam paket penjualan ini, kami tidak menemukan earphone sebagai tambahannya.

zenfone max plus 11 zenfone max plus 12 zenfone max plus 13
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Bungie Sebabkan Kerugian Besar Untuk Sony Akibat Kegagalan Marathon

Efek kegagalan Marathon akhirnya terungkap berkat laporan finansial terbaru Sony,…
May 8, 2026 - 0

Nintendo Resmi Naikkan Harga Switch 2 dan Nintendo Switch Online

Nintendo resmi mengumumkan kenaikan harga untuk Switch 2, lini Switch…
May 8, 2026 - 0

Sony Belum Tentukan Jadwal Rilis PS6 Akibat Harga RAM

Sony dikabarkan masih belum menentukan jadwal rilis PlayStation 6 karena…
May 8, 2026 - 0

Sony & Bandai Namco Berpartner Guna Kembangkan Tools Generative AI

Sony dan Bandai Namco resmi berkolaborasi di bidang pengembangan Generative…