Review Prosesor Intel Core i9-9900K: 8-Core di Kelas Mainstream

Reading time:
October 19, 2018

Beberapa hari lalu, melalui sebuah event yang digelar di New York, AS, Intel memperkenalkan jajaran prosesor desktop terbaru mereka, Core 9th Gen. Jajaran prosesor desktop baru ini hadir kurang lebih satu tahun setelah Intel meluncurkan Core 8th Gen. pertama mereka di desktop, seperti Core i5-8400, Core i5-8600K, dan Core i7-8700K. Beberapa perubahan dihadirkan oleh Intel untuk jajaran prosesor baru ini, salah satu di antaranya adalah penggunaan STIM (Soldered Thermal Interface Material), dan perubahan konfigurasi core di lini produk Core 9th Gen. ini. Untuk gambaran awal Core 9th Gen. ini, Anda bisa membaca artikel yang telah kami muat sebelumnya: Dari New York, Intel Umumkan Jajaran Prosesor Desktop Terbaru!

Terdapat tiga prosesor Core 9th Gen. untuk kelas mainstream yang diperkenalkan oleh Intel, yaitu Core i5-9600K, Core i7-9700K, dan Core i9-9900K. Sesaat setelah acara di New York, AS, berakhir, salah satu dari prosesor baru itu mendarat di lab. pengujian tim Jagat Review. Prosesor itu adalah Core i9-9900K, yang saat ini menjadi prosesor terbaik Intel untuk jajaran prosesor desktop kelas mainstream mereka! Kali ini, kami akan membahas performa dari prosesor tersebut dalam artikel review ini!

Intel Core i9 Pertama di Desktop Kelas Mainstream

Sebelum mulai membahas performa dari Core i9-9900K, mari kita bahas secara singkat prosesor terlebih terlebih dahulu. Sebelum era Core 9th Gen. ini, Intel hanya menawarkan Core i3, Core i5, dan Core i7 untuk jajaran prosesor desktop kelas mainstream. Nama Core i9 sebelumnya hanya digunakan di kelas HEDT (High-End Desktop). Jadi, Core i9-9900K ini adalah Core i9 pertama Intel di desktop kelas mainstream.

Melalui Core i9 pertama untuk desktop kelas mainstream ini, Intel menawarkan prosesor octa-core, pertama bagi mereka untuk segmen tersebut. Ini berarti Intel sudah dua kali menambah jumlah core untuk prosesor terkencang mereka untuk desktop kelas mainstream dalam dua generasi terbaru prosesor mereka. Seperti diketahui, Intel sebelumnya menawarkan Core i7-8700K sebagai prosesor hexa-core, meningkat dari quad-core yang selalu mereka tawarkan untuk Core i7 desktop sejak awal kehadiran Core i Series di kelas mainstream, tahun 2009 lalu.

Berikut ini tabel spesifikasi singkat dari ketiga prosesor Core 9th Gen. desktop kelas mainstream yang diumumkan Intel beberapa waktu lalu tersebut:

SPESIFIKASI SINGKAT
CPU NameCore i5-9600KCore i7-9700KCore i9-9900K
# of Cores688
# of Threads6816
Base CPU Clock3700 MHz3600 MHz3600 MHz
Turbo – 1 Core4600 MHz4900 MHz5000 MHz
TDP95 W95 W95 W
UnlockedYESYESYES
L3 Cache (Total)9 MB12 MB16 MB
Max. Mem. SpeedDDR4-2666DDR4-2666DDR4-2666

 

Karena sejauh ini kami baru mendapatkan sample untuk Core i9-9900K, di artikel ini kami tentu saja akan fokus membahas prosesor tersebut. Prosesor lain dari keluarga Core 9th Gen. tentunya akan kami bahas terpisah, bila kami mendapatkan kesempatan mencoba prosesor-prosesor tersebut. Berikut ini spesifikasi dari Core i9-9900K sesuai yang dideteksi oleh CPUz:

Spesifikasi: Core i9-9900K vs Pendahulunya

Untuk melihat kemampuan dari Core i9-9900K, tentu saja kita membutuhkan prosesor pembanding. Di artikel kali ini, kami memilih dua prosesor pendahulu dari Core i9-9900K ini, dari 2 generasi Core i sebelumnya, yaitu Core i7-8086K dan Core i7-7700K. Kedua prosesor tersebut menurut kami akan bisa memberikan gambaran seperti apa performa yang ditawarkan oleh prosesor baru Intel yang satu ini. Spesifikasi dari Core i9-9900K dan pembandingnya bisa dilihat di tabel di bawah ini:

SPESIFIKASI
CPU NameCore i9-9900KCore i7-8086KCore i7-7700K
Detail CPU
Litography14 nm14 nm14 nm
MicroarchitectureCoffee LakeCoffee LakeKaby Lake
CPU Code NameCoffee LakeCoffee LakeKaby Lake
SocketLGA1151 (2nd Gen)LGA1151 (2nd Gen)LGA1151
# of Cores864
# of Threads16128
Base CPU Clock3600 MHz4000 MHz4200 MHz
Turbo – All Core4700 MHz4300 MHz4400 MHz
Turbo – 1 Core5000 MHz5000 MHz4500 MHz
TDP Rating95 W95 W91 W
L1 Data Cache32 KB/core32 KB/core32 KB/core
L1 Inst. Cache32 KB/core32 KB/core32 KB/core
L2 Cache256 KB/core256 KB/core256 KB/core
L3 Cache (Total)16 MB12 MB8 MB
Memory
Memory TypeDDR4DDR4DDR4
Channel2-Channel2-Channel2-Channel
Max. Mem. SpeedDDR4-2666DDR4-2666DDR4-2400
I/O
PCIe Lane on CPU16 (Gen 3.0)16 (Gen 3.0)16 (Gen 3.0)

 

BIla dibandingkan dengan kedua pendahulunya, terlihat bahwa Core i9-9900K ini memiliki base clock yang lebih rendah, hanya 3.6 GHz saja. Hal ini tampaknya menjadi “kompensasi” atas hadirnya lebih banyak core dalam prosesor baru ini. Walaupun begitu, menariknya, turbo clock di prosesor ini tidak lebih rendah dari pendahulunya, misalnya untuk 1-2 core saja, prosesor ini menawarkan turbo clock hingga 5.0 GHz, setara dengan yang ditawarkan Core i7-8086K, lebih tinggi dari Core i7-7700K.

Konfigurasi L1 Cache (Data & Instruction) serta L2 Cache dari prosesor ini masih sama dengan kedua pendahulunya, wajar karena prosesor ini masih menggunakan arsitektur Coffee Lake, seperti Core i7-8086K. Di L3 Cache, prosesor ini memang menawarkan ukuran lebih besar, yang dipengaruhi karena jumlah core yang lebih banyak. Ketiga prosesor tersebut sama-sama dibekali dengan dukungan 16 lane PCIe 3.0.

Perbandingan ketebalan PCB dari Core i7-8086K (kiri) dengan Core i9-9900K (kanan). Prosesor baru ini terlihat punya PCB yang lebih tebal.

Terkait jumlah core, Core i9-9900K ini sudah menawarkan jumlah core 2x lipat dari Core i7-7700K, prosesor desktop kelas mainstream terbaik Intel di awal tahun 2017 lalu. Sementara dibandingkan Core i7-8086K, prosesor ini menawarkan dua core lebih banyak. Ketiganya hadir dengan fitur Hyper Threading, sehingga menawarkan thread dua kali lipat dari jumlah core masing-masing.

Dukungan “resmi” RAM DDR4 di Core i9-9900K ini masih sama dengan yang diusung oleh Core i5 dan Core i7 8th Gen., yaitu “hingga” DDR4-2666. Namun, seperti biasa, ketika dipasangkan dengan chipset Intel Z Series, RAM DDR4 dengan kecepatan lebih tinggi bisa digunakan. Tentunya, jumlah channel RAM maksimal yang didukung tetap dual-channel.

Masih Gunakan LGA1151

Core 9th Gen. ini masih menggunakan soket dengan “nama” yang sama dengan prosesor Intel dari beberapa generasi sebelumnya, yaitu LGA1151. Soket “LGA1151” sendiri awalnya digunakan untuk Core 6th Gen., yang dirilis tahun 2015, kemudian kembali digunakan untuk Core 7th Gen. Saat Core 8th Gen. hadir, motherboard yang mendukungnya pun masih menggunakan “LGA1151”, tetapi disebut merupakan versi berbeda dari yang digunakan sebelumnya. Hal itu membuat prosesor Core 8th Gen. tidak bisa digunakan di motherboard LGA1151 dengan chipset “lama”, seperti Intel Z170 dan Intel Z270, demikian pula sebaliknya.

Kali ini, di Core 9th Gen., “LGA1151” yang digunakan merupakan versi yang sama dengan yang digunakan di motherboard dengan chipset Intel 300 Series, yang juga ditujukan untuk Core 8th Gen. Hal itu membuat prosesor Core 9th Gen. tetap bisa dijalankan di motherboard dengan chipset seperti Intel H310, B360, H370, dan Z370. Walaupun begitu, sebagai padanan “ideal” untuk Core 9th Gen., Intel menghadirkan chipset Intel Z390.

Chipset Intel Z390 ini menawarkan fitur lebih bila dibandingkan pendahulunya di Intel 300 Series, seperti dukungan untuk WiFi AC dan USB 3.1 Gen. 2 terintegrasi. Sementara untuk motherboard dengan chipset Intel Z390, produsen motherboard umumnya akan menyesuaikannya dengan kebutuhan prosesor tertinggi di Core 9th Gen. desktop kelas mainstream, Core i9-9900K, sehingga seharusnya akan lebih cocok dipasangkan dengan jajaran prosesor baru ini. Namun, dukungan dari motherboard Intel 300 Series yang sudah ada sebelumnya akan menawarkan pilihan yang lebih fleksibel untuk siapapun yang ingin menggunakan Core 9th Gen. ini.

Load Comments

Gadget

January 4, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A12: Kamera Keren, RAM dan Storage Besar

Tidak semua smartphone dirancang untuk menjadi smartphone gaming, seperti yang…
December 7, 2020 - 0

Smartphone Terbaik 2020: Rp 3 – 4 Juta

Kalian sudah menyaksikan daftar smartphone terbaik 2020 versi kami? Setelah…
November 28, 2020 - 0

Review Vivo V20 SE: Desain Mewah, Produktivitas Lengkap

Setelah sebelumnya kami melakukan review untuk produk Vivo V20, kini…
November 26, 2020 - 0

Gaming Test Snapdragon 665: Masih Layakkah di 2020?

Snapdragon 665 adalah SoC kelas menengah yang cukup berjaya di…

Laptop

January 4, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A12: Kamera Keren, RAM dan Storage Besar

Tidak semua smartphone dirancang untuk menjadi smartphone gaming, seperti yang…
December 7, 2020 - 0

Smartphone Terbaik 2020: Rp 3 – 4 Juta

Kalian sudah menyaksikan daftar smartphone terbaik 2020 versi kami? Setelah…
November 28, 2020 - 0

Review Vivo V20 SE: Desain Mewah, Produktivitas Lengkap

Setelah sebelumnya kami melakukan review untuk produk Vivo V20, kini…
November 26, 2020 - 0

Gaming Test Snapdragon 665: Masih Layakkah di 2020?

Snapdragon 665 adalah SoC kelas menengah yang cukup berjaya di…

Gaming

January 14, 2021 - 0

Pokemon Snap Switch Meluncur April 2021

Pokemon adalah salah satu franchise terpopuler dan terbesar dunia, dimana…
January 14, 2021 - 0

Gamer Habiskan Total 31,3 Miliar Jam Waktu Bermain di Steam Sepanjang 2020

Jika ada satu industri yang meraih keuntungan besar dari situasi…
January 14, 2021 - 0

EA Akan Tetap Ikut Tangani Game Star Wars

Mengejutkan adalah kata yang tepat untuk menjelaskan berita yang keluar…
January 14, 2021 - 0

Demo Game Indonesia – BIWAR: The Legend of Dragon Slayer Kini Tersedia!

Menjadi salah satu game racikan lokal yang cukup diantisipasi, banyak…