Asus dan Acer Gunakan Color Compression di Monitor G-Sync HDR

Reading time:
June 22, 2018
img 0006

Asus dan Acer sebagai produsen monitor ternama, dikabarkan secara diam-diam mengaktifkan fitur color compression pada monitor G-Sync HDR milik mereka. Hal tersebut dapat mengakibatkan penurunan kualitas tampilan dan warna yang tidak seharusnya.

Laporan ini didapat melalui pengguna monitor G-Sync HDR dari Asus dan Acer melalui forum Reddit. Para pengguna yang menggunakan monitor G-Sync dari Asus dan Acer saat dalam keadaan refresh rate tinggi di antara 120 Hz atau 144 Hz, pengguna menemukan kualitas gambar dan warna yang menurun tidak seperti yang seharusnya.

442

Setelah diselidiki lebih lanjut, ternyata penyebabnya adalah mayoritas monitor 4K HDR G-Sync dari Asus dan Acer menerapkan apa yang disebut dengan metode color compression. Sehingga hal tersebut dapat mengubah kualitas gambar dari default 4:4:4 chroma subsampling menjadi 4:2:2 chroma subsampling. Untuk menggunakan seperti sedia kala, pengguna harus mengubah refresh rate menjadi 4K 60Hz.

Pengguna yang merasakannya bahkan membuat komparasi untuk menilai seberapa jauh perbedaan keduanya, dan hasilnya ternyata lumayan terasa. Mengingat harga monitor 4K HDR G-Sync yang sangat mahal saat ini, pengguna dikabarkan merasa menyayangkan akan metode color compression tersebut.

Berdasarkan hasil diskusi pengguna, ditemukannya hal ini terjadi dikarenakan bandwidth yang ada pada DisplayPort 1.4 dan juga HDMI 2.0 masih belum mencukup untuk kebutuhan monitor 4K HDR G-Sync. HDMI 2.1 dengan bandwidth yang lebih tinggi, dinilai dapat memperbaiki masalah tersebut.

Masalah ini baru hadir pada monitor 4K HDR G-Sync. Pihak Nvidia belum menanggapi akan masalah tersebut.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…